Post Holiday-Blues, Perasaan Sedih Ketika Libur Selesai
Post-holiday blues lahir dari kondisi kelelahan. (Foto: Unsplash/Francisco Moreno)
LIBURAN memang menyenangkan. Kita bisa menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat, jalan-jalan, menghabiskan waktu seharian di rumah, hingga nonton ke bioskop. Setelah liburan selesai, waktunya kita kembali ke rutinitas masing-masing.
Nyatanya, tidak semua orang merasa bahagia setelah liburan. Mereka disebut mengalami post-holiday blues, atau munculnya perasaan depresi, stres, cemas, dan bahkan tidak bersemangat saat kembali menjalani aktivitas setelah liburan.
Depresi akibat post-holiday blues biasanya berlangsung dalam hitungan hari. Namun, kondisi ini dapat menurunkan energi dan konsentrasi saat bekerja atau menjalani kegiatan sehari-hari. Jika kamu merasa sedih atau depresi setelah liburan, ketahui cara mencegah dan mengatasinya.
Baca juga:
Mengutip laman Alodokter, ciri-cirinya adalah kehilangan motivasi, mengalami insomnia, suasana hati menjadi buruk, sering melamun, pikirannya kosong, mudah marah, dan rasa percaya diri menurun. Saat merasa kosong, kenangan hal-hal buruk yang pernah dialami di masa lalu mungkin bermunculan.
Kondisi inilah yang memicu munculnya rasa sedih, depresi, dan bad mood saat liburan berakhir. Rasa sedih yang dirasakan setelah menghabiskan waktu liburan tersebut adalah valid dan bisa terjadi pada siapa saja. Kamu tidak perlu merasa bersalah atau malu jika mengalaminya.
Ada beberapa cara untuk mencegahnya seperti beristirahat setelah liburan. Kebanyakan orang, baru pulang ke rumah pada hari terakhir liburan, sehingga waktu istirahat hanya sebentar. Oleh karena itu, dianjurkan untuk pulang ke rumah sekitar satu atau dua hari sebelum kembali beraktivitas.
Baca juga:
Agar liburan menjadi berkesan, kamu dapat merencanakan berbagai aktivitas liburan yang menarik. Sisipkan juga waktu istirahat di setiap aktivitas liburan agar kamu tidak terlalu lelah saat nanti kembali bekerja.
Kamu juga bisa mendokumentasikan momen liburan dalam bentuk foto, video, maupun jurnal agar membantumu mengingat hal-hal menyenangkan selama liburan.
Jika langkah pencegahan di atas tidak bisa membuatmu terhindar dari post-holiday blues. Ada beberapa cara untuk mengatasi kondisi ini seperti memulai obrolan dengan keluarga atau sahabat, baik melalui telepon atau tatap muka. Selain itu, cobalah untuk menyaksikan film yang lucu dan menghibur untuk mengurangi stres, berjalan ke luar rumah untuk menghirup udara segar, dan menyapa tetangga di lingkungan tempat tinggal. (and)
Baca juga:
Mengenal Holiday Blues, Kondisi Stres saat Hari Libur Datang
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Momen Garda Medika Hadirkan Fitur Express Discharge Permudah Layanan Rawat Jalan