Polemik Wagub DKI Jakarta PKS dan Gerindra Tak Kunjung Usai, Taufik Mulai Geram
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik.( Foto: MP/Ponco)
MerahPutih.com - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M Taufik mulai geram dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyebut bahwa tes uji kelayakan atau fit and proper test tak penting.
Padahal, menurut Taufik, tim badan uji seleksi calon Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta sudah disetujui oleh PKS pada saat rapat di kantor DPD Gerindra pada beberapa minggu lalu.
"Terus maunya sistem apa? Mau dua langsung? Wah enak, orang udah sepakati proper test calonnya juga dari dia, bukan dari saya," kata Taufik di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (26/11).
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini mengaku belum ada pertemuan dengan Gerindra soal tim seleksi wagub tersebut. Ia pun menunggu undangan partai berlambang pada dan kapas tersebut.
Adapun tim seleksi DKI 2 tersebut sudah terbentuk yang diisi oleh 4 orang nama yakni dari PKS, Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Syakir Purnomo dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi dan Gerindra, Wakil Ketua DPD Gerindra, Syarif, dan Senior LIPI Siti Zuhro.
"Mestinya ada, ya PKS belum undang ya udah. Gerindra menunggu undangan dari PKS," jelasnya. (Asp)
Bagikan
Berita Terkait
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Pengamat Ungkap Dampak Kepala Daerah Dipilih DPRD, hanya Partai Penguasa yang Bisa Tentukan Arah dan Picu Kompromi Politik
Ikuti Jejak Golkar, Gerindra Usulkan Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Ketua DPC Solo Terang-terangan Tolak Rencana Budi Arie Mau Masuk Gerindra
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Sekjen Gerindra Dukung Usulan Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya
Legislator Gerindra Tuntut KAI Tutup Perlintasan Sebidang yang tak Penuhi Standar