Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polisi Ungkap Penyebab Korban Ruko Terra Drone Tak Luka Bakar Tapi Tewas Kaku

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 10 Desember 2025
Polisi Ungkap Penyebab Korban Ruko Terra Drone Tak Luka Bakar Tapi Tewas Kaku

Kantong jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat tiba di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025). ANTARA/Siti Nurhaliza

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, telah menyampaikan dugaan awal mengenai penyebab kematian puluhan korban dalam tragedi kebakaran Ruko Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat. Dugaan tersebut mengarah pada kematian akibat menghirup gas karbondioksida atau CO2.

"Kemungkinan karena menghirup gas karbondioksida, CO2. Pemeriksaan luar menunjukkan indikasi itu," ujar Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan.

Pemeriksaan luar yang dilakukan tim forensik mengindikasikan bahwa sebagian besar korban diduga meninggal karena menghirup gas beracun tersebut saat mereka terjebak di dalam gedung yang terbakar.

Baca juga:

RS Polri Imbau Keluarga Datang Bawa Foto Perlihatkan Gigi Korban Kebakaran Terra Drone

Terperangkap Asap Pekat: Minimnya Luka Bakar Dominan

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri masih bekerja keras melakukan identifikasi dan pemeriksaan mendetail. Menariknya, dari hasil pemeriksaan awal, tim tidak menemukan luka bakar dominan yang menjadi faktor utama penyebab kematian korban.

Menurut Brigjen Nyoman, kondisi bangunan yang memiliki banyak sekat serta akses keluar yang terbatas membuat para korban besar kemungkinan terperangkap dalam kepulan asap tebal dan pekat.

Hingga Selasa (9/12), RS Polri telah menerima 22 kantong jenazah dari lokasi kejadian. Tim DVI segera melakukan pemeriksaan primer dan sekunder untuk proses identifikasi.

Pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap 11 kantong jenazah melibatkan gabungan ahli dari Biddokkes Polri, Polda Metro Jaya, RSCM, dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

Identifikasi Tiga Korban Berhasil Melalui Sidang Rekonsiliasi

RS Polri terus menanti data antemortem atau data sebelum meninggal tambahan dari pihak keluarga guna mempercepat identifikasi korban lainnya. Sementara itu, jenazah yang identitasnya telah terkonfirmasi akan segera diserahkan kepada keluarga untuk prosesi pemakaman.

Pada Selasa malam, RS Polri Kramat Jati berhasil mengidentifikasi tiga korban kebakaran Ruko Terra Drone Kemayoran.

Baca juga:

Tunggu Surat Penyidik, RS Polri Belum Bisa Lihat Isi Kantong Mayat Korban Kebakaran Terra Drone

"Dari sidang rekonsiliasi malam ini, kami berhasil mengidentifikasi tiga jenazah," ujar Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono.

Identifikasi tiga korban tersebut dikonfirmasi setelah dilakukan sidang rekonsiliasi bersama tim DVI Polri. Proses rekonsiliasi dilakukan secara ilmiah dan berlapis demi menjamin keakuratan identitas.

Ketiga korban yang telah teridentifikasi tersebut adalah:

  1. Rufaidha Lathiifunnisa (22): Dikenali dari sidik jari, catatan medis, dan properti pribadi.

  2. Novia Nurwana (28): Teridentifikasi melalui sidik jari, pemeriksaan gigi, data medis, dan properti.

  3. Yoga Valdier Yaseer (28): Dipastikan identitasnya berdasarkan sidik jari, pemeriksaan gigi, data medis, dan properti.

#Kebakaran Terra Drone #Kebakaran #RS Polri Kramat Jati #Baterai Lithium
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Sepanjang pelaksanaan modifikasi tahun ini, BMKG mencatat telah merealisasikan sebanyak 17 proyek operasi untuk karhutla yang mencakup 169 hari operasi dan 290 sorti penerbangan di kawasan rawan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Indonesia
4 Daerah di Wilayah Jateng Dilanda Karhutla, Berawal Dari Pembakaran Serasah Panen Jagung
Tim petugas gabungan di empat kabupaten di Provinsi Jawa Tengah masih berjibaku memadamkan api.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
4 Daerah di Wilayah Jateng Dilanda Karhutla, Berawal Dari Pembakaran Serasah Panen Jagung
Indonesia
Kebakaran Hebat Lapak Pemulung Cilandak, Api dari Bakaran Sampah Ditinggal Tidur
apak pemulung di Cipete, Jakarta Selatan, terbakar hebat akibat sampah yang ditinggal membara. 48 personel damkar dikerahkan, 100 meter persegi area hangus, kerugian Rp10 juta.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Kebakaran Hebat Lapak Pemulung Cilandak, Api dari Bakaran Sampah Ditinggal Tidur
Indonesia
Kapal SAR Ramawijaya Terbakar, Damkar Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Berkat upaya pemadaman yang dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan, kobaran api dapat dikendalikan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Kapal SAR Ramawijaya Terbakar, Damkar Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Kebakaran Gedung Djakarta Theater Menteng, Api Berasal dari Dapur XXI
Kebakaran melanda Gedung Djakarta Theater Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam. Diduga akibat korsleting listrik di dapur XXI. Tidak ada korban, kerugian ditaksir Rp20 juta.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Kebakaran Gedung Djakarta Theater Menteng, Api Berasal dari Dapur XXI
Indonesia
Kemarau Panjang, Pramono Minta Setiap RW Miliki Alat Pemadam Api Ringan
Selain memperkuat langkah antisipasi dari pemerintah, Pramono meminta masyarakat turut berperan aktif mencegah kebakaran dengan lebih berhati-hati dalam beraktivitas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Kemarau Panjang, Pramono Minta Setiap RW Miliki Alat Pemadam Api Ringan
Dunia
Kebakaran Hutan Mengamuk di Kanada, Asap Menyelimuti Toronto hingga Kota-kota di Amerika Serikat
Meski tidak secara langsung mengancam kawasan perkotaan, asapnya telah menyebar ke wilayah yang sangat luas.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Kebakaran Hutan Mengamuk di Kanada, Asap Menyelimuti Toronto hingga Kota-kota di Amerika Serikat
Dunia
Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Api bermula di dekat panggung bar yang berada di kawasan populer Chatuchak.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
  Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Indonesia
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
BNPB memastikan kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang seluas 15 hektare berhasil dipadamkan 100 persen setelah operasi darurat sejak 30 Juni. Pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
Indonesia
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
: BNPB memperpanjang operasi pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin hingga pukul 22.00 WIB. Metode injeksi bawah permukaan dan water bombing digunakan untuk memadamkan api.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
Bagikan