Polisi Dalami Kasus Penikaman Ustaz oleh Seorang Wanita

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 12 Maret 2018
Polisi Dalami Kasus Penikaman Ustaz oleh Seorang Wanita

Ilustrasi. (Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polresta Depok terus mendalami kasus penikaman Ustaz Abdul Rochman yang dilakukan oleh seorang wanita yang diduga stres untuk mengetahui motif penganiayaan tersebut.

"Kami telah memeriksa sedikitnya lima orang saksi. Para saksi adalah korban dan beberapa jamaah yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata Kapolres Depok Kombes Didik Sugiyarto di Depok, Senin (12/3), dilansir Antara.

Ia mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan penyidik melakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk juga ketua DKM Ustaz Gufron.

Aksi penganiyaan dilakukan seorang wanita bernama Vivi terhadap Ustaz Abdul Rochman sedang menunaikan salat subuh di Masjid Darul Muttaqin, Perumahan Bumi Sawangan Indah I, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (11/3).

Wanita yang kerap berprilaku aneh tersebut menyerang korban dengan sebilah pisau yang diarahkan ke leher, Namun hal itu diketahui oleh anak korban yang langsung berteriak histeris.

Didik mengatakan pelaku merupakan yang bertempat tinggal di perumahan yang sama dengan korban sendiri jadi bukan orang asing dan bahkan sering kali ikut salat berjamaah di masjid tersebut.

Menurut saksi dan beberapa warga setempat, Vivi memang sering berprilaku aneh seperti meludahi orang dan marah tanpa sebab. Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polresta Depok.

Jadi, lanjut kapolres, masyarakat disana dan jamaah masjid telah mengenal tersangka, dan kami juga mendapat informasi bahwa sebelum kejadian itu, pelaku juga telah memukul korban.

Saat ini, lanjut Didik, tersangka masih dalam rangka observasi kejiwaannya di rumah sakit. Nanti jika sudah selesai atau siap dimintai keterangan tentunya penyidik akan melakukan pemeriksaan sesuai informasi atau fakta-fakta yang ditemukan di lokasi kejadian.

Didik juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan dan tidak mudah terpengaruh dengan berita yang belum jelas kebenarannya.

"Kami imbau warga untuk meningkatkan pos kamling, pos satpam agar lebih waspada lagi," katanya. (*)

#Depok #Penikaman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Indonesia
Usai Ditemukan Ruangan Musik Keras, Ratusan Narapidana Depok Dipindah ke Nusakambangan
Pemindahan tersebut juga menjadi peringatan bagi narapidana agar tidak melakukan pelanggaran terhadap aturan pemasyarakatan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Usai Ditemukan Ruangan Musik Keras, Ratusan Narapidana Depok Dipindah ke Nusakambangan
Indonesia
Pesta Sabu Diiringi Musik di Lapas Depok, Petugas Lapas Mulai Ditindak
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno mengatakan pihaknya telah mengambil langkah hukum terhadap oknum pegawai yang diduga terlibat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pesta Sabu Diiringi Musik di Lapas Depok, Petugas Lapas Mulai Ditindak
Berita Foto
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Anak-anak berjalan di antara tanah yang retak akibat mengeringnya Danau Cinere di Depok, Jawa Barat, Selasa (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Indonesia
Jalan Lenteng Agung ke Depok Ditutup Sampai Besok Pagi, Ini 4 Pilihan Jalur Alternatif
Mulai siang tadi pukul 14.00 WIB, ruas Jalan Lenteng Agung Raya arah selatan menuju Depok, ditutup total hingga Selasa (2/6) pagi pukul 05.00 WIB
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jalan Lenteng Agung ke Depok Ditutup Sampai Besok Pagi, Ini 4 Pilihan Jalur Alternatif
Indonesia
Pria Inggris Meninggal di Ruang Tahanan Imigrasi Depok, Ditemukan Sudah Tak Sadar
DJR diamankan Imigrasi Depok dalam rangka pemeriksaan keimigrasian lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran izin tinggal sejak Senin 20 April 2026 kemarin lusa.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Pria Inggris Meninggal di Ruang Tahanan Imigrasi Depok, Ditemukan Sudah Tak Sadar
Indonesia
Motif Pembunuhan Ketua DPD Golkar Nus Kei, Pelaku Dendam Saudaranya Dibunuh di Bekasi
Pelaku ternyata punya dendam pribadi pelaku ke korban semasa keduanya sama-sama masih di Jakarta.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Motif Pembunuhan Ketua DPD Golkar Nus Kei, Pelaku Dendam Saudaranya Dibunuh di Bekasi
Indonesia
Golkar Desak Polisi Usut Tuntas Penikaman Nus Kei di Bandara Langgur
Sarmuji mengingatkan kader Golkar agar tidak terpancing emosi menyikapi kejadian ini.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Golkar Desak Polisi Usut Tuntas Penikaman Nus Kei di Bandara Langgur
Indonesia
Sudah Naik Gaji Tapi Masih Korupsi, Ketua MA Sebut Hakim PN Depok Kufur Nikmat
Ironi dalam kasus ini semakin tajam mengingat Presiden Prabowo Subianto baru saja menaikkan tunjangan para hakim
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Februari 2026
Sudah Naik Gaji Tapi Masih Korupsi, Ketua MA Sebut Hakim PN Depok Kufur Nikmat
Indonesia
Suap Ketua PN Depok, Anak Usaha Kemenkeu Diduga Ngebet Lihat Potensi Cuan Wisata Tapos
KPK menegaskan akan membuka peluang untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi terkait penyelesaian sengketa lahan di daerah wisata lain di Indonesia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Suap Ketua PN Depok, Anak Usaha Kemenkeu Diduga Ngebet Lihat Potensi Cuan Wisata Tapos
Bagikan