Prabowo Kritisi Kualitas SDM Indonesia, Kubu Jokowi: Terus Agendanya Apa?

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 21 November 2018
Prabowo Kritisi Kualitas SDM Indonesia, Kubu Jokowi: Terus Agendanya Apa?

Hasto Kristiyanto saat Rapat Konsolidasi Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019 DPC PDIP Indramayu, Jawa Barat (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kubu Jokowi mempertanyakan agenda capres nomor 02 Prabowo Subianto dalam menunjang peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) setelah dirinya mengatakan kualitas SDM tanah air di bawah negara tetangga semisal Singapura, Malaysia dan Thailand.

Sekertaris Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto menyebut jika Prabowo kurang puas dengan perkembangan pembangunan manusia Indonesia, lalu agenda apa yang akan ditawarkan kubu Prabowo yang berbeda dengan Program Jokowi.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto. (MP/Ponco Sulaksono)

"Kritik boleh, sah, tapi harus dengan agenda apa yang membuat program pak Prabowo berbeda dengan pak Jokowi, itu yang harus dinilai masyarakat," kata Hasto di Rumah Aspirasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/11).

Menurut Sekjen PDIP itu, kepemimpinan Jokowi telah mampu memberikan loncatan terhadap human development index, karena pemerintahan Jokowi sangat detail terkait program yang sifatnya menyentuh aspek kehidupan rakyat.

"Kalau kurang puas programnya apa?" tanya Hasto.

Di kesempatan yang sama, Hasto mengkritisi pernyataan Tim Badan Pemenangan (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera yang menyebut akan mendatangkan guru impor khususnya dari Eropa guna meningkatkan kualitas pendidikan dalam negeri.

"Paling penting itu sebuah bangsa akan maju apabila bangsa ini membangun rasa percaya diri kepada bangsa," kata Hasto.

Prabowo Subianto. (Facebook/Prabowo Subianto)

Ditegaskannya, apabila bangsa ini digerakkan semangat juang yang terus menyala-nyala ketika sistem pendidikan dikuasai pemerintahan kolonial muncul patriotisme. Jadi, yang dimunculkan adalah rasa patriotisme, dedikasi bagi bangsa, tapi ada kompetisi yang sehat bagi peningkatan kualitas pendidikan tanah air.

"Jadi kami enggak setuju dengan impor itu, kalau kita terlalu banyak impor nanti seluruh makam diloncatin kan enggak bagus, karena gak paham budaya kita," tukas Hasto. (Fdi)

#Hasto Kristiyanto #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Kirim Surat ke DPR, Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. Surat tersebut sudah dikirim ke DPR.
Soffi Amira - 1 jam, 53 menit lalu
Prabowo Kirim Surat ke DPR, Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI
Berita
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Presiden Prabowo mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI ke DPR. Ini profil dan proses penetapan Gubernur BI definitif.
ImanK - 2 jam, 51 menit lalu
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Indonesia
Rencana Evaluasi Buku Pelajaran, Pengamat Ingatkan Juga Pembenahan Mutu Pendidikan
Evaluasi buku pelajaran memang diperlukan agar materi yang digunakan siswa tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pembelajaran.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Rencana Evaluasi Buku Pelajaran, Pengamat Ingatkan Juga Pembenahan Mutu Pendidikan
Indonesia
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta PLN dan Pertamina memangkas anak perusahaannya.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. Ia membandingkannya dengan Cape Verde.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Indonesia
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Makalah Nobel Peace Prize 2026 yang mengusung Program MBG diduga menggunakan AI. Publik menemukan jejak prompt AI dalam dokumen, sementara pemerintah menginvestigasi pencatutan nama Presiden Prabowo.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Indonesia
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Pemerintah Indonesia investigasi dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam makalah Nobel Peace Prize 2026 terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Indonesia
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Bahlil menjelaskan bahwa dinamika pasar energi global menjadi perhatian utama pemerintah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Indonesia
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Istana menegaskan kerja Presiden Prabowo Subianto berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan survei.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Bagikan