MerahPutih.com - Daud Joseph mundur dari jabatan Direktur Utama PT Pos Indonesia. Pengunduran diri dari direktur utama, di tengah berjalannya agenda restrukturisasi perusahaan.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan segera menyiapkan kepemimpinan baru untuk melanjutkan agenda restrukturisasi perusahaan BUMN bidang logistik tersebut.
Kami menghormati keputusan tersebut dan akan segera menyiapkan kepemimpinan baru untuk melanjutkan agenda restrukturisasi (PT Pos Indonesia),
ujar Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara, Rohan Hafas dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (3/7).
Selama tiga bulan terakhir, Danantara menugaskan Daud Joseph untuk memimpin proses pembenahan PT Pos Indonesia melalui due diligence menyeluruh terhadap kondisi keuangan, operasional, tata kelola, serta organisasi perusahaan.
Baca juga:
Dirut Daud Joseph Tiba-Tiba Mundur Saat Lagi Tranformasi, PT Pos Jamin Tidak Goyang
Berdasarkan hasil asesmen, Rohan mengungkapkan bahwa yang bersangkutan menyampaikan PT Pos Indonesia memerlukan revamp yang menyeluruh dan fundamental.
Menurut beliau (Daud Joseph), kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan expertise yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya,
ujar Rohan.
PT Pos Indonesia saat ini tengah dalam tahap pembenahan secara menyeluruh. Rohan mengungkapkan dari proses due diligence dan evaluasi yang berjalan telah menemukan berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun.
Kami juga menerima laporan, serta menemukan indikasi berbagai penyimpangan, termasuk dugaan rekayasa keuangan, yang saat ini sedang ditindaklanjuti melalui mekanisme audit dan investigasi sesuai ketentuan yang berlaku,
ujar Rohan.
Seiring dengan itu, ia memastikan satu per satu persoalan yang selama ini membebani akan dibereskan, dan memastikan tidak akan ada ruang bagi praktik yang merusak tata kelola perusahaan.
Selain itu, ia menyatakan seluruh temuan akan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai proses hukum.
Prioritas kami adalah memastikan PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas, sehingga mampu menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat,
ujar Rohan.
PT Pos Indonesia menjamin operasional perusahaan tetap lancar seiring adanya permohonan. Kendati pengunduran diri ini terkesan mendadak, Iwan memastikan tidak terdapat guncangan pada aspek pelayanan publik maupun kinerja bisnis perusahaan di lapangan.
PT Pos Indonesia menghormati keputusan tersebut serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan,
ujarnya.