Polaris Dawn dari SpaceX Akhirnya Meluncur
SpaceX luncurkan misi spacewalk komersial perdana, Polaris Dawn.(foto: Instagram @spaceX)
MERAHPUTIH.COM - MISI Polaris Dawn yang disebut sebagai penerbangan antariksa berawak komersial perdana resmi meluncur pada Selasa (10/9). Polaris Dawn, menurut SpaceX, akan melibatkan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activities/EVA) atau spacewalk komersial pertama.
Wahana antariksa Dragon membawa empat astronaut dari kalangan warga sipil. Wahana itu lepas landas pada Selasa pukul 05.23 Eastern Time (atau 16.23 WIB) dari Kennedy Space Center milik NASA di Florida, Amerika Serikat.
Misi bernama Polaris Dawn itu mengangkut empat kru, yakni pilot misi Kidd Poteet, spesialis misi Sarah Gillis, serta spesialis misi sekaligus staf medis Anna Menon.
Seperti dilansir Reuters, misi lima hari ini akan menguji desain pakaian antariksa baru yang digunakan untuk melakukan spiacewalk. Wahana tersebut mencapai orbit sekitar sembilan setengah menit kemudian. Kru Dragon terpisah dari batang penyangga tiga menit setelah itu, dengan kamera di dalam pesawat yang memperlihatkan pemandangan kapsul nan spektakuler di atas Bumi yang disinari matahari.
"Saat kamu menatap Bintang Utara, ingatlah bahwa keberanianmu menerangi peta bagi penjelajah masa depan," kata Direktur Peluncuran SpaceX Frank Messina kepada kru melalui radio, dikutip Reuters, Rabu (11/9).
Ini merupakan misi pribadi kelima, dan yang paling berisiko sejauh ini, bagi kru Dragon. Wahana antariksa itu pada akhirnya akan memasuki orbit berbentuk oval, melewati Bumi sejauh 190 km dan sejauh 1.400 km. Itu merupakan jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia sejak berakhirnya program bulan Apollo AS pada 1972.
Baca juga:
SpaceX Luncurkan Polaris Dawn, Misi Spacewalk Komersial Perdana
Polaris Dawn merupakan misi penerbangan antariksa berawak ke-14 dari wahana antariksa Dragon milik SpaceX. Pendiri SpaceX Elon Musk mengatakan destinasi misi tersebut berada di ketinggian yang tiga kali lebih tinggi daripada Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS), titik terjauh yang pernah dicapai manusia dari Bumi dalam lebih dari setengah abad.
Para kru mempersiapkan spacewalk komersial pertama yang dijadwalkan akan dilakukan pada Kamis (12/9). Mereka juga akan melakukan praktik sains dalam misi ke orbit selama beberapa hari, termasuk riset kinerja manusia dan kesehatan yang penting untuk Program Penelitian Manusia NASA.
Penelitian tersebut akan membantu para ilmuwan NASA untuk lebih memahami pengaruh paparan kondisi luar angkasa pada tubuh manusia. Menurut NASA, para kru akan menguji pendekatan medis dan teknologi baru terkait kapabilitas telemedisin, mengumpulkan data terkait dengan mabuk perjalanan antariksa, serta mengenali dengan lebih baik risiko cedera yang berkaitan dengan penerbangan.
SpaceX berencana meluncurkan misi Polaris Dawn pada bulan. Namun, terjadi penundaan beberapa jam sebelum lepas landas karena kebocoran helium kecil pada peralatan darat di landasan peluncuran SpaceX.(*)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
Populasi Serangga Terancam Alterasi Pola El Nino yang Dipicu Perubahan Iklim
Arkeolog Temukan Bukti Penyintas Letusan Gunung Vesuvius Kembali Tinggal di Reruntuhan Pompeii