PM Israel Sampaikan Terimakasih kepada Amerika setelah Veto di DK PBB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama istrinya Sara. (Instagram/b.netanyahu)
MerahPutih.com - Israel bereaksi usai Amerika melakukan veto setelah kalah dalam voting di Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) soal Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Sebanyak 14 dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB menolak pengakuan status Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji Duta Besar Amerika untuk PBB Nikki Haley karena melakukan veto. Pujian Netanyahu kepada Duta Besar Amerika untuk PBB Nikki Haley disampaikan melalui Twitter.
"Terimakasih Duta Besar Haley. Pada perayaan Hanukkah, Anda berbicara seperti Maccabi sejati. Anda menyalakan lilin. Anda menghapus kegelapan. Satu mengalahkan banyak. Kejujuran mengalahkan kebohongan. Terimakasih Presiden Trump, terimakasih Nikki Haley," kata Netanyahu
Seperti diketahui, 14 dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB 'mengeroyok' Amerika Serikat dengan mendukung draft resolusi penolakan pengakuan status Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Namun, usaha tersebut sia-sia karena Amerika menggunakan hak veto-nya untuk draft resolusi tersebut.
Turki menyesalkan penggunaan veto oleh Amerika Serikat. Tak hanya itu, Turki juga menyebut Amerika Serikat telah kehilangan obyektivitasnya soal Yerusalem. (*)
Baca juga berita terkait lainnya di: Erdogan Sebut Amerika Kehilangan Obyektivitas Usai Memveto Resolusi Yerusalem di DK PBB
Bagikan
Berita Terkait
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata