PDIP Sebut Mimpi Anies Jadi Presiden Ketinggian

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 04 Januari 2022
PDIP Sebut Mimpi Anies Jadi Presiden Ketinggian

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui usai meninjau perayaan Tahun Baru di Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (1/1/2022). ANTARA/Yogi Rachman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anies Baswedan menjadi salah satu sosok yang digadang-gadang akan maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Sebab, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta itu terus merangkak naik.

Namun, hal tersebut dirasa cukup berat. Pasalnya, Anies sampai saat ini belum mempunyai partai sebagai kendaraan politik untuk maju dalam kontestasi Pilpres nanti.

Baca Juga

Taufik Gerindra: Jangan Takut Sama Anies, Orang Enggak Punya Partai

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menilai, keinginan Anies untuk menjadi presiden Indonesia di masa depan hanyalah angan-angan kosong.

"Mimpinya pak Anies jadi presiden itu ketinggian," kata Gembong di Jakarta, Selasa (4/1).

Selain itu, Gembong juga menyinggung pernyataan penasihat Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, M Taufik yang tidak memasukkan nama Anies sebagai calon Gubernur DKI Jakarta lagi.

Ia menyebut, Gerindra tak mau mengulang kesalahan yang sama seperti saat mengusung Anies lima tahun lalu.

"Karena selama 5 tahun ini enggak ada karya spektakuler yang disuguhkan kepada rakyat Jakarta," ucapnya.

Baca Juga

Anies Nikmati Senja Terakhir 2021 di Jakarta International Stadium

Sehingga, Gembong tak sepakat dengan saran Taufik soal pantasnya Anies untuk kembali maju dalam Pilgub DKI nanti.

Ia menyebut, jika Anies tak cocok lagi menjadi orang nomor satu di DKI lantaran minim prestasi.

"Prinsipnya, rakyat Jakarta tidak mau mengulang kesalahan yang dilakukan 5 tahun lalu. Pak Anies di Jakarta enggak berprestasi, masak mau balik lagi," tutupnya. (Asp)

Baca Juga

Nama-Nama Potensial Jadi Gubernur DKI Setelah Anies Versi Taufik Gerindra

#Pemilu #Pilpres #Pilpres 2024 #Anies Baswedan #Politikus Partai Gerindra M Taufik #Partai Politik
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Berita
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Parlemen Myanmar, yang terdiri atas dua majelis, memiliki jumlah total kursi sebanyak 664, tetapi dengan 25 persen kursi dialokasikan untuk perwira militer.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 31 Januari 2026
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Indonesia
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Penghapusan ambang batas berpotensi melahirkan fragmentasi partai yang berlebihan dan melemahkan efektivitas pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Indonesia
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
PAN mengusulkan agar ambang batas pilpres dan parlemen dihapus dalam revisi UU Pemilu.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Mensesneg, Prasetyo Hadi, merespons usulan soal e-voting Pilkada. Ia meminta hal itu membutuhkan kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Mensesneg, Prasetyo Hadi mengatakan, tidak wacana pemilihan Presiden lewat MPR. Pilpres akan tetap dipilih langsung oleh rakyat.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Indonesia
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
Gerakan Rakyat harus mengurus surat domisili tiap-tiap kantor partai, menetapkan kuota perempuan sebanyak 30 persen
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
 Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
Indonesia
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
PDIP memilih tema Satyam Eva Jayate, dengan sub tema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Hanya 53,3 persen publik percaya partai politik bekerja untuk kepentingan rakyat, sementara 39,3 persen menyatakan tak percaya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Bagikan