Polisi Masih Selidiki Motif Kasus Penembakan Rutan Cipinang

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 10 Februari 2020
Polisi Masih Selidiki Motif Kasus Penembakan Rutan Cipinang

Tim olah tempat kejadian perkara (TKP) Reskrim Polrestro Jakarta Timur memperlihatkan dua lubang kecil pada kaca ruang pelayanan administrasi Rutan Klas 1 Cipinang yang ditembak pelaku tidak dikenal,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi menduga Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas 1 Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur, ditembak dengan jenis senjata gas atau senapan angin, dini hari tadi.

"Tidak ditemukan selongsong peluru, diduga pelaku menembak rutan dengan senjata gas atau senapan angin," ucap Kasat Reskrim Polresto Jakarta Timur AKBP Herry Purnomo di Jakarta, Senin (10/2).

Baca Juga

Petugas Pergoki Istri Kirim Paket Sabu-sabu untuk Suami di Rutan Surakarta

Hal itu diungkapkan Herry berdasarkan pengamatan pihaknya terhadap dua lubang kecil yang terdapat di bagian kaca ruang pelayanan administrasi rutan.

Petugas Satuan Reserse Kriminal Polrestro Jakarta Timur memeriksa lubang di kaca ruang pelayanan administrasi Rutan Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur, yang ditembak oleh orang tidak dikenal, Senin (11/2/
Petugas Satuan Reserse Kriminal Polrestro Jakarta Timur memeriksa lubang di kaca ruang pelayanan administrasi Rutan Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur, yang ditembak oleh orang tidak dikenal, Senin (10/2). Foto: ANTARA

Kaca di ruang administrasi keamanan itu memiliki pelapis kaca film berwarna hitam.

"Kalau senjata api, pasti sudah tembus. Tapi ini kan tidak," katanya dilansir Antara

Baca Juga

Teror Senin Dini Hari, Rutan Cipinang Diberondong Tembakan!

Berdasarkan laporan kejadian yang diterima pihaknya pada pukul 07.00 WIB, kata Herry, aksi penembakan dilakukan oleh orang tidak dikenal pada Senin dini hari.

Hasil penyelidikan polisi hingga saat ini belum sampai pada kesimpulan motif dari kejadian itu.

"Masih dalam penyelidikan," ujar Herry.

Baca Juga

Napi Kasus Perampokan Kabur dari Rutan Boyolali

Tidak dilaporkan ada korban jiwa atau luka dalam kejadian itu. (*)

#Penjara #Kasus Penembakan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Penembakan Beruntun Guncang Turki, Delapan Orang Tewas
Penembakan beruntun di Afyonkarahisar, Turki, menewaskan delapan orang dan melukai satu korban. Pelaku sempat kabur sebelum akhirnya ditangkap.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 November 2026
Penembakan Beruntun Guncang Turki, Delapan Orang Tewas
Indonesia
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Setiap anggota Polri yang dibekali senjata harus memiliki sikap dan mental yang lebih stabil. Dengan mental dan pengendalian emosi yang baik,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Indonesia
Ribuan Narapidana Dari Berbagai Wilayah Dipindah ke Penjara Super Ketat Nusakambangan
Narapidana yang dipindahkan berasal dari berbagai perkara pidana, antara lain narkotika, terorisme, korupsi, perdagangan orang, dan tindak pidana umum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ribuan Narapidana Dari Berbagai Wilayah Dipindah ke Penjara Super Ketat Nusakambangan
ShowBiz
Misteri 'Supermax' Seret Will Smith ke Penjara Paling Ketat Bermodal Anggaran Rp 1,1 Triliun
Tim produksi menjadwalkan proses pengambilan gambar mulai pertengahan Agustus mendatang
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Misteri 'Supermax' Seret Will Smith ke Penjara Paling Ketat Bermodal Anggaran Rp 1,1 Triliun
Indonesia
Remaja 18 Tahun di Makassar Tewas Tertembak Polisi, Kapolri Janji Bakal Tindak Tegas
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memberi atensi khusus atas kasus tewasnya remaja 18 tahun di Makassar yang tertembak polisi.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
Remaja 18 Tahun di Makassar Tewas Tertembak Polisi, Kapolri Janji Bakal Tindak Tegas
Indonesia
Imbas Penembakan Pesawat Smart Air, 11 Bandara di Papua Ditutup Sementara
Kemenhub menghentikan sementara operasional 11 bandara di Papua. Hal itu buntut penembakan pesawat Smart Air pada 11 Februari 2026 lalu.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
Imbas Penembakan Pesawat Smart Air, 11 Bandara di Papua Ditutup Sementara
Indonesia
4 Orang Ditangkap terkait Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel, Pelaku Lain Masih Diburu
Empat orang terduga pelaku penembakan pesawat Smart Air di Boven Digoel ditangkap. Polisi masih memburu pelaku lainnya.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
4 Orang Ditangkap terkait Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel, Pelaku Lain Masih Diburu
Indonesia
Mabes TNI Pegang Kendali Penumpasan KKB Papua Pasca Penembakan Pesawat Smart Air
Kondisi 13 penumpang itu masih belum dapat dipastikan karena laporan yang diterima masih bersifat awal
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Februari 2026
Mabes TNI Pegang Kendali Penumpasan KKB Papua Pasca Penembakan Pesawat Smart Air
Indonesia
Polisi Ungkap Dugaan KKB di Balik Penembakan Pesawat Smart Air, Pelaku Masih Diburu
Kasus penembakan pesawat Smart Air di Boven Digoel, kini memasuki babak baru. Polisi menduga KKB menjadi otak pelaku dari kasus penembakan tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
Polisi Ungkap Dugaan KKB di Balik Penembakan Pesawat Smart Air, Pelaku Masih Diburu
Indonesia
1.882 Narapidana High Risk Dipindah ke Nusa Kambangan, Ini Permintaan DPR
Kebijakan pengiriman napi high risk ke Nusa Kambangan dapat menjadi titik balik dalam pembenahan sistem pemasyarakatan nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
1.882 Narapidana High Risk Dipindah ke Nusa Kambangan, Ini Permintaan DPR
Bagikan