Politisi PAN: Dana Rp20 Miliar Harus Fokus untuk Infrastruktur Daerah Tertinggal

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 13 Juni 2015
Politisi PAN: Dana Rp20 Miliar Harus Fokus untuk Infrastruktur Daerah Tertinggal

Diskusi bertajuk "Dana aspirasi untuk apa lagi?" di daerah Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/6). (Foto: MerahPutih/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Mantan Anggota DPR politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Yasir Kara mengatakan, bahwa pembangunan yang harus mengkucurkan anggaran hingga mencapai 20 miliar ini seharusnya lebih mengerucut pada persoalan pembangunan infrastruktur yang ada di luar pulau Jawa. Meski pun sekitar 40 persen anggaran  dana APBN tersebut lebih  banyak dikontribusikan dari masyarakat yang mendiami pulau jawa.

"Nggak juga. Meski 40 persen dana APBN tersebut berasal dari pulau Jawa. kalo jatuhnya ke pembangunan infrastruktur di Jawa, lebih bagus kita benahi pembangunan yang berada di luar pulau Jawa," ungkap Politisi Partai Amanat  Nasional, Yasir Kara di Jalan Gereja Theresia Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (13/6).

Yasir pun menuturkan dirinya sangat setuju jika dana yang dikucurkan melalui anggota dewan Perwakilan rakyat tersebut merupakan dana yang diambil dari anggaran Pembelanjaan Nasional, senilai 20 milyar tersebut. Pengelolaan dana sebesar 20 milyar ini seharusnya kita laksanakan secara merata, dimana kita lakukan musyawar mulai dari Desa, Kecamatan, sampai pada tingkat Nasional.

"Semua yang diperlukan di Desa, seharusnya dipenuhi, namun hal ini tidak berjalan, dan mengabaikan kepentingan masyarakat yang hidupnya dibawah garis kemiskinan, (rakyat kecil)," jelasnya.

Yasir juga menambahkan bahwa dana yang dikucur melalui angaran nasional ini, lebih baik kita bangunkan sarana transportasi demi melancarkan ekonomi masyarakat kecil melalui DPR yang mewakili dari daerah pemilihannya,

"Ini bukan ego fraksi atau ego komisi, namun kita harus mulai membenahi infrastruktur terhadap daerah tertinggal yang merupakan perhatian khusus, karena kalau dibiarkan maka akan berefek kepada daerah lainnya," tutupnya, (gms).

#Partai Amanat Nasional #APBN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Umumkan Tersangka Baru Suap Bupati Rejang Lebong: Politikus PAN Merangkap TA di Pemkab
KPK tetapkan Dirut PT CMC Eko Yusanto & politikus PAN B. Daditama sebagai tersangka baru suap Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari. Simak perannya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Umumkan Tersangka Baru Suap Bupati Rejang Lebong: Politikus PAN Merangkap TA di Pemkab
Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Begini Pendapatan Pajak Sampai 30 September 2026, Pajak Penjualan Barang Mewah Naik Drastis
PPN dalam negeri tumbuh 51,3 persen menjadi Rp 369,5 triliun, antara lain didorong aktivitas perdagangan besar bahan bakar minyak (BBM).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Begini Pendapatan Pajak Sampai 30 September 2026, Pajak Penjualan Barang Mewah Naik Drastis
Indonesia
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
APBN 2027 menganggarkan belanja Rp 4.106,3 triliun dengan defisit Rp 671,2 triliun atau 2,4 persen PDB untuk mendukung target ekonomi 6 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
Indonesia
RI Pecah Rekor! APBN 2027 Tembus Rp 4.106 Triliun Disahkan, Alokasi K/L Terbesar BGN Disusul Kemenhan-Polri
DPR resmi mengesahkan APBN 2027 senilai Rp 4.106,3 triliun yang mencetak rekor terbesar sejarah RI dengan alokasi anggaran tertinggi untuk Badan Gizi Nasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
RI Pecah Rekor! APBN 2027 Tembus Rp 4.106 Triliun Disahkan, Alokasi K/L Terbesar BGN Disusul Kemenhan-Polri
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
Penempatan SAL Rp 200 Triliun di Himbara Tetap Dilanjutkan
Kementerian Keuangan akan terus melakukan komunikasi dengan perbankan, sehingga tidak terjadi gap atau lag antara dana yang tersedia di bank dengan yang ditarik oleh pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Penempatan SAL Rp 200 Triliun di Himbara Tetap Dilanjutkan
Indonesia
Menkeu Suahasil Janjikan Defisit Anggaran Tidak Melebihi Aturan
Komitmen itu terlihat pada target defisit dalam Rancangan APBN (RAPBN) 2027 yang ditetapkan sebesar 2,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Menkeu Suahasil Janjikan Defisit Anggaran Tidak Melebihi Aturan
Indonesia
Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp 1.791,5 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 29 Persen
Realisasi belanja pemerintah pusat hingga Agustus 2026 mencapai Rp1.791,5 triliun, tumbuh 29 persen. Belanja K/L tumbuh 33 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp 1.791,5 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 29 Persen
Bagikan