Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PPKM Jabodetabek Turun ke Level 2

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 07 Maret 2022
PPKM Jabodetabek Turun ke Level 2

Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat lengang pada hari pertama pemberlakuan PPKM Darurat, Sabtu, (3/7/2021). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabar baik datang untuk warga di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, atau biasa disingkat Jabodetabek, di tengah kondisi pandemi COVID-19.

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jabodetabek kini kembali ke Level 2.

Sepekan ke depan, banyak wilayah yang mulai kembali ke Level 2 dikarenakan tren kasus harian COVID-19 mulai menurun. Begitu juga dengan angka keterisian rumah sakit dan angka kematian COVID-19.

Baca Juga:

Aturan PPKM Level 3 Jabodetabek, Mulai dari WFO sampai Tempat Gym

"Jumlah kematian DKI Jakarta, Bali, Banten telah mengalami penurunan dan kami prediksi provinsi yang lain juga akan mengalami penurunan," tuturnya dalam konferensi pers PPKM, Senin (7/3).

Luhut mengklaim penurunan hampir terlihat di seluruh provinsi Jawa Bali terkecuali DI Yogyakarta.

"Seiring dengan perbaikan situasi pandemi COVID-19 yang semakin hari semakin membaik, maka sejumlah kabupaten/kota kembali ke Level 2 meningkat cukup signifikan," jelas pria yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi ini.

Ia menekankan, kelanjutan PPKM Level 2 juga terjadi di Jabodetabek yang akan berlaku selama sepekan ke depan.

"Saat ini aglomerasi Jabodetabek dan Surabaya Raya kembali ke PPKM Level 2 dikarenakan penurunan kasus konfirmasi harian dan juga rawat inap, rumah sakit," jelas dia.

Baca Juga:

Aturan Masuk Mal Selama PPKM Jawa-Bali: Anak Usia 6-12 Tahun Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Menurut Luhut, detail informasi terkait hal itu akan tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri yang akan diterbitkan hari ini.

Ia juga menyebut, selain level asesmen, mobilitas masyarakat juga meningkat.

Hal itu tercermin dari pergerakan data Google Mobility Index sepekan terakhir.

Aturan Instruksi Menteri Dalam Negeri juga akan keluar pada hari ini. Mobilitas masyarakat cukup tinggi.

"Pemerintah terus mendorong kekebalan vaksinasi terutama lansia," katanya.

Dia meminta masyarakat untuk mendatangi gerai vaksinasi. Jumlah kematian di DKI Jakarta, Banten, dan Bali menurun.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 24.867 pada Minggu (6/3) sehingga totalnya menjadi 5.748.725 orang.

Adapun kasus sembuh bertambah 49.080, sehingga totalnya menjadi 5.122.602. Sedangkan kasus meninggal bertambah 254, sehingga totalnya menjadi 150.172. (Knu)

Baca Juga:

Daftar Lengkap Wilayah PPKM Level 3

#Breaking #PPKM #COVID-19 #Kasus COVID-19 #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK OTT Bupati Lombok Barat
Dalam operasi senyap itu, tim penindakan KPK menangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan sejumlah pihak lainnya. 

Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
KPK OTT Bupati Lombok Barat
Olahraga
Stjepan Loncar Resmi Berseragam Persija, Pengalaman di Eropa Termasuk bersama Timnas Bosnia Herzegovina Jadi Modal
Stjepan Loncar didatangkan Persija dengan kontrak dua musim.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Stjepan Loncar Resmi Berseragam Persija, Pengalaman di Eropa Termasuk bersama Timnas Bosnia Herzegovina Jadi Modal
Olahraga
Hasil Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Peringkat Ketiga Usai Kalahkan Prancis 6-4
Timnas Inggris mencatakan pencapaian terbaik di Piala Dunia sejak menjadi juara pada 1966 setelah mengalahkan Prancis 6-4
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Hasil Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Peringkat Ketiga Usai Kalahkan Prancis 6-4
Indonesia
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Pola operasi berhenti luar biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Indonesia
Dishub DKI Pasang Rambu Batas Ketinggian, Mitigasi JPO Ditabrak Kendaraan Angkutan Barang
Dishub DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya juga akan meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Dishub DKI Pasang Rambu Batas Ketinggian, Mitigasi JPO Ditabrak Kendaraan Angkutan Barang
Indonesia
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp 94,9 Triliun
Semakin menegaskan posisi Jakarta sebagai pusat investasi dan motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp  94,9 Triliun
Indonesia
Halte Kebon Sirih Arah Kota tak Melayani Pelanggan untuk Sementara Mulai Hari Ini
Pelanggan yang biasa menggunakan Halte Kebon Sirih arah Kota diimbau untuk memanfaatkan halte terdekat sebagai alternatif perjalanan.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Halte Kebon Sirih Arah Kota tak Melayani Pelanggan untuk Sementara Mulai Hari Ini
Indonesia
Legislator Minta Gubernur Pramono Tegas Cabut Bansos Keluarga Pelaku Tawuran, Ring Tinju saja tak Cukup
Pemerintah Provinsi DKI harus mengambil langkah yang lebih tegas lagi, seperti mencabut bantuan sosial (bansos) terhadap keluarga yang anggotanya terlibat tawuran.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Legislator Minta Gubernur Pramono Tegas Cabut Bansos Keluarga Pelaku Tawuran, Ring Tinju saja tak Cukup
Indonesia
Perbaikan JPO Kapten Tendean, Pemprov DKI Rapat Pekan Depan
Perbaikan tak mungkin memakai biaya APBD 2026 yang sidah berjalan.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Perbaikan JPO Kapten Tendean, Pemprov DKI Rapat Pekan Depan
Indonesia
Dishub DKI Angkut Puluhan Motor Parkir di Trotoar Jalan Prof DR Satrio
Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas pejalan kaki.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Dishub DKI Angkut Puluhan Motor Parkir di Trotoar Jalan Prof DR Satrio
Bagikan