Polda Metro Terjunkan Ribuan Aparat Jaga Konser Dewa, Begini Sejumlah Aturannya

Mula AkmalMula Akmal - Sabtu, 04 Februari 2023
Polda Metro Terjunkan Ribuan Aparat Jaga Konser Dewa, Begini Sejumlah Aturannya

Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya Dewa 19 digelar di Jakarta International Stadium (JIS). (Foto: Instagra/redlinekreasindon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Polda Metro Jaya menerjunkan ribuan personel gabungan untuk pengamanan konser grup band Dewa 19 di Jakarta International Stadium (JIS), yang akan dimulai petang ini, Sabtu (4/2).

Terkait hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan setidaknya ada ribuan personel gabungan yang akan melakukan pengamanan jalannya konser nanti.

Baca Juga:

'Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya Dewa 19' akan Hadirkan 4 Vokalis dan 4 Drummer

“Pasukan pengamanan 2.174 personel Polri (Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara), TNI 100 personel, Satpol PP 100 orang, dan Dinas Perhubungan 100 orang,” ungkapTrunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya.

Selain itu, konser tersebut juga melibatkan beberapa pihak lain seperti 471 orang dari JIS untuk pengamanan, 475 orang kru, 170 orang dari tenaga medis, serta disiagakan 10 unit ambulans.

Konser tersebut dimulai dengan acara pembukaan sejak pukul 17.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, dengan jeda istirahat selama satu jam.

Lalu konser dimulai kembali dengan penampilan dari Dewa 19 yang dimulai pukul 19.00 WIB.

Pola pengamanan personel gabungan di konser tersebut dilokasikan di beberapa titik pintu masuk ke dalam konser.

Baca Juga:

Ari Lasso Rilis Single Pertama Bareng Dewa 19 setelah Dua Dekade Lebih

“Titik pintu masuk gedung utama 2 dengan pola body checking, masuk ke dalam stadion ada 14 pintu barat, 15 selatan, dan 9 timur,” kata Trunoyudo.

Trunoyudo menambahkan, penonton konser tersebut nantinya akan menempati tempat duduk sesuai dengan nomor tiket yang dimiliki, di mana untuk penonton di bawah usia 12 tahun dilarang masuk.

Sementara untuk lokasi kantong parkir di sekitar lokasi bertempat di Ancol dan Kemayoran, yang nantinya penonton akan diangkut ke lokasi menggunakan shuttle bus.

Berdasarkan keterangan dari unggahan di Instagram penyelenggara konser, @redline.kreasindo, terdapat beberapa hal yang tidak boleh dilakukan dan dibawa ke lokasi konser, yakni membawa makanan dan minuman dari luar, menerbangkan drone, dan membawa kamera profesional atau DSLR.

Lalu Penonton dilarang membawa senjata tajam seperti pistol atau pisau, membawa anak di bawah umur 12 tahun, obat-obatan terlarang, binatang peliharaan, dan membawa rokok atau vape di area konser. (Knu)

Baca Juga;

'Night At The Orchestra' Persembahan Dewa 19 Pukau Bala Dewa dan Dewi

#Dewa 19 #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Modus tersebut terungkap setelah polisi menangani kasus TPPO dan memulangkan tiga korban dari Libya.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Indonesia
Modus TPPO ke Libya Terungkap, Polda Metro Jaya Beberkan Peran 2 Tersangka
Polda Metro Jaya mengungkap peran dua tersangka TPPO WNI ke Libya. Kini, kedua pelaku sudah ditangkap.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Modus TPPO ke Libya Terungkap, Polda Metro Jaya Beberkan Peran 2 Tersangka
Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
SETARA Institute: Tim Preventive Strike Polda Metro Harus Junjung Negara Hukum dan HAM
SETARA Institute menilai pembentukan Tim Preventive Strike Polda Metro Jaya harus tetap menjunjung prinsip negara hukum, HAM, dan akuntabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
SETARA Institute: Tim Preventive Strike Polda Metro Harus Junjung Negara Hukum dan HAM
Bagikan