Polrestabes Surabaya Tangkap 180 Penjahat Selama Ramadan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 22 Juni 2017
Polrestabes Surabaya Tangkap 180 Penjahat Selama Ramadan

Tiga tahanan Polrestabes Surabaya. (MP/Bud)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menangkap 180 penjahat dari 120 perkara kejahatan yang diungkap sejak 27 Mei, atau awal bulan Ramadan 1438 Hijriah hingga hari ke- 26 Ramadhan, Rabu (21/6).

"Mereka adalah pelaku kejahatan pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur.

Dia merinci untuk pencurian dengan kekerasan, petugas Polrestabes Surabaya mengungkap sebanyak 16 perkara.

"Untuk kasus pencurian dengan pemberatan sebanyak 54 kasus, sedangkan pencurian kendaraan bermotor 50 kasus," katanya.

Polrestabes Surabaya, ucap Shinto, akan terus memburu pelaku kejahatan demi memberi rasa aman bagi segenap warga Kota Surabaya hingga akhir bulan Ramadan.

Bahkan, dia memastikan segenap petugas Polrestabes Surabaya akan menjaga keamanan warga Kota Surabaya hingga masa libur Lebaran.

"Kami akan semakin intens menurunkan patroli Tim Antibandit Satreskrim Polrestabes Surabaya ke permukiman, perumahan, dan titik-titik pertemuan massa, serta kompleks-kompleks bisnis dan perdagangan," katanya.

Selain itu, perwira asal Medan, Sumatera Utara ini juga mengimbau agar warga Surabaya tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya kejahatan.

Khususnya terhadap warga Kota Surabaya yang hendak mudik ke kampung halaman, Shinto meminta agar semua pintu dan jendela rumahnya sudah dalam keadaan terkunci.

"Pastikan barang-barang elektronik dan gas sudah dalam posisi mati untuk mencegah kebakaran," katanya.

Dia juga mengimbau agar barang-barang berharga telah disimpan di tempat yang benar-benar aman.

"Kalau perlu pasang CCTV pada titik strategis di luar maupun dalam rumah yang dapat diakses melalui gawai ketika mudik. Sehingga dapat memberi sistem alarm ketika terjadi kondisi yang tidak diinginkan," ucapnya.

Satu hal yang terpenting, kata Shinto sebelum mudik agar menginformasikan kepada sekuriti, tetangga, pengurus RT/RW, maupun Bhabinkamtibmas setempat, agar rumah yang ditinggalkan tetap ada yang mengawasi.

Sumber: ANTARA

#Rawan Kejahatan #Lebaran 2017 #Surabaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Persebaya Surabaya merayakan 99 tahun dengan meluncurkan anniversary jersey bersama AZA. Simbol ikatan emosional Bonek–Bonita, desain elegan, dan tema “99 Alasan Mencintai Persebaya”.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Indonesia
Dewan PSI Nyatakan 'Gotham City' di Jakarta Buah Ketidaktegasan Pemerintah DKI
Mendesak agar Pemprov DKI menghukum para pelaku kekerasan.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Dewan PSI Nyatakan 'Gotham City' di Jakarta Buah Ketidaktegasan Pemerintah DKI
Indonesia
Polda Metro Jaya Bongkar 127 Kasus Kejahatan Jalanan, Kompolnas Minta Tetap Humanis
Polda Metro Jaya berhasil membongkar 127 kasus kejahatan jalanan. Hal itu mendapat apresiasi dari Kompolnas.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Polda Metro Jaya Bongkar 127 Kasus Kejahatan Jalanan, Kompolnas Minta Tetap Humanis
Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Tradisi
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Batik Wistara menawarkan enam motif khas Surabaya.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 September 2025
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Indonesia
Situasi Surabaya dan Jawa Timur secara Umum Relatif Kondusif dan Terkendali Pasca-Demonstrasi yang Memanas, Sebut Polda
Sejak Minggu (31/8) malam, Polri dan TNI melakukan patroli skala besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Frengky Aruan - Senin, 01 September 2025
Situasi Surabaya dan Jawa Timur secara Umum Relatif Kondusif dan Terkendali Pasca-Demonstrasi yang Memanas, Sebut Polda
Indonesia
Sisi Barat Gedung Grahadi Dibakar Tidak Lama Setelah Khofifah Indar Parawansa Temui Massa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menemui massa demonstran di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, sekitar pukul 21.00 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 30 Agustus 2025
Sisi Barat Gedung Grahadi Dibakar Tidak Lama Setelah Khofifah Indar Parawansa Temui Massa
Indonesia
Obon Gerindra Usul BPJS Kesehatan Cover Pengobatan bagi Korban Kejahatan
Tentu akan semakin memberatkan beban psikologis maupun fisik korban
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Februari 2025
Obon Gerindra Usul BPJS Kesehatan Cover Pengobatan bagi Korban Kejahatan
Lifestyle
Lirik Lagu Patriotik 'Surabaya' yang Pernah Dipopulerkan Oleh Dara Puspita
Tak heran, warga Surabaya segala usia pasti tak asing dengan lagu ini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 05 Januari 2025
Lirik Lagu Patriotik 'Surabaya' yang Pernah Dipopulerkan Oleh Dara Puspita
Indonesia
Pemaksa Murid SMAK Gloria 2 Surabaya ‘Menggonggong’ Terancam Hukuman 3 Tahun Penjara
IS langsung ditetapkan tersangka dalam perkara ini.
Dwi Astarini - Jumat, 15 November 2024
Pemaksa Murid SMAK Gloria 2 Surabaya ‘Menggonggong’ Terancam Hukuman 3 Tahun Penjara
Bagikan