Post Holiday Blues Menyerang, Lakukan Jurus Ampuh Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 03 Januari 2019
Post Holiday Blues Menyerang, Lakukan Jurus Ampuh Ini

Kembali ke kantor setelah liburan bisa membuat tertekan. (foto: pixabay/caio_triana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU pasti setuju bahwa bagian paling enggak enak dari liburan ialah ketika masa luburan usia. Ya kan?

Bayangan harus kembali ke aktivitas saja bisa bikin kening kamu berkerut. Malas.

Jika kamu merasakan hal itu berarti kamu dalam fase post holiday blues.

Seperti dikutip dari Hellosehat, sindrom post holiday blues adalah kondisi emosional yang dirasakan setelah menikmati liburan.

Ada dua hal yang menyebabkan kamu merasa murungsetelah liburan, yakni merasa liburan sangat menyenangkan atau kamu hanya ingin ada di masa liburan daripada kembali bekerja.

Sindrom ini memang enggak bertahan lama kok. Meskipun demikian, kamu tetap harus melakukan sesuatu untuk mengusir rasa malas biar produktivitas kamu enggak terganggu.

Oleh karena itu, lakukan deh jurus jitu berikut untuk menghalau post holiday blues.


1. Ambil waktu untuk me-time

massage
Nikmati relaksasi sebelum kembali ke aktivitas kantor. (foto: pixabay/secondfromthesun0)

Rasa lelah setelah berlibur bikin kamu melihat kenyataan sebagai hal yang suram. Biar pikiran kembali siap, luangkan waktu sebelum kembali ke aktivitas harian untuk me-time.

Selain bersiap, lakukanlah hal-hal santai, seperti membaca buku atau menonton film. Hal itu bisa memberikan udara segar sebelum menjalani hari baru pascaliburan.

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan