MerahPutih.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, resmi menunjuk Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Letjen TNI Ariyo Windutomo, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Penunjukan ini didasarkan pada Keppres menyusul pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menjadi tersangka kasus dugaan penyadapan.
Menurut Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Negara pada Rabu (4/11), penunjukan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran transisi kepemimpinan di KSP.
Baca juga:
Listyo Sigit Tersangka Sadap RI 1, Kasatpres Letjen Ariyo Windutomo Ditunjuk Rangkap Jabatan Plt KSP
Profil dan Rekam Jejak Letjen TNI Ariyo Windutomo
Lahir pada 27 Januari 1974, Letjen TNI Ariyo Windutomo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1996 dari kecabangan Infanteri.
Sedangkan di lingkungan TNI AD, ia dikenal sebagai teknokrat militer yang memiliki keahlian kuat dalam administrasi, manajemen organisasi, serta birokrasi pertahanan.
Karier Ariyo mencakup berbagai posisi strategis di lapangan maupun birokrasi, yakni:
- Teritorial: Pernah bertugas sebagai Kasdim 0508/Depok (2011–2012) dan di Staf Teritorial Kodam XVII/Cenderawasih, Papua.
- Kementerian Pertahanan: Banyak mengabdi di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto sebagai Menhan, termasuk menjabat sebagai Karo Umum Setjen Kemhan pada 2022 dengan pangkat Brigjen.
- Pendidikan: Menjabat sebagai Kasatwas Universitas Pertahanan (Unhan) pada awal 2024 hingga menyandang pangkat Mayjen.
Baca juga:
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Kepercayaan di Lingkaran Istana
Karier Ariyo melesat setelah ia dilantik sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) pada 29 November 2024 menggantikan Heru Budi Hartono.
Setelah memperoleh kenaikan pangkat menjadi Letnan Jenderal pada Maret 2026, penunjukan terbarunya sebagai Plt Kepala KSP memperkuat perannya dalam mengawal stabilitas kinerja di pusat pemerintahan. (knu)