MerahPutih.com - Mabes Polri langsung bergerak cepat mengusut dugaan pemesanan organ manusia yang dikemas untuk desainer asal Indonesia dan dikirim ke Singapura dari sebuah kampus di Brasil.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menyampaikan, pihakya mengirimkan surat kepada Interpol Brasil pada Kamis (24/2) untuk melakukan konfirmasi perihal temuan tersebut.
Baca Juga
Desainer Indonesia Diduga Pesan Organ Ilegal dari Brazil, Polri Konfirmasi ke Interpol
"Interpol Polri kemarin telah melayangkan surat kepada Interpol Brazil dan juga ditembuskan ke Interpol Singapura, terkait adanya permintaan konfirmasi tentang informasi penggerebekan Polisi Federal Brasil terkait adanya perdagangan organ manusia di Brasil," ucap Ramadhan di Mabes Polri Jakarta, Jumat (25/2).
Menurut Ramadhan, sampai saat ini Interpol Polri masih menunggu kabar dari permintaan konfirmasi tersebut.
"Bila nanti didapat keterangan lanjut akan diinformasikan," ujarnya.
Baca Juga
Mahasiswa ITB Kembangkan Hand Sanitizer Organik dari Limbah Tani
Seperti diketahui, Polisi Federal Brasil menemukan paket organ manusia di Laboratorium Amazonas State University (AEUl) di Kota Manaus.
Mereka menyebutkan bahwa paket berisi organ-organ manusia yang sudah diawetkan dikirim dari Brasil ke Singapura.
Otoritas Brasil menyampaikan, organ-organ yang diketahui dipesan oleh seorang perancang busana Indonesia berinisial AP. (Knu)
Baca Juga
Ini Dampak Serangan Ransomware Bagi Organisasi Besar di Asia Pasifik