Polisi Tembak Pengedar Obat Saat Melarikan Diri

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 12 September 2017
Polisi Tembak Pengedar Obat Saat Melarikan Diri

Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang pria bernama Septian Pranata (21) yang diduga menjadi pengedar obat zenith ditembak oleh anggota kepolisian saat berusaha melarikan diri dari petugas.

"Saat mencoba melarikan diri dan terlibat kejar-kejaran dengan petugas, satu dari dua pelaku berhasil kita lumpuhkan di Jalan Palangka Raya-Tumbang Talaken Km 79," kata Kapolsek Rakumpit Iptu Damlias seperti yang dilansir dari Antara di Palangka Raya, Selasa (12/9).

Pelaku mengalami luka tembak dibagian pundak sebelah kanan, rekan pelaku berhasil kabur ke dalam hutan.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan kendaraan roda dua yang digunakan pelaku. Selain itu, petugas juga mengamankan 430 butir zenith di dalam jok sepeda motor bebek bernomor polisi KH 4262 FE.

Usai tertembak, salah satu pelaku terkapar di semak-semak. Pihak kepolisian langsung melarikan pelaku ke puskesmas di Tangkiling, Palangka Raya untuk diberikan pertolongan awal, hingga akhirnya pelaku dirujuk ke Rumah Sakit Umum Dr Doris Sylvanus.

"Kejadian penembakan pelaku pengedar obat zenith ini terjadi pada Minggu (10/9) sekitar pukul 22.30 WIB. Kini pelaku dikenakan Pasal 197 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan ancaman hukuman 15 tahun penjara," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Bukit Batu Iptu Robert Sony menambahkan, sebelum pelaku dilumpuhkan petugas dengan timah panas kala itu, pelaku juga pernah melakukan penganiayaan terhadap salah seorang pemilik warung yang berada di Jalan Tumbang Talaken Km 45.

Robert mengatakan, malam itu pelaku menuduh pemilik warung yang dianiayanya itu mencuri telepon genggam pelaku. Padahal pemilik warung sama sekali tidak mengetahuinya.

"Atas perbuatannya itu pelaku juga kita kenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara," katanya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah memburu satu rekan pengedar jenis obat G yang berhasil melarikan diri saat kejadian. (*)

Sumber: ANTARA

#Kasus Narkoba
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Departemen Pekerja Migran Filipina (DMW) memastikan akan mendampingi Mary Jane bersama keluarganya dalam proses kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Lagi Banyak Pikiran, Motif Aktor Revaldo Kembali Pakai Narkoba Biar Badan Fit
Motif yang melatarbelakangi selebritas Revaldo Fifaldi Surya Permana kembali tersandung kasus narkoba mulai terkuak, setelah tiga kali terjerat kasus yang sama.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Lagi Banyak Pikiran, Motif Aktor Revaldo Kembali Pakai Narkoba Biar Badan Fit
Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Dibuntuti dari Kampung Bahari, 'Bos Gendut' Pemilik 98 Kg Sabu Akhirnya Ditangkap di Salon
BNN menangkap MR alias 'Bos Gendut', buronan kasus kepemilikan 98 kg sabu. MR ditangkap di salon Mangga Besar setelah dibuntuti dari Kampung Bahari.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Dibuntuti dari Kampung Bahari, 'Bos Gendut' Pemilik 98 Kg Sabu Akhirnya Ditangkap di Salon
Indonesia
'Bos Gendut' Kampung Bahari Akhirnya Tumbang: BNN Sita Senpi, Emas Batangan, Hingga 98 Kg Sabu
Operasi pembersihan sarang narkoba di Kampung Bahari sempat memanas
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
'Bos Gendut' Kampung Bahari Akhirnya Tumbang: BNN Sita Senpi, Emas Batangan, Hingga 98 Kg Sabu
Indonesia
BNN Tangkap Bandar Narkoba MR di Kampung Bahari, Sita Uang Rp 1,277 Miliar
BNN menangkap bandar narkoba MR di Kampung Bahari, Jakarta Utara. Dari pengembangan TPPU, disita uang Rp 1,277 miliar dan aset Rp 39,950 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
BNN Tangkap Bandar Narkoba MR di Kampung Bahari, Sita Uang Rp 1,277 Miliar
Indonesia
Pilot Malaysia Diduga Bawa Urine Cadangan untuk Kelabui Tes Narkoba di Bandara Soetta
Pilot Malaysia yang ditangkap di Bandara Soetta, ternyata membawa urine cadangan untuk mengelabui tes narkoba.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
Pilot Malaysia Diduga Bawa Urine Cadangan untuk Kelabui Tes Narkoba di Bandara Soetta
Indonesia
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Bareskrim Polri mengungkap modus pilot Malaysia berinisial MSBO yang menyelundupkan 70.114 butir ekstasi dan sabu melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Indonesia
7 Anggota Polres Tangsel Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Belum Terima Informasi Lengkap
Tujuh anggota Polres Tangsel diperiksa Bareskrim. Namun, Wakapolres Tangsel belum menerima informasi lengkap.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
7 Anggota Polres Tangsel Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Belum Terima Informasi Lengkap
Bagikan