Headline

PKS Tolak Mentah-Mentah Usulan Wagub DKI Dibahas Usai Pilpres 2019

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 08 Januari 2019
PKS Tolak Mentah-Mentah Usulan Wagub DKI Dibahas Usai Pilpres 2019

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wacana pembahasan posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta dilakukan seusai Pilpres 2019 ditolak mentah-mentah oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Alasannya, jabatan Wagub DKI mendesak untuk diisi.

Selain itu, ketidaksetujuan PKS atas opsi tersebut dilatari kesepakatan antara PKS dan Gerindra yang menyebutkan kursi yang ditinggalkan Sandiaga Uno paling telat bulan Januari sudah ditempati pejabat baru.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menegaskan bahwa partai pengusung Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu menginginkan penyelesaian DKI 2 bulan Januari ini.

Sikap PKS tersebut sejalan dengan keinginan DPD Gerindra DKI Jakarta yang menargetkan jabatan Wagub DKI Jakarta akan segera terisi pada tanggal 25 Januari nanti.

Pertemuan PKS dan Gerindra DKI Jakarta
Pertemuan pengurus DPD Partai Gerindra DKI Jakarta dan DPW PKS DKI Jakarta di kantor DPD Gerindra DKI, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (5/11) sore. Foto: MP/Asropih

"Kalau kita maunya lebih cepat itu kan PKS dan Gerindra," kata Suhaimi saat dikonfirmasi, Selasa (8/1).

Karena menurut dia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus secepatnya memiliki pendamping, agar roda pemerintahan DKI Jakarta berjalan dengan baik.

"Iya, kalau kita maunya sebelum Pilpres. Karena itu kebutuhan pemerintah, harus adanya Wagub," jelasnya.

Sebelumnya, ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo mengaku sudah mengirimkan surat undangan acara pertemuan pembahasan mekanisme fit and proper test ke Gerindra pada Senin 7 Januari 2019 kemarin.

"Isinya pertama mengundang silaturahmi dan rapat koordinasi rencana fit and proper. Undangan silaturahminya itu Rabu,9 Januari 2019," kata Syakir kepada awak media, Selasa (8/1).

Seperti diketahui, PKS telah menyerahkan tiga nama kandidat cawagub DKI Jakarta ke Gerindra.

Ketiga nama itu adalah Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi, mantan Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu, dan Sekretaris Umum DPW PKS DKI Agung Yulianto.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ini Ramalan Cuaca Yogyakarta Saat Imlek Menurut BMKG

#Wakil Gubernur DKI Jakarta #PKS #Partai Gerindra #Sandiaga Uno
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Baik pilkada langsung maupun tidak langsung sama-sama memiliki dasar konstitusional dan dinilai demokratis. ?
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Indonesia
Wagub Rano Karno Jawab Ketidakpuasan soal UMP DKI Jakarta
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno memberi tanggapan soal ketidakpuasan kalangan tertentu soal besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026.
Frengky Aruan - Minggu, 28 Desember 2025
Wagub Rano Karno Jawab Ketidakpuasan soal UMP DKI Jakarta
Indonesia
Nasibnya di Ujung Tanduk, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Terancam Dipecat Gerindra
Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, terancam dipecat Gerindra. Hal itu setelah ia memutuskan berangkat umrah saat wilayahnya dilanda bencana.
Soffi Amira - Selasa, 09 Desember 2025
Nasibnya di Ujung Tanduk, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Terancam Dipecat Gerindra
Indonesia
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Sugiono menjelaskan bahwa pemberhentian Mirwan dari struktur partai dilakukan setelah DPP Gerindra menerima laporan terperinci
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 06 Desember 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Indonesia
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Marsinah mendapat gelar pahlawan nasional. Sekretaris Bidang Ketenagakerjaan DPP PKS, Muhammad Rusli menilai, negara mulai menghargai buruh.
Soffi Amira - Selasa, 11 November 2025
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Indonesia
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Ia juga menekankan pentingnya amanat Pasal 33 UUD 45 dan perlunya pemimpin sejati memahami arah bangsa
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Indonesia
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya
Soeripto juga terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada periode 2004-2009.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 November 2025
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya
Indonesia
Budi Arie Mau Gabung Gerindra? Ahmad Muzani Bocorkan Syarat 'Gak Ribet' Jadi Anak Buah Prabowo
Ketua Dewan Kehormatan Gerindra Ahmad Muzani menyambut terbuka minat Budi Arie Projo bergabung.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 November 2025
Budi Arie Mau Gabung Gerindra? Ahmad Muzani Bocorkan Syarat 'Gak Ribet' Jadi Anak Buah Prabowo
Indonesia
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Al Muzzammil berpesan kepada para kader PKS untuk menjadi negarawan sejati yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 November 2025
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Indonesia
PKS Solo Kukuhkan Pengurus, Serukan Koalisi Beretika dan Bermartabat
Perjalanan panjang PKS Solo yang telah menjadi bagian penting dalam pembangunan demokrasi dan pelayanan masyarakat sejak masa reformasi akan tetap dipertahankan.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
PKS Solo Kukuhkan Pengurus, Serukan Koalisi Beretika dan Bermartabat
Bagikan