PPP Soal Sandiaga: Tak Mengajak, tapi Terbuka

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 08 Januari 2023
PPP Soal Sandiaga: Tak Mengajak, tapi Terbuka

Arsip - Politisi Partai Gerindra Sandiaga Uno. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras/am

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terbuka menerima Menparekraf yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno untuk menjadi kader partai berlambang Ka'bah itu.

Namun, PPP tidak dalam posisi aktif mengajak Sandiaga bergabung ke partai besutan Muhammad Mardiono tersebut.

"Kita tidak dalam posisi mengajak karena kami tahu Pak Sandi masih di Gerindra, tapi kalau bergabung kita akan terbuka," kata Waketum PPP Amir Uskara di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Minggu (8/1).

Baca Juga:

Sandiaga Uno Hadiri Harlah Ke-50 PPP di Yogyakarta Kenakan Sarung Hijau

Komunikasi PPP dengan Sandiaga, kata Amir, sebenarnya sudah terjalin sejak PPP masih dipimpin Suharto Monoarfa. Bahkan, menurut dia, komunikasi personal keduanya sangat intens.

"Saya kira kalau komunikasi personal sudah intens. Kalau persoalan keputusan nanti diserahkan ke Pak Sandi," ujar Amir.

Diketahui, Sandiaga kembali menghadiri acara PPP. Hari ini, ia hadir di acara Silaturahmi Akbar PPP DIY yang digelar di Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta.

Sandiaga hadir mengenakan peci, kemeja koko, dan sarung hijau yang identik dengan warna PPP.

Sehari sebelumnya, Sandiaga justru tidak hadir pada acara peresmian kantor Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Gerindra, di Jakarta, Sabtu (7/1).

Hal tersebut menjadi sorotan setelah Ketum Gerindra Prabowo Subianto menyatakan, apabila ada kader yang tidak cocok dengan dirinya, maka dia tidak masalah apabila kader tersebut mencari partai lain, tanpa menyebutkan nama kader yang dimaksud.

Baca Juga:

PPP Ungkap Alasan Undang Sandiaga Uno ke Silaturahim Akbar di Yogyakarta

Terkait hal itu, Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa Sandiaga tidak hadir di peresmian itu karena ada acara yang lebih penting atau mungkin ada undangan dari partai lain.

Sementara, hampir semua elite Gerindra hadir seperti Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, dan Wakil Ketua Dewan Pembina Hasyim Djojohadikusumo.

Kemudian Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono, Ketua DPW Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade dan ratusan kader lainnya. (Pon)

Baca Juga:

Sandiaga Uno Buka Suara Soal Isu Pindah ke PPP

#Sandiaga Uno #Gerindra #Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Indonesia
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Dasco mengatakan Gerindra tidak hanya mencermati survei SMRC, tetapi juga hasil survei dari lembaga lain yang dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Indonesia
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Prabowo selama ini selalu memberikan Gibran ruang untuk bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Indonesia
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada instruksi kepada kader partainya untuk membangun atau menguasai SPPG maupun dapur program MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Bagikan