Polisi Selidiki Dugaan Kebakaran Ilalang Pemicu Kecelakaan di Tol Pejagan

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 19 September 2022
Polisi Selidiki Dugaan Kebakaran Ilalang Pemicu Kecelakaan di Tol Pejagan

Kecelakan beruntun di Tol Pejagan-Pemalang. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi masih menyelidiki dugaan unsur kesengajaan kebakaran ilalang yang diduga menjadi memicu kecelakaan beruntun di ruas tol Pejagan-Pemalang di KM 253 di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (18/9).

Dalam peristiwa ini, anak Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Amir Yanto, Singgih Andika tewas.

Baca Juga:

3 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di KM 136 Tol Cipali Arah Jakarta

"Masih didalami, apakah ilalang ini terbakar atau dibakar," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Agus Suryonugroho kepada wartawan, Senin (19/9).

Dalam kasus ini, polisi belum menetapkan tersangka dan bukti pidana. Agus mengatakan, saat ini tim laboratorium forensik sudah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.

Selain itu, satuan lalu lintas berkoordinasi dengan satuan reserse kriminal dalam upaya pengungkapan kasus.

Sementara untuk mencegah kecelakaan serupa, lanjut dia, kepolisian sudah berkoordinasi dengan badan pengelola jalan tol untuk melakukan upaya antisipasi.

Baca Juga:

Korban Meninggal Kecelakaan Beruntun Dikabarkan Putra Jamintel Kejagung

Indikasi awal dari kecelakaan tersebut disebabkan karena salah satu kendaraan yang berada di depan melintas di lokasi kejadian dan pandangannya terhalang akibat asap pembakaran lahan oleh warga di sekitar lokasi.

“Kecelakaan beruntun terjadi lantaran ada pembakaran rumput di pinggiran tol sehingga membuat jalan gelap,” ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudussy.

Sebagai tindak lanjut guna mengantisipasi kecelakaan beruntun serupa terulang, pengelola tol secara intensif akan melakukan screening dalam tiap jadwal tugas tim lapangan, untuk mendeteksi titik api yang berada di sekitar ruang milik jalan (rumija).

Penindakan pemadaman titik api yang terjadi itu bakal dibarengi dengan respon cepat dan koordinasi dengan Damkar setempat, untuk melokalisir titik api dan efek asapnya agar tidak berimbas ke jalan tol.(Knu)

Baca Juga:

Asap Tebal Bikin Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan-Pemalang

#Kecelakaan #Tol Cipali #Polisi #Jawa Tengah
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Bidik Rekam Medis Lula Lahfah, RS Pondok Indah Diperiksa
Total sudah ada sekitar 10 saksi yang diperiksa polisi hingga saat ini, termasuk terhadap RS Pondok Indah (RSPI) untuk menelusuri rekam medis Lula Lahfah .
Wisnu Cipto - 54 menit lalu
Polisi Bidik Rekam Medis Lula Lahfah, RS Pondok Indah Diperiksa
Indonesia
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Wacana penempatan Polri di bawah Kementerian menjadi perdebatan. Pengamat menilai, hal itu bisa menimbulkan ruang politisasi hukum.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Indonesia
Kapolri Listyo Ogah Jabat Menteri Kepolisian, Jika Polisi Tidak Lagi Langsung di Bawah Presiden
Listyo memilih menjadi petani ketimbang menduduki jabatan tersebut walaupun ditawari oleh beberapa orang untuk menjadi Menteri Kepolisian.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Kapolri Listyo Ogah Jabat Menteri Kepolisian, Jika Polisi Tidak Lagi Langsung di Bawah Presiden
Indonesia
Layanan 110 Dipercepat, Kapolri Ungkap Standar Respons ala PBB
Kapolri Listyo Sigit menyebut layanan darurat Polri 110 kini ditargetkan merespons panggilan maksimal 10 detik dan tiba di TKP dalam 10 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Layanan 110 Dipercepat, Kapolri Ungkap Standar Respons ala PBB
Indonesia
Pendaki Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas Sampai Magetan
Sampai hari keempat pencarian pendaki hilang belum ditemukan. Faktor cuaca jadi kendala pencarian.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Pendaki Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas Sampai Magetan
Indonesia
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Belum dapat dipastikan apakah keenam jenazah tersebut merupakan mayat utuh atau body part.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Indonesia
Aturan Polisi Ditempatkan di Jabatan Sipil Segera Rampung, Jadi Solusi Sementara
Revisi UU Polri telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2026, namunrevisi UU ASN belum menjadi agenda pembahasan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Aturan Polisi Ditempatkan di Jabatan Sipil Segera Rampung, Jadi Solusi Sementara
Indonesia
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Florencia Lolita ialah pramugari maskapai penerbangan Indonesian Air Transport yang ikut menjadi korban kecelakaan maut tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Indonesia
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Saat ini, tim medis tengah melakukan identifikasi awal terhadap korban tersebut
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Indonesia
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, serta potensi SAR lainnya akan menyisir area sekitar Lampeso.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Bagikan