Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polisi Limpahkan Uang Pengelapan Nasabah Kantor Pos

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 05 Januari 2018
Polisi Limpahkan Uang Pengelapan Nasabah Kantor Pos

Logo Pos Indonesia. (posindonesia.co.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Tim penyidik Polres Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, melimpahkan berkas kasus penggelapan dana nasabah Kantor Pos unit Padang Ulak Tanding (PUT) sebesar Rp 315.901.160 kepada kejaksaan negeri setempat.

Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong AKP Chusnul Qomar mengatakan, berkas pemeriksaan tiga oknum pegawai Kantor Pos unit Padang Ulak Tanding tersebut semuanya berdomisi di Kota Lubuklinggau, Sumsel, yakni MA (49), kemudian TA (41) dan ZL (35).

"Ketiganya terbukti melakukan tindak pidana dengan modus penggelapan uang sebesar Rp 315.901.160 oleh MA dibantu dengan TA dan ZL," katanya seperti dilansir Antara, Kamis (4/1).

Perbuatan yang dilakukan tiga oknum pegawai PT Pos Indonesia itu tambah dia, dimotori oleh MA yang menjabat sebagai kepala unit PT Pos Kecamatan PUT, ketiganya melakukan menggelapkan uang tabungan puluhan nasabah yang menabung di kantor pos daerah itu.

Penggelapan tabungan nasabah kantor pos ini diketahui setelah adanya laporan dari salah satu nasabah bahwa uang mereka telah digelapkan oleh MA karena tidak kunjung dikembalikan saat diminta.

Tersangka MA sendiri selanjutnya langsung kabur ke luar kota dan berhasil ditangkap oleh anggota Polda Kalimantan Selatan pada pertengahan 2017 lalu, dan kemudian dijemput petugas dari Polda Bengkulu sebelum diserahkan kepada penyidik Polres Rejang Lebong.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, diketahui aksi yang dilakukan MA ini dibantu oleh dua orang rekannya yakni TA dan ZL yang kemudian ditangkap petugas Polres Rejang Lebong dan ditetapkan sebagai tersangka.

Di hadapan petugas, tersangka MA mengakui jika uang nasabah yang mereka gelapkan sudah habis dipakai untuk bermain judi online dan keperluan lainnya.

Sementara itu, Kasi Pidana Khusus Kejari Rejang Lebong, Galuh Bastoro Aji membenarkan pelimpahan berkas dan tiga tersangka kasus dugaan korupsi PT Pos Indonesia Cabang Kecamatan Padang Ulak Tanding. Ketiga tersangka sendiri langsung mereka titipkan ke Lapas Klas II Curup. (*)

#Penggelapan #PT Pos Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Danantara Dalami Dugaan Fraud di PT Pos Indonesia, DPR Minta Kasus Diusut Tuntas
Komisi VI DPR mendukung langkah Danantara mengusut dugaan rekayasa laporan keuangan dan fraud di PT Pos Indonesia serta mendorong reformasi tata kelola BUMN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Danantara Dalami Dugaan Fraud di PT Pos Indonesia, DPR Minta Kasus Diusut Tuntas
Indonesia
Dirut PT Pos Indonesia Mudur Dalam Waktu 3 Bulan, Pembenahan BUMN Harus Menyeluruh
Dugaan penyimpangan harus ditindaklanjuti secara serius agar pengelolaan BUMN semakin akuntabel dan mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan rakyat
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Dirut PT Pos Indonesia Mudur Dalam Waktu 3 Bulan, Pembenahan BUMN Harus Menyeluruh
Indonesia
Danantara Carai Pengganti Dirut PT Pos Indonesia di Tengah Restrukturisasi
Selama tiga bulan terakhir, Danantara menugaskan Daud Joseph untuk memimpin proses pembenahan PT Pos Indonesia melalui due diligence.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Danantara Carai Pengganti Dirut PT Pos Indonesia di Tengah Restrukturisasi
Indonesia
Dirut Daud Joseph Tiba-Tiba Mundur Saat Lagi Tranformasi, PT Pos Jamin Tidak Goyang
Direktur Utama PT Pos Indonesia, Daud Joseph, mundur mendadak setelah tiga bulan menjabat. PT Pos memastikan operasional dan agenda transformasi tetap berjalan normal.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Dirut Daud Joseph Tiba-Tiba Mundur Saat Lagi Tranformasi, PT Pos Jamin Tidak Goyang
Indonesia
Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut BUMN PT Pos Daud Joseph Mendadak Mundur karena Alasan Pribadi
Daud Joseph sebelumnya menjabat Direktur Operasional dan Keselamatan Transjakarta, sebelum ditunjuk menduduki posisi orang nomor satu di PT Pos sejak pertengahan Maret 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut BUMN PT Pos Daud Joseph Mendadak Mundur karena Alasan Pribadi
Indonesia
BNI Buka Suara soal Penggelapan Dana Rp 28 Miliar, Pelaku Gunakan Modus Deposito Palsu
BNI buka suara soal penggelapan dana Rp 28 miliar milik Paroki Aek Nabara. BNI menyebutkan, bahwa pelaku menggunakan deposito palsu.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
BNI Buka Suara soal Penggelapan Dana Rp 28 Miliar, Pelaku Gunakan Modus Deposito Palsu
Indonesia
Danantara Lebur 15 BUMN Logistik, PT Pos Jadi Jangkarnya
Pos Indonesia akan membawahi anak usaha BUMN di ekosistem logistik, seperti PT Semen Indonesia Logistik, PT Pupuk Indonesia Logistik, dan PT KAI Logistik.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Danantara Lebur 15 BUMN Logistik, PT Pos Jadi Jangkarnya
Indonesia
Polri Geledah Kantor DSI Terkait Kasus Peggelapan Dana Anggota Rp 1,4 Triliun
Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri tiba di lokasi penggeledahan di kawasan Jakarta Selatan pada sekitar pukul 15.00 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Polri Geledah Kantor DSI Terkait Kasus Peggelapan Dana Anggota Rp 1,4 Triliun
Indonesia
Penyaluran Bantuan Rp 900 Ribu Melalui PT Pos Masih Terkendala, Kemensos Janji Percepat Validasi
Saat ini dari 30,04 juta target penerima manfaat BLTS ada tujuh juta penerima manfaat yang belum memiliki rekening dan sekitar 11 juta rekening yang masih perlu dipastikan lagi validitasnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Oktober 2025
Penyaluran Bantuan Rp 900 Ribu Melalui PT Pos Masih Terkendala, Kemensos Janji Percepat Validasi
Indonesia
Setelah Tangkap CEO Investree, Polisi Kejar Ceo Kresna Life dan Wanaartha Life
Pihaknya memastikan Polri terus menjalin komunikasi dengan para stakeholders di AS, mulai dari homeland security, U.S. Immigration and Customs Enforcement's (ICE), hingga Federal Bureau of Investigation (FBI)
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 September 2025
Setelah Tangkap CEO Investree, Polisi Kejar Ceo Kresna Life dan Wanaartha Life
Bagikan