PPP Lapang Dada jika Sandiaga Tak Dipilih Jadi Cawapres Ganjar

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 19 September 2023
PPP Lapang Dada jika Sandiaga Tak Dipilih Jadi Cawapres Ganjar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno di Lagoi, Bintan, Kepri, Minggu (17/9/2023). ANTARA/Ogen.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih terus memperjuangkan Sandiaga Uno untuk menjadi bakal calon wakil presiden pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Komunikasi politik juga masih dijalin dengan partai-partai politik pengusung Ganjar.

Kendati demikian, Sekjen PPP Arwani Thomafi mengaku, partainya akan mentaati keputusan PDI Perjuangan (PDIP), Partai Hanura, dan Partai Perindo sebagai parpol pendukung Ganjar soal urusan cawapres.

“Bahwa PPP mengusulkan Bang Sandi. Nanti ada pembahasan, pengambilan keputusan, pada saatnya nanti terkait dengan siapa cawapres Pak Ganjar tentu PPP akan mengikuti tahapan itu,” kata Arwani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9).

Baca Juga:

Mahfud MD dan Sandiaga jadi Bakal Cawapres Terkuat Ganjar Pranowo

Menurut Arwani, PPP akan memperkuat bangunan kerja sama parpol mitra koalisi pendukung Ganjar Pranowo di kontestasi elektoral 2024.

“Akan lebih solid, lebih kuat lagi, dan pada akhirnya bisa menatap kemenangan Pak Ganjar sebagai presiden 2024,” ucapnya.

Baca Juga:

Terungkap, Alasan Demokrat Ogah Dukung Ganjar di Pilpres 2024

Ketika disinggung sikap PPP apabila Menko Polhukam Mahfud MD dipilih sebagai bakal cawapres Ganjar, Arwani menyatakan partainya akan berlapang dada dan menerima apa pun keputusan koalisi.

“Kami akan bersama menyukseskan apa pun keputusan dari partai yang tergabung dalam koalisi atau kerja sama politik pengusung Ganjar,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Ganjar Sebut Transisi Energi Jadi Prioritas Indonesia ke Depan

#Sandiaga Uno #Partai Persatuan Pembangunan (PPP) #Partai Politik #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Ia menginstruksikan seluruh pengurus ORI yang menduduki jabatan struktural di Partai Buruh, mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan, segera menyampaikan surat pengunduran diri
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Bagikan