Polsek Gambir Sayangkan Belum Ada Laporan Ibu-ibu Ancam Bakar Kantor Anies

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 29 Oktober 2020
Polsek Gambir Sayangkan Belum Ada Laporan Ibu-ibu Ancam Bakar Kantor Anies

Ilustrasi - Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggalkan kompleks Balaikota di Jakarta, Kamis (17/5/2018). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polsek Gambir mengaku belum menerima laporan dari Balai Kota DKI Jakarta perihal ibu-ibu misterius yang mengancam bakar kantor Gubernur Anies Baswedan pada Selasa (27/10) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Gambir Kompol Gunarto mengatakan, meski belum ada laporan, pihaknya "jemput bola" melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kantor Anies Rabu (28/10) kemarin. Namun, hal itu tak terlaksana lantaran Balai Kota tutup libur cuti bersama.

"Kami langsung respons ke sana jemput bola. Namun, Balai Kota tutup cuti bersama, itu keterangan pihak mereka. Jadi kami tidak bisa melakukan langkah," kata Gunarto saat dikonfirmasi, Rabu (28/10) malam.

Baca Juga:

Polisi Temukan Hal Aneh dalam Kasus Perempuan Bawa Bensin ke Kantor Anies

Gunarto menyayangkan sikap Balai Kota DKI yang tak mengambil langkah cepat membuat laporan langsung ke polisi pasca-kejadian itu. Parahnya lagi, emak-emak yang mau membakar Balai Kota dilepaskan.

"Namun anehnya kenapa ada kejadian tersebut tidak info ke kita dan pelaku tersebut di lepas begitu saja," papar dia.

Ilustrasi - api (Antara/Istimewa)
Ilustrasi - api (Antara/Istimewa)

Pelsek Gambir hanya menerima surat pemberitahuan terkait kejadian itu dari Balai Kota pada Selasa (27/10) malam, pukul 22.30 WIB.

"Dasar dari surat dan berita di medsos, kita sudah buatkan laporan pendapatan kita sendiri dan kita akan melakukan penyelidikan atas info tersebut," ungkapnya.

Seperti diketahui, Kepala Biro Umum Pemprov DKI Jakarta Budi Awaludin mengaku pihaknya telah membuat laporan ke Polsek Gambir mengenai ibu-ibu yang mengancam akan membakar Balai Kota DKI dengan bensin.

Baca Juga:

Karena Faktor Ini Pelaku Begal Pesepeda Sulit Terungkap

Laporan yang dilayang Pemprov DKI terkait kasus dugaan ancaman perusakan aset pemerintah dan pencemaran nama baik.

"Saya sudah bersurat ke Polsek Metro Gambir, melaporkan bahwa ibu itu melakukan, mengancam, pengrusakan aset pemerintah, dan mencemarkan nama baik," tutur Budi, ketika dikonfirmasi, Rabu (28/10). (Asp)

Baca Juga:

Peringatan Sumpah Pemuda, Ditreskrimsus Polda Metro Bagikan Ratusan Sembako dan Ingatkan Bahaya Hoaks

#Balai Kota DKI Jakarta #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ada Aksi Demo di Monas dan Balai Kota, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
Aksi di kawasan Monas dan Balai Kota membuat sejumlah rute Transjakarta mengalami perpendekan dan pengalihan perjalanan. Simak rute dan halte yang terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Aksi Demo di Monas dan Balai Kota, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Penyisiran juga mencakup pemeriksaan rumah-rumah yang diduga digunakan sebagai tempat berkumpulnya pengguna maupun pengedar narkotika.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Indonesia
Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tunjuk Komjen Prof Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya baru. Cek profil lengkap dan rekam jejak akademisnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Indonesia
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Modus operandi pelaku bermula saat AA meminta tolong kepada seorang saksi di perempatan Ciledug untuk memesankan taksi daring.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Indonesia
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di lima lokasi Jakarta pada Rabu (7/10).
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Indonesia
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Demo di Gedung MPR/DPR akan berlangsung 6-8 Oktober 2026. Polisi pun menyiapkan sejumlah jalan alternatif.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Indonesia
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di dua lokasi Jakarta pada Minggu (4/10).
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Indonesia
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Polda Metro Jaya menyimpulkan kematian Sutrimo, ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, murni akibat penyakit jantung iskemik dan tidak ada unsur pidana.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Bagikan