Polisi Tindak Pengendara Motor yang Kerap Kebut-kebutan di Kawasan Monas

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 05 Juli 2020
Polisi Tindak Pengendara Motor yang Kerap Kebut-kebutan di Kawasan Monas

Aparat Polres Metro Jakarta Pusat bersama TNI apel Cipta Kondisi sebelum patroli malam. (FOTO ANTARA/HO-Twitter Polda Metro Jaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepolisian menindak tegas para pengendara motor yang kerap menjadikan kawasan Monas, Jakarta Pusat, sebagai tempat kebut-kebutan. Aksi mereka tergolong meresahkan karena suara knalpot mereka yang sangat kencang.

Mereka melakukan kebut-kebutan karena jalanan di Medan Merdeka yang luas, sepi, dan minim hambatan.

Baca Juga:

Bikin Aturan, Kemenhub Janji Libatkan Komunitas Sepeda

Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta mengatakan, pihaknya tak segan membubarkan dan meminta mereka "angkat kaki" jika melakukan kebut-kebutan di kawasan Medan Merdeka.

"Kami dari tiga pilar, Polri dan TNI dan satpol PP meminta mereka untuk bubar. Ternasuk meminta warga yang nongkrong-nongkrong untuk bubar," kata Budiyarta kepada Merahputih.com, Minggu (5/7).

Budi meminta para pengendara motor tak menjadikan kawasan Monas sebagai arena balap liar.

Menurut Budi, jika ingin melakukan kebut-kebutan, bisa dilakukan di sirkuit arena balap.

"Jangan di jalan raya karena ini bisa menggangu kenyamanan warga. Kalau nekat melakukan aksi kebut kebutan, bakal kami tindak," jelas Budi.

Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta. (Foto: MP/Kanugrahan)
Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta. (Foto: MP/Kanugrahan)

Alumni AKPOL 2003 ini menyebut, mayoritas komunitas motor yang kerap kebut-kebutan di Monas adalah warga luar Gambir.

"Kebanyakan mereka dari seluruh Jakarta atau luar Jakarta. Datang ke Monas hanya untuk nongkrong bahkan kebutan. Kami bubarkan karena ini PSBB dan ganggu keamanan," jelas Budi.

Salah satu antisipasinya adalah menutup ruas Jalan Medan Merdeka Utara agar warga tak melintas di sana.

"Kalau situasi ramai, kami tutup di tikungan samping Pertamina (Medan Merdeka Utara)," jelas Budiyarta.

Budi menjelaskan, patroli kewilayahan melibatkan puluhan personel yang dilakukan bersama dengan aparat TNI dengan terlebih dahulu diawali apel bersama Cipta Kondisi di Polres Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Strategi Bima Arya Cegah Warga Bogor Semakin Terpapar COVID-19

Balap liar itu tidak hanya berbahaya bagi pelaku tetapi juga pengguna jalan umum yang melintas di sekitar kawasan itu.

Patroli di sekitar kawasan Monas merupakan salah satu titik fokus aparat kepolisian sebagai bagian Operasi Skala Besar Cipta Kondusif Polri di Polda Metro Jaya.

Sementara itu, patroli kewilayahan juga menyebar di sejumlah titik di Jakarta untuk mengantisipasi gangguan keamanan ketertiban masyarakat dan menciptakan situasi aman. (Knu)

Baca Juga:

FSGI Usulkan Pemprov DKI Bangun Lagi Sekolah Negeri

#Polres Jakarta Pusat
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Kapolres Jakpus mengakui kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Polisi menetapkan Dirut Terra Drone sebagai tersangka kebakaran yang menewaskan 22 orang. Kebakaran dipicu tumpukan baterai Li-Po di gudang lantai satu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Indonesia
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Kebakaran gedung Terra Drone terjadi pukul 12.43 WIB, Selasa (9/12) lalu. Penyebab kebakaran disebutkan akibat meledaknya baterai drone di salah satu lantai.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Indonesia
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Dua kerangka manusia ditemukan di Gedung Kwitang yang terbakar saat kerusuhan Agustus 2025 lalu.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Olahraga
Final Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam, Polisi Peringatkan Penonton Tak Bawa Benda Berbahaya dan Pancing Keributan
Polisi menyiagakan kekuatan penuh menjaga final ASEAN U-23 Championship 2025 antara Timnas Indonesia kontra Vietnam.
Frengky Aruan - Selasa, 29 Juli 2025
Final Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam, Polisi Peringatkan Penonton Tak Bawa Benda Berbahaya dan Pancing Keributan
Indonesia
Lakukan Patroli dan Pembersihan Ranjau Paku di Jalan Pejompongan, Polisi: Hati-hati Modus Kejahatan
Polisi bersama tim gabungan menggelar patroli dan pembersihan ranjau paku di sepanjang Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat, yang mengarah ke Tol Semanggi, Rabu (2/4) pagi.
Frengky Aruan - Rabu, 02 April 2025
Lakukan Patroli dan Pembersihan Ranjau Paku di Jalan Pejompongan, Polisi: Hati-hati Modus Kejahatan
Indonesia
Polisi Tangkap Puluhan Anggota Geng Motor di Kemayoran, Belasan Motor dan Petasan Siap Ledak Disita
Para remaja anggota geng motor yang diciduk rata-rata berusia antara 15 hingga 22 tahun dan masih ada yang berstatus pelajar
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Maret 2025
Polisi Tangkap Puluhan Anggota Geng Motor di Kemayoran, Belasan Motor dan Petasan Siap Ledak Disita
Indonesia
Polisi Gagalkan Penyelundupan 49 Kilogram Narkoba ke Jakarta
Polisi gagalkan pengiriman narkoba jaringan Sumatra.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Mei 2024
Polisi Gagalkan Penyelundupan 49 Kilogram Narkoba ke Jakarta
Indonesia
Masyarakat Diminta Hindari Kawasan Silang Monas, Ada Apa?
Seluruh personel yang terlibat pengamanan untuk selalu bertindak persuasif, tidak terprovokasi, mengedepankan negosiasi, pelayanan serta humanis
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 April 2024
Masyarakat Diminta Hindari Kawasan Silang Monas, Ada Apa?
Bagikan