Polisi Jamin Kelancaran dan Pengamanan Aksi Damai Bela Palestina
Suasana konferensi pers Aksi Bela Palestina yang diinisiasi sejumlah organisasi keagamaan yang berlangsung di Kantor MUI, Jakarta. Kamis (2/11/2023). (ANTARA/Asep Firmansyah)
MerahPutih.com - Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia akan menggelar Aksi Damai Bela Palestina yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Minggu (5/11).
Aksi tersebut rencananya bakal berlangsung sejak pagi pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB. Akan ada sejumlah orasi dari para tokoh-tokoh lintas agama. Menlu RI Retno Marsudi disebut-sebut akan hadir dalam aksi tersebut.
Baca Juga:
Indonesia Siap Kirim Kapal Rumah Sakit ke Palestina
Berkaitan dengan hal itu, pihak kepolisian menyatakan kesiapannya untuk mengawal dan mengamankan jalannya kegiatan tersebut.
"Intinya jajaran (Polres Metro Jakarta) Pusat bersama Polda Metro Jaya siap untuk melaksanakan pengamanan melayani kegiatan besok," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Sabtu (4/11).
Kendati demikian, Susatyo belum merinci lebih jauh perihal jumlah personel dari kepolisian yang akan diturunkan untuk pengamanan aksi Minggu (5/11) besok.
Termasuk juga dengan skema pengalihan arus lalu lintas yang masih bersifat situasional yang akan diterapkan besok, dikarenakan masih berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk kegiatan besok. Dia berharap kegiatan besok bisa berjalan aman dan tertib.
"Pesan-pesan yang disampaikan juga bisa diterima oleh masyarakat dan kami pastikan bahwa kegiatan dari sejak awal sampai terakhir itu tidak terjadi masalah," tandasnya.
Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan konflik Palestina-Israel telah menewaskan lebih dari 10.800 orang, termasuk 9.227 warga Palestina. Pengepungan Jalur Gaza oleh Israel juga telah membuat pasokan kebutuhan pokok seperti makanan, air, dan obat-obatan semakin menipis.
PBB pada 27 Oktober lalu mengatakan, Israel secara terang-terangan menolak pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza utara, di mana sekitar 300.000 - 400.000 orang masih terlantar.
"Aliansi Rakyat Indonesia yang terdiri dari lintas agama, lintas ormas, lintas golongan, diundang mengikuti aksi bela Palestina," ujar Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim.
Baca Juga:
Jokowi Lepas Bantuan Tahap Pertama ke Palestina
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Seskab Teddy Buka-bukaan Alasan Indonesia Belum Bayar Iuran BoP Rp 16,8 T
Seskab Teddy Akui Status Keikutsertaan RI di Board of Peace Tidak Bersifat Tetap
Gabung BoP Opsi Paling Realistis Dukung Palestina, Prabowo Tegaskan RI Siap Cabut Jika Melenceng
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
Pimpinan Ormas Islam: Prabowo Siap Mundur dari Aliansi Trump dengan 1 Syarat
Presiden Prabowo Adakan Pertemuan Dengan Ormas Islam, Bahas Dewan Perdamaian
Komisi I DPR Kecam Serangan Israel ke Gaza, Singgung Peran Board of Peace
Pemerintah Indonesia Diminta Perjuangkan Pemasukan Palestina ke Aliansi Perdamaian Bentukkan Donald Trump
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina