Polisi Bongkar Kasus Penyelundupan Narkoba ke Lapas Bermodus Tulang Iga Sapi

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 02 Maret 2020
Polisi Bongkar Kasus Penyelundupan Narkoba ke Lapas Bermodus Tulang Iga Sapi

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menunjukan barang bukti serta tersangka pengungkapan kasus narkoba sop iga di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020). Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi menangkap sindikat penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Salemba, Jakarta Pusat. Kedua pelaku adalah NS (52) dan ED (30) menyelundupkan barang haram itu melalui tulang sop sapi.

NS ditangkap saat menyelundupkan narkoba itu ke Lapas Salemba, Januari lalu dan ED ditangkap di Kendal, Jawa Tengah oleh Kanit 1 Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKP Retno Jordanus Hutahean.

Baca Juga

Libatkan Dua Model, Penyelundupan Narkoba dari Malaysia Berlangsung Hampir Setahun

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, kedua pelaku menyelundupkan shabu sebanyak tujuh klip plastik untuk anak dari NS bernama Firman yang menghuni Lapas Salemba.

"Anaknya adalah tahanan kasus narkoba. Sang ayah bersama temannya menyuplai narkoba kedalam dengan memasukkanya kedalam tulang sop sapi," jelas Heru di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (2/3).

Polisi menangkap sindikat penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Salemba, Jakarta Pusat. Kedua pelaku adalah NS (52) dan ED (30) menyelundupkan barang haram itu melalui tulang sop sapi.
Polisi menangkap sindikat penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Salemba, Jakarta Pusat. Kedua pelaku adalah NS (52) dan ED (30) menyelundupkan barang haram itu melalui tulang sop sapi. Foto: MP/Kanu

Nerkoba itu diambil pelaku ED di suatu tempat di kawasan Jakarta Pusat sejak September 2019 lalu.

"Firman lah yang meminta langsung kepadanya untuk janjian dengan sang bandar untuk mengambil narkoba. Narkoba itu ditaruh di sebuah tempat lalu dia ambil," sebut Heru.

Heru melanjutkan, pengiriman menggunakan sop iga sapi ini sudah berlangsung selama empat kali. Hal itu atas perintah dari sang anak yang memberinya Rp 50 ribu per kiriman.

Baca Juga

Tiga Orang Tewas dalam Penyergapan Narkoba 288 Kilogram di Serpong

"Sang anak menyuruh ayahnya mengirimkan narkoba itu menggunakan sop sapi. Diduga mereka memanfaatkan kelengahan petugas di Lapas. Sementara pelaku ED dijanjikan oleh Firman bahwa ia tak akan lolos. Ternyata ketangkep juga," terang Heru.

Para pelaku menggunakan modus mengantar makanan sehingga petugas lapas kecolongan. Heru melanjutkan, sang isti pelaku diminta untuk membeli sop.

"Mereka mungkin sudah mempelajari sipir memeriksa. Jadi sipir ga nyangka buat meriksa. Tapi yang jelas mereka pintar karena sudah membaca kebiasaan sipir atau pengamanan di Salemba. Istri disuruh beli sop lemudian diracik dan dikirim oleh suami buat masuk ke dalam. Diduga di dalam ini bisa untuk diedarkan untuk tahanan lainnya," jelas Heru.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menunjukan barang bukti serta tersangka pengungkapan kasus narkoba sop iga di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020). Foto: MP/Kanu
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menunjukan barang bukti serta tersangka pengungkapan kasus narkoba sop iga di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020). Foto: MP/Kanu

Heru menilai, pengiriman narkoba menggunakan sop tulang iga ini merupakan modus baru.

"Modus ini baru ya. Karena biasanya ga pernah ada di sop. Ini langkah kami untuk melakukan antisipasi kedepannya," sebut Heru.

Sementara itu, pelaku NS mengaku tak memiliki ide mengirim narkoba gunakan sop iga.

"Anak saya yang kedua. Disuruh ambil makanan saya mampir ambil makanan taunya di dalamnya ada narkoba. Saya ini korban," sebut NS yang mengenakan pakaian tahanan ini.

Baca Juga

Artis Malaysia Selundupkan 3 Kg Sabu untuk Pesta Malam Tahun Baru di Jakarta

Ia menyebut, Firman merupakan anak keduanya. Sementara yang lainnya masih sekolah dan bekerja.

"Jadi sama anak udah lama ga ketemu. Sejak ditangkep udah lama ga ketemu. Waktu itu kan KTP nya blm jadi jadi ga bisa masuk," jelas Firman dengan tangan diborgol.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pelaku dijerat pasal 114 (1) subsider 112 (1) Jo 132 UU No 35 Tahun 2009.

"Ancaman hukuman 6 sampai 20 tahun," kata Susatyo. (Knu)

#Narkoba #Kasus Narkoba #Polres Jakarta Pusat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemasok Narkotika dalam Cartridge Vape Dibongkar hingga ke Produsen
Pengungkapan kasus di sejumlah daerah harus menjadi pintu masuk untuk membongkar rantai pemasok hingga produsen.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
DPR Minta Pemasok Narkotika dalam Cartridge Vape Dibongkar hingga ke Produsen
Indonesia
DPR Ingatkan Bahaya Cartridge Vape, Konsumen tak Bisa Kenali Kandungan dari Kemasan
Tampilan fisik vape yang menyerupai produk rokok elektrik pada umumnya dapat membuat konsumen kesulitan membedakan produk dengan kandungan berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
DPR Ingatkan Bahaya Cartridge Vape, Konsumen tak Bisa Kenali Kandungan dari Kemasan
Indonesia
DPR Desak Polri Bongkar Bandar Besar Narkoba Kampung Bahari hingga Aliran Dana
Penangkapan harus menjadi pintu masuk untuk membongkar bandar, pemasok, pengendali, hingga pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
DPR Desak Polri Bongkar Bandar Besar Narkoba Kampung Bahari hingga Aliran Dana
Indonesia
Apresiasi Polri Gerebek Kampung Bahari, DPR: Negara tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba
Peredaran narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Apresiasi Polri Gerebek Kampung Bahari, DPR: Negara tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba
Indonesia
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Tiga anggota DPRD Jatim resmi dipecat Partai Gerindra usai terciduk pesta narkoba di sebuah hotel di Surabaya. Cek kronologi dan fakta lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Indonesia
Polri Waspadai Vape Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Etomidate Disorot
Perangkat vape berpotensi dimanfaatkan sebagai media penyalahgunaan dan peredaran narkotika, termasuk melalui cairan yang dicampurkan ke dalam cartridge.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Polri Waspadai Vape Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Etomidate Disorot
Indonesia
Polri Terbitkan Larangan Vape untuk Seluruh Anggota, Berlaku hingga Luar Kantor
Polri kini menerbitkan aturan larangan penggunaan vape terhadap seluruh anggotanya. Aturan ini juga berlaku di luar kantor.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Polri Terbitkan Larangan Vape untuk Seluruh Anggota, Berlaku hingga Luar Kantor
Indonesia
Polisi dan BNN Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap, Sabu, Ganja hingga Senjata Api Disita
Polisi dan BNN menggerebek kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara. Sebanyak 27 orang ditangkap, sementara narkoba, mesin pencetak ekstasi, dan senjata api disita.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Polisi dan BNN Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap, Sabu, Ganja hingga Senjata Api Disita
Indonesia
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Penyidik masih mendalami keterkaitan kasus laboratorium gelap di Aceh dengan jaringan lain.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Indonesia
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Pertukaran informasi intelijen dan koordinasi antaraparat menjadi bagian penting dalam membongkar jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Bagikan