Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Banjir

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 27 November 2015
Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Banjir

Polda Metro Jaya menggelar Apel Siaga Banjir yang dipimpin Kapolda Irjen Pol Tito Karnavian, Jumat (27/11)(Foto: Twitter @TMCPoldaMetro

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Memasuki bulan Desember, ibu kota Jakarta selalu siaga banjir. Setiap kali banjir selalu menyebabkan kemacetan dan gangguan lalu lintas. Menghadapi kondisi tersebut, Polda Metro Jaya melakukan Apel Siaga Banjir. Apel tersebut selalu mempersiapkan para personel kepolisian juga sekaligus memberikan arahan kepada jajaran Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) dalam penanganan banjir ketika musim hujan tiba.

Kepola Kepolisoan Daerah Metro Jaya, Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan tingkat kemacetan Jakarta adalah yang terparah di dunia, apa lagi, ditambah dengan genangan air saat hujan.

"Oleh karena itu, saya menugaskan kepada Dirlantas untuk membuat penangan kemacetan Lalu Lintas akibat hujan," ujar Tito Karnavian di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/11).

Menurut Tito, dalam mengatasi banjir perlu adanya sinergisitas dari berbagai eleman, seperti kepolisian, Polda, dan Polres yang akan ikut membantu. Sementara dari instansi lainnya, seperti Pemerintah Daerah (Pemda), Dinas Perhubungan dan Transportasi, Satpol PP, Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ), Kodam Jaya, Kodim Jaya, Koramil, dan lainnya.

Mantan Kapolda Papua ini pun menuturkan jika Pemprov DKI Jakarta harus melakukan langkah konseptual, seperti di Kampung Pulo, Jakarta Timur, namun belum selesai masih terjadi banjir.

"Oleh karena itu, karena problem rutin seharusnya dibuat antisipasi baik. Caranya gimana? Dibentuk satgas," paparnya.

Salah satu posko Banjir Polda Metro Jaya di wilayah Polres Jakarta Timur (Foto: Twitter 
@TMCPoldaMetro)

Menurutnya, dalam pembentukan Satuan Tugas (Satgas) itu dimulai dari Kodam Jaya, BNPB, masyarakat dan jajaran Polda. Sehingga semuanya memiliki bagiannya masing-masing.

Bukan hanya itu saja, kata Tito, pihaknya akan mendirikan posko-posko pada lokasi, guna membantuan terhadap penanggulangan bencana itu sendiri, hal ini untuk menghindari jangan sampai terjadi kesannya mendadak. Sebab saat ini ada kesan mendadak lantaran tidak ada konsep.

"Saya harap sebelum Januari sudah jadi, Desember ini harus jadi, " tegasnya.

Untuk di ketahui bahwa, poskoh yang akan didirikan oleh pihak Polda Metro Jaya nanti diantaranya, daerah Kelapa Gading, Simpang Grogol, Kampung Pulo dan sebagainya. Posko waspada banjir itu, seperti posko kesehatan.(gms)

Baca Juga:

  1. Sanusi Ajak Warga Tuntut Pemprov DKI Jika Celaka Akibat Banjir
  2. Jakarta Sudah Pasrah Diterjang Banjir
  3. Hujan di Depok dan Bogor Bikin Jakarta Banjir
  4. Dinkes Jatinegara Kirim Tim Pemantau Antisipasi Banjir
  5. Hujan Guyur Jakarta, Banjir di Mana-mana

 

 

#Banjir Jakarta #Irjen Tito Karnavian #Polda Metro Jaya #Posko Banjir #Antisipasi Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ternyata Bukan Cuma PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Semua Masih Ditelaah
Selain PWI, MIO Indonesia juga melaporkan dugaan penghinaan profesi wartawan yang dilakukan Hotman Paris. Polisi masih verifikasi berkas dan barang bukti.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Ternyata Bukan Cuma PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Semua Masih Ditelaah
Indonesia
Laporan PWI Diterima, Polda Pastikan Proses Hukum Hotman Paris Transparan
Polda Metro Jaya menerima laporan PWI terhadap Hotman Paris atas dugaan penghinaan profesi wartawan. Polisi pastikan proses hukum berjalan profesional dan transparan.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Laporan PWI Diterima, Polda Pastikan Proses Hukum Hotman Paris Transparan
Indonesia
Marak Penipuan Penyidikan Online, Polda Metro Jaya: Jangan Panik, Abaikan Instruksi!
Polda Metro Jaya imbau masyarakat waspada modus penipuan penyidikan online via Google Meet. Polisi tegaskan tidak pernah lakukan pemeriksaan virtual.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Marak Penipuan Penyidikan Online, Polda Metro Jaya: Jangan Panik, Abaikan Instruksi!
Indonesia
Tes Barbuk 74 Kg Emas dan USD Kasus Eks Jampidsus Hasilnya Asli, SGD Masih Konfirmasi
Tim Gabungan Polri dan Polda Metro Jaya menyerahkan barang bukti kasus eks Jampidsus ke Kejagung. Hasil uji menunjukkan emas 74 kg dan USD asli, sementara konfirmasi dolar Singapura masih menunggu.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Tes Barbuk 74 Kg Emas dan USD Kasus Eks Jampidsus Hasilnya Asli, SGD Masih Konfirmasi
Indonesia
Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung, Barang Bukti 74 Kg Emas dan Uang Rp 536 Miliar Ikut Diserahkan
Polisi melimpahkan Don Ritto ke Kejagung. Barang bukti 74 kg emas dan uang Rp 536 miliar ikut diserahkan.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung, Barang Bukti 74 Kg Emas dan Uang Rp 536 Miliar Ikut Diserahkan
Indonesia
Polri Gandeng FBI dan Secret Service AS Usut Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Polisi menggandeng FBI dan Secret Service AS untuk mengusut kasus korupsi Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polri Gandeng FBI dan Secret Service AS Usut Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Indonesia
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Polisi menangkap MY (34), pria yang diduga mengirim ancaman bom ke SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa. Pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena iseng.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Indonesia
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Warga agar tidak turut menyebarkan informasi yang belum dapat diverifikasi kebenarannya guna mencegah timbulnya keresahan di ruang publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Indonesia
Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Luar Negeri
Pencegahan dilakukan berdasarkan permohonan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melalui surat tertanggal 11 Juli 2026.
Frengky Aruan - Senin, 13 Juli 2026
Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Luar Negeri
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Bagikan