Headline

Polisi 'Kuasai' Indonesia, Pengamat: Bisa Timbulkan Kecemburuan Sosial dengan TNI

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 16 September 2019
Polisi 'Kuasai' Indonesia, Pengamat: Bisa Timbulkan Kecemburuan Sosial dengan TNI

Trubus Rahadiansyah

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah mengkritisi banyaknya perwira tinggi Polri yang mengisi jabatan tinggi negara.

Hal itu dinilai berdampak kurang baik bagi keseimbangan dalam pemerintahan. Teranyar, Irjen Firli Bahuri menduduki jabatan sebagai Ketua Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga

Harapan DPR Terhadap Pimpinan Baru KPK

"Dari kebijakan publik tentu tak bagus. Karena itu terkesan membentuk jejarimg kebijakan. Polici network. Disebabkan sulit orang ketika berhadapan untuk sasaran kepentingan. Dikhawatirkan jadi negara polisi di mana harus semua melalui prosedur dan keamanan," kata Trubus kepada Merahputih.com di Jakarta, Senin (16/9)

Pengamat kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah
Pengamat kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah

Trubus melanjutkan, secara kebijakan publik tak bagus karena ada unsur kepentingan yang bermain disitu.

"Polisi menguasai lembaga negara di periode ini sangat kuat. Polisi terlalu membentuk kelompok sendiri," sesal pengamat dari Universitas Trisakti ini.

Baca Juga

YLKI Kecam Revisi UU KPK Berpotensi Suburkan Praktik Korupsi di Indonesia

Trubus menjelaskan, hal ini bisa kecemburuan sosial terutama bagi TNI. Apalagi TNI selama dibawah kementerian pertahanan dan polisi dibawah presiden.

"Karena polisi merasa diatas. Maka bisa terjadi konflik dibawah terutama soal penghasilan dan kemudahan mendapatkan anggaran," jelas Trubus.

Ia menduga, Jokowi terkesan mengistimewakan polisi karena ingin mengedepankan persoalan penegakan hukum. "Karena polisi kan penegak hukum dan mengarahkam penegakan hukum ini efektif," ungkap Trubus.

Namun, Trubus tak melihat adanya penurunan kinerja lembaga negara yang selama ini dipimpin polisi.

Baca Juga

DPR Sahkan Firli cs Jadi Pimpinan KPK

"Polisi ini mampu dan memiliki kapasitas. Apakah kepemimpinamya bisa berlanjut itu belum bisa terjawab. Kinerja mereka perlu dibuktikan," pungkas dia.

Beberapa jabatan negara yang dikuasai Polisi antara lain Menpan RB Komjen (Purn) Syafrudin, Kepala BULOG Budi Waseso, Kepala BIN Budi Gunawan, Kepala BNPT Suhardi Alius, Ditjen Imigrasi Ronny Sompie hingga Irjen Kementerian Perindustrian Setyo Wasisto. (Knu)

#Polri #TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Aksi Heroik Polri Selamatkan Anak Beruang Madu dari Kepungan Karhutla Kalteng, Bertaruh Nyawa di Tengah Asap
Baharkam Polri dan warga berhasil mengevakuasi anak beruang madu yang terpisah dari induknya akibat karhutla di Kalimantan Tengah. Simak aksi heroiknya di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 24 Oktober 2026
Aksi Heroik Polri Selamatkan Anak Beruang Madu dari Kepungan Karhutla Kalteng, Bertaruh Nyawa di Tengah Asap
Olahraga
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Kodam XVII Cenderawasih berhasil menjuarai Piala Panglima TNI Esports Championship 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Indonesia
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Geger! Mantan anggota Kopassus dibacok tetangga di Jakarta Garden City (JGC) Cakung gara-gara cekcok proyek renovasi rumah. Simak kronologi duel berdarahnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Berita Foto
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 5 Marinir Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 20 Oktober 2026
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Indonesia
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, penguatan alutsista TNI mencakup jet tempur Rafale, pesawat A400M, fregat, helikopter, dan kendaraan amfibi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Kabar duka, mantan KSAD Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Yogyakarta sore ini. Simak profil dan rekam jejak Jenderal Baret Merah era 3 presiden ini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Bagikan