Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polda Metro Jaya: Tindakan Main Hakim Sendiri Tidak Dibenarkan Undang-Undang

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 25 Februari 2015
Polda Metro Jaya: Tindakan Main Hakim Sendiri Tidak Dibenarkan Undang-Undang

Kombes Pol Martinus Sitompul (tengah) (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kriminal - Jajaran Polda Metro Jaya mengaku akan segera mencari warga Pondok Aren atas tindakan main hakim sendiri dengan membakar hidup-hidup pelaku begal motor yang tertangkap pada Selasa dinihari (24/2).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompol di kantornya pada Selasa (24/2) mengatakan bahwa aksi main hakim sendiri tidak dibenarkan oleh Undang-Undang.

"Tidak boleh seperti itu. Mereka akan dikenai sanksi," katanya.

Martinus melanjutkan hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan atas kasus pembegalan yang terjadi di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Proses penyelidikan bukan hanya mengungkap komplotan pelaku pembegalan motor, melainkan juga akan mencari para warga yang telah membakar hidup-hidup pelaku begal motor.

"Masih kita selidiki," tandasnya.

Sebelumnya, sebanyak 4 orang pelaku begal motor dengan menggunakan 2 unit sepeda motor menghadang korban Wahyu Hidayat (22) dan Sri Astriani (20). Keduanya dihadang seusai membeli makanan pada pukul 01.00 wib.

Seorang pelaku begal langsung turun dari motor dan mengacungkan senjata tajam sejenis samurai. Dalam keadaan terancam, korban melakukan perlawanan sehingga samurai yang digenggam pelaku terlepas.

Bukan hanya itu korban juga langsung berteriak dan meminta bantuan warga. Warga yang kesal langsung tiba dilokasi dan memukuli pelaku. Usai memukuli pelaku, warga kemudian menyiramkan bensin dan langsung membakar hidup-hidup pelaku.

Setelah kejadian itu aparat kepolisian tiba di Tempat kejadian perkara (TKP). Usai tiba di TKP, polisi menemukan kondisi jasad pelaku dalam keadaan hangus terbakar. Polisi kemudian membawa jasad korban untuk diautopsi di rumah sakit. (bhd)

#Tindakan Kriminal #Begal Motor Dibakar #Begal Motor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Komisi III DPR Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penyekapan 3 Karyawan Percetakan di Senen
Komisi III DPR RI meminta polisi mengusut tuntas kasus penyekapan tiga karyawan percetakan di Senen, Jakarta Pusat.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Komisi III DPR Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penyekapan 3 Karyawan Percetakan di Senen
Indonesia
Legislator PKB Kutuk Penyekapan Sadis di Bandung, Desak Polisi Segera Bekuk Pelaku
Kejahatan ini telah melampaui batas perikemanusiaan dan menuntut penerapan pasal berlapis agar pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Legislator PKB Kutuk Penyekapan Sadis di Bandung, Desak Polisi Segera Bekuk Pelaku
Indonesia
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Indonesia
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Habiburokhman menyoroti korban begal yang kini bukan hanya masyarakat biasa. Aparat kepolisian hingga warga negara asing pun disebut ikut menjadi sasaran para pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Indonesia
Waka Komisi XIII DPR Kutuk Aksi Penyiraman Air Keras kepada Aktivis KontraS
Andrie mengalami luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata.
Dwi Astarini - Jumat, 13 Maret 2026
Waka Komisi XIII DPR Kutuk Aksi Penyiraman Air Keras kepada Aktivis KontraS
Indonesia
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri barang milik korban yang hilang, serta mendalami kemungkinan motif tindak kejahatan dalam peristiwa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Indonesia
Pemprov DKI Jamin Kesehatan Non-Diskriminatif, Dinkes Ungkap Fakta CCTV dan Alur Pelayanan Pasien Baduy Korban Begal
Dinas Kesehatan DKI juga menerima rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memvisualisasikan pemberian layanan medis kepada pasien
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 November 2025
Pemprov DKI Jamin Kesehatan Non-Diskriminatif, Dinkes Ungkap Fakta CCTV dan Alur Pelayanan Pasien Baduy Korban Begal
Indonesia
Kasus Terapis Remaja yang Tewas, Polisi Selidiki Dugaan Anak di Bawah Umur Lain yang Jadi Korban
Polisi akan mendalami alur perekrutan korban yang masih di bawah umur sehingga dipekerjakan sebagai terapis.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus Terapis Remaja yang Tewas, Polisi Selidiki Dugaan Anak di Bawah Umur Lain yang Jadi Korban
Indonesia
KA Serayu Dilempar Batu hingga Sejumlah Kaca Pecah, tak Ada Korban Luka
KA Serayu dilempar batu hingga menyebabkan sejumlah kaca pecah. Untungnya, tak ada korban luka akibat kejadian tersebut.
Soffi Amira - Sabtu, 20 September 2025
KA Serayu Dilempar Batu hingga Sejumlah Kaca Pecah, tak Ada Korban Luka
Indonesia
Aksi Begal di Cengkareng, Korban Diancam Ditusuk Pedang hingga Serahkan Motor
Polisi dari Unit Reskrim Polsek Metro Cengkareng sedang melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 18 Desember 2024
Aksi Begal di Cengkareng, Korban Diancam Ditusuk Pedang hingga Serahkan Motor
Bagikan