PPP Siapkan Kadernya Jika Diminta Jokowi Masuk Kabinet

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 30 Januari 2023
PPP Siapkan Kadernya Jika Diminta Jokowi Masuk Kabinet

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Isu perombakan kabinet Presiden Joko Widodo belakangan mulai mencuat. Apalagi ditambah adanya permuan sejumlah petinggi politik nasional.

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi atau biasa disapa Awiek mengakui, Plt Ketua Umum Muhamad Mardiono sudah dipanggil Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:

Isu Reshuffle Mencuat, Jokowi Sudah Panggil Plt Ketum PPP ke Istana

Pemanggilan tersebut dilakukan di tengah menguatnya isu reshuffle kabinet yang akan dilakukan pada Rabu 1 Februari 2023 yang bertepatan dengan Rabu Pon.

"Sudah beberapa kali memang dipanggil ke Istana, tetapi tidak tahu persis apa yang dibahas," ujar Awiek saat dihubungi wartawan yang dikutip di Jakarta, Senin (30/1).

Sayangnya, Awiek enggan membeberkan waktu pastinya Mardiono dipanggil ke Istana. Yang jelas, kata Awiek, PPP akan memberikan kader terbaik jika dipercayakan lagi untuk menjadi menteri kabinet.

"Kalau PPP dipercaya, Insyallah siap," jelas Awiek.

Baca Juga:

Reshuffle Kabinet, Jokowi: Tunggu Aja

Awiek akan menghormati langkah Presiden Jokowi jika akhirnya mengumumkan reshuffle kabinet pada Rabu mendatang. Menurut dia, hal tersebut merupakan hak prerogatif dari Presiden Jokowi.

"Kami menghormati konstitusi bahwa urusan kabinet merupakan hak prerogratif presiden," pungkas Awiek.

Isu reshuffle terus menguat dalam beberapa bulan terakhir terutama setelah NasDem sebagai salah satu partai koalisi pemerintah menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Teranyar, Presiden Jokowi kembali berkomentar soal isu reshuffle. Dia meminta agar publik menunggu soal itu.(*)

Baca Juga:

Respons Sekjen PDIP Terkait Rencana Reshuffle Kabinet

#Jokowi #Achmad Baidowi #DPP PPP #Reshuffle Kabinet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Kristomei Sianturi resmi menggantikan Suharyanto menjadi Kepala BNPB. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Indonesia
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Prabowo melantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon sebagai Wamenhan. Maulana Bungaran dan Alim Setiawan Slamet juga mendapat jabatan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Indonesia
Tiba di Istana Negara, Richard Taruli H Tampubolon Bakal Dilantik Jadi Wamenhan?
Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon menyatakan siap ditempatkan di mana saja saat mendatangi Istana. Namanya dikabarkan masuk bursa Wamenhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Tiba di Istana Negara, Richard Taruli H Tampubolon Bakal Dilantik Jadi Wamenhan?
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Bagikan