Polda Ajak Perwakilan GNPF MUI Temui Pimpinan MA
FUI saat Aksi 212 jilid dua. (MP/Dery Ridwansah)
Pihak Polda Metro Jaya menawarkan solusi kepada perwakilan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI untuk menemui pimpinan Mahkamah Agung (MA) untuk menyampaikan tuntutan daripada turun di jalanan.
"Kami mengharapkan tidak ada yang turun ke jalanan atau long march karena bisa mengganggu ketertiban umum," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Kamis (4/5).
Argo mengatakan bahwa aksi massa dalam jumlah banyak dapat menimbulkan gangguan keamanan, seperti menghambat orang sakit atau wanita hamil yang hendak menuju rumah sakit.
"Daripada melakukan aksi lebih baik perwakilan GNPF MUI menyampaikan aspirasi langsung kepada pimpinan MA.
Argo mengakui, Polda Metro Jaya telah menerima pemberitahuan rencana GNPF MUI menggelar long march usai salat Jumat di Masjid Istiqlal menuju gedung MA pada Jumat (5/5).
Polda Metro Jaya menyiapkan 15.000 personel gabungan dari TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengamankan aksi massa yang diperkirakan berjumlah 10.000 orang itu.
Elemen keagamaan menyampaikan tuntutan agar majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjaga independensi dalam memutus perkara terdakwa penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara akan menggelar sidang vonis terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama yang menjadi terdakwa penodaan agama pada 9 Mei 2017.
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan Oknum Polisi yang Diduga Main Tangkap Pedagang Es Jadul di Kemayoran
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Pandji Pragiwaksono Sindir Ibadah Salat di 'Mens Rea', Novel Bamukmin Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Laporan terhadap 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono Menumpuk, Polisi belum Lakukan Pemanggilan karena masih Prioritaska Periksa Ahli dan Saksi
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024
Marak Pejahat Bersenjata Api di Wilayah Polda Metro, Ternyata Banyak Dijual Online
Rocky Gerung Hingga Profesor Pencetus UU ITE Bakal Diseret ke Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dapat SP3 dari Polda Metro Jaya, Roy Suryo Langsung Curiga