Gubernur Pramono Pastikan Modifikasi Cuaca di Jakarta Bisa Tetap Berjalan, Gunakan Dana BTT

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Gubernur Pramono Pastikan Modifikasi Cuaca di Jakarta Bisa Tetap Berjalan, Gunakan Dana BTT

Sejumlah petugas tengah melakukan modifikasi cuaca untuk tekan cuaca ekstrem di Jakarta. (foto: dok BPBD DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk menekan potensi cuaca esktrem yang menyebabkan hujan tinggi. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pihaknya tidak akan membatasi anggaran untuk pelaksanaan modifikasi cuaca. Anggaran OMC telah disiapkan untuk kebutuhan satu bulan penuh.

Menurut Pramono, Pemprov DKI bahkan telah melakukan pergeseran Belanja Tidak Terduga (BTT) guna memastikan operasi tersebut berjalan optimal.

"Untuk anggaran OMC, jadi kami sudah menganggarkan untuk satu bulan ini. Bahkan terus terang ada penggeseran BTT (Belanja Tidak Terduga)," kata Pramono di Jakarta, Selasa (20/1).

Pramono menegaskan penggunaan BTT dimungkinkan karena anggaran tersebut sudah masuk APBD DKI Jakarta. Menurut Pramono, kebutuhan anggaran OMC saat ini dinilai cukup dan tidak dibatasi hanya beberapa kali penerbangan seperti sebelumnya.

"Sudah bisa (menggeser anggaran dari BTT). Sudah, karena sudah masuk APBD. Cukup pokoknya. Karena anggarannya tidak seperti dulu. Dulu anggarannya hanya untuk modifikasi cuaca paling 3-5 kali. Ini mau sebulan pun akan diambil," ucapnya.

Baca juga:

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca



Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan banjir yang kembali melanda puluhan RT di Jakarta pada Minggu (18/1) dipicu curah hujan yang tergolong sangat ekstrem. Padahal Pemprov DKI telah menjalankan OMC sejak 13 Januari.

Politikus PDI Perjuangan ini menyebut curah hujan yang tercatat di Jakarta Utara mencapai angka yang belum pernah ia temui selama menjabat gubernur selama setahun terakhir. Dari delapan titik pengukur hujan di wilayah tersebut, rata-rata curah hujan berada di atas 200 milimeter.

"Di Jakarta Utara ada delapan titik untuk menghitung curah hujan, rata-rata 260. Ada bahkan yang sampai dengan 280 dan itu tertinggi yang pernah saya ketahui selama saya menjabat Gubernur Jakarta," katanya.

Ia menjelaskan, pada Minggu, OMC dilakukan hingga tiga kali penerbangan. Keputusan itu diambil setelah melihat kondisi atmosfer Jakarta yang sudah sangat pekat sejak siang hari. Ia menegaskan pelaksanaan modifikasi cuaca saat ini telah berbasis kajian ilmiah. Ia menyebut hasilnya terlihat dari kondisi cuaca Jakarta yang kembali cerah setelah operasi dilakukan.

"Kemarin, pada Minggu, sampai tiga kali penerbangan. Kebetulan saya perintahkan secara langsung, karena Jakarta sudah pekat sekali ketika sore itu kan sudah pekat sekali," tutur Pramono.

Pramono menambahkan OMC dilakukan pada akhir pekan lalu sebagai respons terhadap kondisi atmosfer yang dinilai berpotensi memicu hujan deras. Meski demikian, konsentrasi hujan saat itu justru terkumpul di wilayah Jakarta Utara.

"Kalau tidak dilakukan, (dampak banjir) lebih daripada itu. Cuma memang beginilah, karena dilakukan dan biasanya kalau melakukan kan konsentrasinya dari atas ke bawah. Nah, kemarin itu curah hujannya semuanya menumpuk di Jakarta Utara. Sebesar 80 persen hujan itu Jakarta Utara," pungkasnya.(Asp)





Baca juga:

Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar

#DKI Jakarta #Pramono Anung #Operasi Modifikasi Cuaca
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Pemprov DKI mengeruk Anak Kali Krukut di Kebon Melati setelah hampir 60 tahun. Penataan sepanjang 2,3 km ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Indonesia
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Bank Jakarta dan PT SMI menyiapkan Rp 2,11 triliun untuk membantu tujuh proyek infrastruktur.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Indonesia
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan aksi iklim harus berangkat dari persoalan sehari-hari dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Indonesia
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Jakarta juga mulai memperkuat elektrifikasi transportasi publik. Hingga 2026, Transjakarta mengoperasikan sekitar 4.792 armada, termasuk 500 bus listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Indonesia
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Masih banyak bangunan di Jakarta yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan bencana kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Bagikan