Polisi Sebut Aeon Mall Diserang 400 Orang karena Persoalan Banjir

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 26 Februari 2020
Polisi Sebut Aeon Mall Diserang 400 Orang karena Persoalan Banjir

Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi menetapkan delapan tersangka penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) kemarin.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi mengatakan, Aeon Mall diserang sekitar 300-400 orang yang merupakan warga Kelurahan Cakung Timur. Awalnya warga mendatangi mal tersebut untuk berdemonstrasi.

Baca Juga:

Pemprov DKI Sebut AEON Mall Cakung Belum Penuhi Kewajiban Buat Waduk

"Diawali dengan mendorong dan merusak pagar, kemudian melempari mal dengan batu, kayu dan sebagainya," kata Suyudi di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu (26/2).

Suyudi mengatakan, massa berdemonstrasi di area mal dan melakukan perusakan sehingga membuat sejumlah fasilitas rusak.

"Ada yang memecahkan dinding-dinding, kaca-kaca," ujar Suyudi yang merupakan ayah tujuh orang anak ini.

Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)
Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)

Alasan warga melakukan perusakan karena geram dengan dugaan pengelolaan Waduk JGC yang tidak baik sehingga menimbulkan banjir di wilayah permukiman warga sekitar.

"Ada beberapa kampung di sekitar JGC. Pertama Kampung Rorotan, Kampung Kayu Tinggi dan Kampung Tambun Rengas. Diduga tiga kampung itu. Nah emang ada latar belakang yang tadi saya sampaikan. Tapi apapun alasanya, tidak bisa melakukan kekerasan," ujar Suyudi.

Suyudi mengungkapkan, para pelaku yang melakukan perusakan berasal dari tiga kampung di sekitar JGC yakni Kampung Rorotan, Kampung Kayu Tinggi, dan Kampung Tambunrengas.

Baca Juga:

Polisi Tangkap 24 Orang Terkait Kerusuhan di AEON Mall Cakung

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian menjelaskan, peristiwa perusakan itu terjadi saat warga memprotes manajemen JGC terkait dugaan banjir rumah mereka disebabkan dari waduk di JGC.

“Mereka menganggap, pengelola tidak optimal sehingga ketika air di dalam Waduk JGC meluap,” kata Arie.

Arie mengatakan, saat berdialog, ada warga yang mendatangi Aaeon Mall dan langsung merusak berbagai fasilitas di lokasi.

Pihaknya juga mengamankan berbagai jenis batu berbagai ukuran yang digunakan untuk melempar ke arah pusat belanja yang baru beroperasi akhir tahun lalu itu.

“Sehingga polisi mengambil tindakan tegas seperti yang tadi disampaikan Dirkrimum Polda Metro Jaya. Kita sudah mengamankan 23 orang dan yang ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 8 orang,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Tangkap Seorang Pelaku Penyerangan AEON Mall Jakarta Timur

#Tindak Kekerasan #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
153 Anak Diamankan saat Kerusuhan Demo di DPR, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi
Sebanyak 153 anak diamankan saat kerusuhan demo di DPR. Polisi pun mendalami dugaan eksploitasi anak.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
153 Anak Diamankan saat Kerusuhan Demo di DPR, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi
Indonesia
Polisi Pastikan Perusakan Senayan Bukan Ulah AMPB, Tapi Massa Perusuh
Polda Metro Jaya menegaskan perusakan dan pembakaran di kawasan Senayan bukan dilakukan pendemo AMPB, melainkan massa perusuh.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Polisi Pastikan Perusakan Senayan Bukan Ulah AMPB, Tapi Massa Perusuh
Indonesia
Polda Metro Jaya Ungkap 63 Orang Diamankan Jelang Aksi 27 Agustus, Diduga Terafiliasi Kelompok Anarko
Polda Metro Jaya mengungkap 63 orang diperiksa terkait aksi 27 Agustus. Puluhan orang diduga terafiliasi kelompok anarko dan disiapkan untuk aksi kekerasan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Ungkap 63 Orang Diamankan Jelang Aksi 27 Agustus, Diduga Terafiliasi Kelompok Anarko
Indonesia
Anarko Diduga Ingin Tunggangi Demo untuk Merusuh, Sebar Propaganda dan Hasutan di Media Sosial
Kelompok ini melakukan penyebaran flyer provokatif di media sosial dan penggalangan donasi.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Anarko Diduga Ingin Tunggangi Demo untuk Merusuh, Sebar Propaganda dan Hasutan di Media Sosial
Indonesia
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Dalam penyisiran lokasi yang dikenal sebagai ‘Kampung Ambon’ tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Indonesia
Polda Metro Tangkap Terduga Penyusup Bawa Sajam dan Molotov Jelang Aksi Demo, Diduga Ingin Berbuat Rusuh
Barang-barang bukti merupakan barang yang dilarang untuk dibawa dalam penyampaian pendapat berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Polda Metro Tangkap Terduga Penyusup Bawa Sajam dan Molotov Jelang Aksi Demo, Diduga Ingin Berbuat Rusuh
Indonesia
Polisi Telusuri Aliran Dana Sajam dan Barang Berbahaya Jelang Demo 27 Agustus 2026
Polisi menemukan sajam dan barang berbahaya lainnya menjelang demo 27 Agustus 2026. Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan aliran dana.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Telusuri Aliran Dana Sajam dan Barang Berbahaya Jelang Demo 27 Agustus 2026
Indonesia
Lalu Lintas Jakarta Normal saat Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Jaya: Tidak Ada Penutupan Jalan
Lalu lintas Jakarta saat demo 27 Agustus 2026 tetap normal. Polda Metro Jaya menyebutkan, bahwa tidak ada penutupan jalan.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Lalu Lintas Jakarta Normal saat Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Jaya: Tidak Ada Penutupan Jalan
Indonesia
Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta, Polda Metro Jaya Minta Warga tak Khawatir
Polda Metro Jaya meminta warga tetap tertib saat aksi demo 27 Agustus 2026 di Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta, Polda Metro Jaya Minta Warga tak Khawatir
Indonesia
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Donasi AMPB Milik Supriyono alias Botok
Bank Mandiri akhirnya resmi buka blokir rekening donasi milik Supriyono selaku Koordinator AMPB usai diperiksa Polda Metro Jaya. Simak fakta hukum lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 Agustus 2026
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Donasi AMPB Milik Supriyono alias Botok
Bagikan