Politikus Demokrat Sarankan Prabowo Jadi Cagub DKI 2024

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 04 Januari 2022
Politikus Demokrat Sarankan Prabowo Jadi Cagub DKI 2024

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto: ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penasehat DPD Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik menyarankan agar Anies Baswedan mencalonkan diri kembali menjadi Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta dalam Pilgub 2024 nanti.

Menurut Taufik, langkah Anies di nasional akan berat lantaran tidak memiliki partai sebagai kendaraan politik guna memenangkan Gubernur DKI Jakarta itu di Pilpres 2024, meskipun elektabilitas Anies terus merangkak naik.

Baca Juga

PDIP Sebut Mimpi Anies Jadi Presiden Ketinggian

Menyikapi ungkapan Taufik itu, politikus Partai Demokrat, To'pe Rendusara malah menyarankan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto yang harus ikut dalam pemilihan DKI 1 dengan mencalonkan diri menjadi Cagub 2024 mendatang.

"Gimana kalau pak Prabowo nyalon aja jadi gubernur?," cetus Tope Rendusara melalu media sosial Twitternya, Selasa (4/1).

Menurutnya, dengan mencalonkan jadi kandidat Pilgub DKI, Prabowo bisa menang, ketimbang harus kembali mendaftar jadi kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Baca Juga

Nama-Nama Potensial Jadi Gubernur DKI Setelah Anies Versi Taufik Gerindra

Diketahui Prabowo sudah tiga kali kalah dalam kontestasi Pemilu. Pada 2009 menjadi Cawapres dan 2014, serta pada 2019 menjadi Capres.

"Kali aja bisa ngerasain menang jadi calon, iya gak sih," tulisnya menyudahi.

Partai Gerindra sendiri merupakan salah satu partai politik yang mengusung Anies Baswedan pada Pilkada DKI 2017 silam.

Tapi, Gerindra memastikan akan tetap mengusung ketua umumnya, Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang. (Asp)

Baca Juga

Taufik Gerindra: Jangan Takut Sama Anies, Orang Enggak Punya Partai

#Anies Baswedan #Partai Gerindra #Politikus Partai Gerindra M Taufik #Partai Demokrat #Pilpres #Pilpres 2024 #Pemilu #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Bagikan