Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Lakukan Patroli dan Pembersihan Ranjau Paku di Jalan Pejompongan, Polisi: Hati-hati Modus Kejahatan

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 02 April 2025
Lakukan Patroli dan Pembersihan Ranjau Paku di Jalan Pejompongan, Polisi: Hati-hati Modus Kejahatan

Operasi ranjau paku di Jalan Pejompongan. (Dok Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi bersama tim gabungan menggelar patroli dan pembersihan ranjau paku di sepanjang Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat, yang mengarah ke Tol Semanggi, Rabu (2/4) pagi.

Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan akibat paku yang diduga sengaja ditebar oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Patroli yang berlangsung sejak dini hari ini melibatkan personel dari kepolisian lalu lintas, dinas perhubungan, serta relawan pengamanan jalan.

Petugas menyisir jalur utama dan bahu jalan dengan menggunakan alat magnetik khusus guna mengumpulkan paku dan benda tajam lainnya.

Dalam operasi ini, ditemukan sejumlah paku berukuran bervariasi di beberapa titik, yang berpotensi menyebabkan ban bocor dan membahayakan pengendara, terutama pemotor.

Diduga, pemasangan ranjau paku ini untuk melakukan aksi kejahatan saat kendaraan berhenti di pinggir jalan. Lalu, bisa juga dimanfaatkan tukang tambal ban yang ingin mendapatkan keuntungan.

Baca juga:

70 Ribu Kendaraan Melintas di Puncak saat Libur Lebaran, Polisi Berlakukan One Way dan Ganjil Genap Hari Ini

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menegaskan bahwa operasi pembersihan ranjau paku akan terus dilakukan secara berkala selama periode mudik Lebaran.

“Selain membersihkan jalan, kami juga meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan guna mencegah pelaku penyebaran ranjau paku,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/4).

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindak tegas pelaku yang terbukti menyebarkan paku di jalanan.

Kamera pengawas yang terpasang di beberapa lokasi strategis akan digunakan untuk mengidentifikasi pelaku dan mencegah kejadian serupa terulang.

Dia juga meminta pengendara berhati-hati terhadap modus kejahatan ranjau paku.

“Seperti tawaran bantuan yang mencurigakan dari orang yang tidak dikenal setelah kendaraan mengalami kebocoran ban,” ungkap Susatyo.

Dengan adanya patroli dan pembersihan ini, diharapkan perjalanan mudik menjadi lebih aman dan nyaman.

Baca juga:

2 Ribu Pemudik Motor Mogok di Brebes, Diangkut Polisi Sampai Semarang

Kepolisian bersama instansi terkait akan terus mengawal kelancaran arus mudik dan memastikan keselamatan para pengguna jalan.

“Tetap waspada, patuhi aturan lalu lintas, dan selamat sampai tujuan,“ pungkasnya. (Knu)

#Ranjau Paku #Polres Jakarta Pusat #Modus Kejahatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Bongkar 127 Kasus Kejahatan Jalanan, Kompolnas Minta Tetap Humanis
Polda Metro Jaya berhasil membongkar 127 kasus kejahatan jalanan. Hal itu mendapat apresiasi dari Kompolnas.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Polda Metro Jaya Bongkar 127 Kasus Kejahatan Jalanan, Kompolnas Minta Tetap Humanis
Indonesia
Waspada Tren Modus Penipuan Paket Hilang, OJK Ungkap Rp 9,1 T Duit Korban Raib
Modus penipuan berkedok paket hilang semakin marak di tengah meningkatnya aktivitas transaksi digital.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Waspada Tren Modus Penipuan Paket Hilang, OJK Ungkap Rp 9,1 T Duit Korban Raib
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Pengemudi Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hasil tes urine pun negatif.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Indonesia
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Calya yang ugal-ugalan di Gunung Sahari, telah dijadikan tersangka. Ia juga terancam penjara empat tahun.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Indonesia
DJP Minta Waspada Penipuan Pajak, Simak Beberapa Modusnya
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan meminta masyarakat mewaspadai aksi penipuan pajak.
Frengky Aruan - Rabu, 18 Februari 2026
DJP Minta Waspada Penipuan Pajak, Simak Beberapa Modusnya
Indonesia
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Kapolres Jakpus mengakui kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Polisi menetapkan Dirut Terra Drone sebagai tersangka kebakaran yang menewaskan 22 orang. Kebakaran dipicu tumpukan baterai Li-Po di gudang lantai satu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Indonesia
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Kebakaran gedung Terra Drone terjadi pukul 12.43 WIB, Selasa (9/12) lalu. Penyebab kebakaran disebutkan akibat meledaknya baterai drone di salah satu lantai.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Indonesia
Polda Metro Jaya Gelar 'Sikat Jaya 2025' selama 14 Hari, Fokus Berantas Curanmor hingga Aksi Premanisme
Polda Metro Jaya menggelar Sikat Jaya 2025 hingga 14 hari ke depan. Operasi ini fokus memberantas curanmor hingga aksi premanisme.
Soffi Amira - Selasa, 25 November 2025
Polda Metro Jaya Gelar 'Sikat Jaya 2025' selama 14 Hari, Fokus Berantas Curanmor hingga Aksi Premanisme
Bagikan