Polisi Dalami Kemungkinan Pelaku Gergaji Anak Pengguna Narkoba

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 06 Juli 2015
Polisi Dalami Kemungkinan Pelaku Gergaji Anak Pengguna Narkoba

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal. (Foto: MerahPutih/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Kriminal-Kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus kekerasan yang dilakukan ibu kandung berinisial LSR (47) kepada anaknya, GT (12). Penyidik dari kepolisian menggandeng Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk mendalami kasus ini.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Muhammad Iqbal mengatakan, penyidik kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan bersama Kementrian Sosial dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), telah mendalami kasus ini dengan mendatangi lokasi kejadian. Selain itu mereka juga berencana meminta keterangan LSR.

"Kita sedang pendalaman penyelidikan. Polres Jaksel, Kemensos dan KPAI sudah ke lokasi. Luka anak tersebut dan ibunya akan diperiksa. Sejauh ini dilakukan penyelidikan," ujar Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Senin (6/7).

Seperti diketahui, LSR diduga menganiaya GT di kediamannya, Kompleks Cipulir Permai RT 4/2, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. LSR menggores lengan bocah malang itu dengan gergaji.

Iqbal menambahkan pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kemungkinan orang tua korban menggunakan narkoba. Sebab, sebelumnya beredar kabar bahwa LSR adalah pengguna narkoba. "Yang jelas kita kan tes semua," tuturnya.

Seperti diketahui, kasus ini terkuak pasca tetangganya berinisial FT (37), melaporkan persoalan itu ke polres pimpinan Kombes Pol Wahyu Hadiningrat itu.

Menurut FT, kekerasan LSR terhadap darah dagingnya itu telah berlangsung selama tiga bulan terakhir. Adapun GT sempat melarikan diri dari ibunya, dan menuju rumah FT.

Di samping ke polisi, FT juga melaporkan kasus itu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (gms)

Baca Juga:

Ibu Gergaji Anak Dapat Dikenai Pasal Berlapis

Kekerasan Anak Meningkat, Sekjen KPAI Minta Tambah Dana

Arist Merdeka Sirait Trauma Kantor Komnas PA Terbakar Lagi

#Kekerasan Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
DPR RI menyoroti dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kemendikdasmen diminta memperketat pengawasan dan evaluasi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
Indonesia
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Kepercayaan masyarakat terhadap daycare kini berada di titik rawan.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Bagikan