PKS Kesal Gerindra Malah ke Semarang Ketimbang Bahas Cawagub DKI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 11 Desember 2018
PKS Kesal Gerindra Malah ke Semarang Ketimbang Bahas Cawagub DKI

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga saat ini belum juga menyodorkan nama calon kandidat Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.

PKS sampai sekarang masih menunggu Gerindra untuk pembahasan orang nomor dua di DKI Jakarta itu yang dianggap sebagai langkah pertama.

Namun, Gerindra meminta izin kepada PKS untuk menunda rapat pertemuan di Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta pada Selasa 4 Desember lalu karena pengurus Gerindra di DPRD DKI Jakarta sedang menjalani Bimbingan Teknis (Bimtek) di kota Semarang, Jawa Tengah.

"Langkah pertamanya aja diserimpet," Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, dengan dengan kesal, saat dihubungi wartawan, Senin (11/12).

Suhaimi berharap, dalam waktu dekat ada pertemuan dengan Gerindra guna membahas Wagub DKI. Namun Gerindra belum dapat memberikan konfirmasi kapan pertemuan akan dilaksanakan.

Pertemuan pengurus DPD Partai Gerindra DKI Jakarta dan DPW PKS DKI Jakarta di kantor DPD Gerindra DKI, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (5/11) sore. Foto: MP/Asropih

Pembatalan rencana pertemuan PKS-Gerindra pada 4 Desember itu dibenarkan oleh Anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Syarif.

"Kita lagi di Semarang, bimtek, saya sudah komunikasi dengan Pak Syakir, ditunda minggu depan" kata Syarif saat dihubungi wartawan, Senin (3/12).

Menurut dia, agenda pertemuan bakal membicarakan kerangka kerja dari masing-masing tim uji kepatutan dan kelayakan. Lebih lanjut, Syarif mengaku, partainya telah mengetahui bila PKS selalu mempersoalkan tim seleksi uji DKI 2, yang nantinya calon yang diajukan lolos atau tidak.

“Ya kan kita belum pernah ketemu membahas kembali. Kalau ada perbedaan pendapat ya wajar saja lah, nanti kita sinkronkan lagi, diharmonisasi lagi dalam satu kesempatan pertemuan nanti," ungkapnya. (asp)

#Gerindra #PKS #Wakil Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Akui Istana Kebobolan dalam Kasus Penyadapan Prabowo
Menurut Sugiono, tindakan tersebut merupakan persoalan serius yang perlu diusut tuntas.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Gerindra Akui Istana Kebobolan dalam Kasus Penyadapan Prabowo
Indonesia
Politkus PKS Minta Pemerintah Bebaskan Pajak Pembalut, Tegaskan sebagai Kebutuhan Dasar Perempuan
Kebijakan perpajakan terhadap pembalut perlu mempertimbangkan aspek keadilan, kesehatan, serta kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Politkus PKS Minta Pemerintah Bebaskan Pajak Pembalut, Tegaskan sebagai Kebutuhan Dasar Perempuan
Indonesia
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Tiga anggota DPRD Jatim resmi dipecat Partai Gerindra usai terciduk pesta narkoba di sebuah hotel di Surabaya. Cek kronologi dan fakta lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui proses pidana, tetapi juga harus menyasar izin usaha dan kewajiban pemulihan lingkungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Indonesia
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Mendesak penegakan hukum dilakukan hingga tuntas dengan menjatuhkan hukuman maksimal kepada pihak yang terbukti bersalah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Indonesia
Presiden PKS Instruksikan Pejabat Partai Sisihkan Gaji untuk Bantu Korban Karhutla
Almuzzammil Yusuf menginstruksikan pejabat partai menyisihkan gaji untuk korban karhutla, menyiapkan layanan kesehatan darurat, dan mendesak penegakan hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Presiden PKS Instruksikan Pejabat Partai Sisihkan Gaji untuk Bantu Korban Karhutla
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Bagikan