Polri Wanti-Wanti Bahaya AI dan Deepfake, Masyarakat Diminta Waspada

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
Polri Wanti-Wanti Bahaya AI dan Deepfake, Masyarakat Diminta Waspada

ilustrasi AI deepfake. (Foto: Pexels/thisisengineering)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyoroti tantangan besar dalam penegakan hukum di era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa di balik kemajuan teknologi terdapat potensi risiko yang perlu diantisipasi.

“Kemajuan yang ada memungkinkan berbagai pihak memiliki niat jahat dengan skala, kecepatan, dan kompleksitas yang tidak seperti di era konvensional,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (6/4).

Menurut Isir, perkembangan teknologi AI membuat kejahatan semakin cepat berkembang dan semakin sulit dideteksi. Hal ini menuntut kesiapan aparat penegak hukum untuk beradaptasi dengan perubahan zaman.

Ia juga menyinggung data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang menunjukkan peningkatan potensi ancaman siber seiring pesatnya transformasi digital.

Baca juga:

Dampak Lingkungan Tersembunyi dari Video Deepfake, Memakan Banyak Daya Listrik dan Boros Air

Polri turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tertipu oleh teknologi deepfake, yang mampu memanipulasi tampilan visual dan suara seseorang seolah-olah asli.

Menurut Isir, teknologi ini berpotensi besar menimbulkan disinformasi, terutama jika melibatkan tokoh publik.

“Kalau kita tidak cerdas, kita bisa tertipu oleh deepfake. Seolah-olah itu orangnya yang berbicara. Apalagi jika figur tersebut adalah tokoh berpengaruh, sementara isi yang disampaikan bukan pernyataan sebenarnya, kita bisa membayangkan dampaknya,” ujarnya.

Baca juga:

DPR Setujui RUU Hak Cipta, PKB Soroti Ancaman AI hingga Deepfake terhadap Kreator

Isir menekankan bahwa aparat penegak hukum harus mampu merespons perkembangan teknologi secara cepat dan proaktif, termasuk dalam menghadapi penyalahgunaan AI.

“Dalam konteks ini, Polri dituntut untuk merespons secara proaktif, cepat, dan tepat terhadap setiap perkembangan teknologi informasi, tidak hanya artificial intelligence, apalagi jika sudah terintegrasi,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keamanan ruang digital.

“Keamanan ruang digital yang sehat itu sangat penting dan membutuhkan kolaborasi, tidak bisa hanya satu pihak saja yang bekerja,” pungkasnya. (Knu)

#Artificial Intelligence #Deepfake #Polisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Lintas Teknologi Solutions Day 2026 Kupas Tuntas Perspektif Strategis AI di Indonesia
Di usia seperempat abad ini, Lintas Teknologi Solutions Day 2026 mengumpulkan para pemangku kepentingan mulai dari jajaran pemerintah, pelaku industri telekomunikasi, hingga penyedia teknologi
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Lintas Teknologi Solutions Day 2026 Kupas Tuntas Perspektif Strategis AI di Indonesia
Indonesia
Profil AKBP Netty Rosdiana Siagian, Polwan Bergelar Doktor yang Mundur demi Hati Nurani
Netty secara mengejutkan memilih menyudahi masa dinas aktifnya demi mempertahankan prinsip serta hati nurani.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Profil AKBP Netty Rosdiana Siagian, Polwan Bergelar Doktor yang Mundur demi Hati Nurani
Indonesia
14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polisi Utamakan Edukasi dan Imbauan
Pendekatan edukasi lebih diutamakan dalam operasi tahun ini agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polisi Utamakan Edukasi dan  Imbauan
Indonesia
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Polda Metro Jaya menerima 197 aduan masyarakat pada 11–25 Oktober 2026. Sebanyak 36 laporan selesai. Simak nomor WhatsApp Aduan Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Indonesia
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Aditia berpulang setelah menjalani perawatan intensif panjang setelah insiden pengeroyokan brutal yang dialaminya pada Rabu, 8 Mei 2019 malam.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Indonesia
Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Garudakyaksa vs Persib, Polres Bogor Cari Info TKP
Polres Bogor usut kematian Bobotoh ARK (16) di KM 50 Cimandala usai laga Garudayaksa vs Persib. Kapolres periksa saksi. Simak selengkapnya!
Wisnu Cipto - Senin, 26 Oktober 2026
Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Garudakyaksa vs Persib, Polres Bogor Cari Info TKP
ShowBiz
Spotify Singkirkan 50 Juta Lagu AI dari Rekomendasi, 75 Juta Konten Spam Dihapus
Spotify menyingkirkan lebih dari 50 juta lagu AI slop dan spam dari rekomendasi serta menghapus permanen lebih dari 75 juta lagu spam sepanjang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Spotify Singkirkan 50 Juta Lagu AI dari Rekomendasi, 75 Juta Konten Spam Dihapus
Indonesia
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Saat ini, korban telah ditempatkan di rumah aman dengan pendampingan tim perlindungan anak UPTD PPA Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Indonesia
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Tim penyidik telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita sejumlah barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Indonesia
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Kendaraan polisi tersebut tengah melaju sebelum tiba-tiba diserang sekelompok orang di lokasi kejadian. Para pelaku diduga melempari kendaraan dengan batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Bagikan