PKB Klaim Cak Imin Lebih Unggul dari Nama-nama Cawapres Ganjar Lainnya
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid. ANTARA/HO-Humas MPR RI
MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani merilis lima nama potensial bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin masuk di dalam lima jajaran nama itu.
Merespons itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan pihaknya mempertimbangkan pernyataan yang disampaikan Puan. Namun, di sisi lain PKB juga tetap menghormati piagam koalisi yang telah disepakati bersama Partai Gerindra.
Baca Juga:
PKB Ancam Cabut Dukungan Jika Prabowo Kepincut Erick Thohir
Jazilul mengakui partainya merasa tersanjung ketika Puan menyebut nama Cak Imin sebagai salah satu kandidat bacawapres pendamping Ganjar.
"Karena yang menyebut ini ibaratnya sultan (Puan Maharani), (partai) pemenang pemilu, tentu jawabannya kita pasti meleleh kalau digoda ini. Tapi kita harus tahu diri dan posisi," kata Jazilul kepada wartawan, Selasa (25/7).
Lebih lanjut Jazilul menyebut Cak Imin memiliki rekam jejak politik yang lebih unggul dibandingkan kandidat lainnya. Adapun bacawapres lainnya itu, yakni Sandiaga Uno, Erick Thohir, Andika Perkasa, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Kalau dihitung dari 5 nama yang disebut Mba Puan, rekam jejaknya tidak ada yang mengalahkan Pak Muhaimin. Meskipun kami meleleh, tapi kami sadar diri dan menghormati, termasuk mengukur apa yang sudah dilakukan bersama Gerindra," ucapnya.
Jazilul mengartikan pernyataan Puan bukan sebuah harapan palsu. Sebab, Cak Imin dan Puan memiliki kedekatan yang sangat akrab.
Baca Juga:
"Saya yakin itu bukan PHP apalagi main-main. Pertama, Mba Puan bukan orang yang suka main-main dan punya integritas,” tutur Jazilul.
"Kedua, Mba Puan hubungan dengan Pak Muhaimin sangat akrab dan seperti disampaikan sendiri sudah seperti saudara. Kalau ada saudara ngapain pilih yang lain?,” sambungnya.
Jazilul menuturkan masuknya nama Cak Imin sebagai bacawapres Ganjar juga tak bisa dilepaskan dari sejarah hubungan baik yang telah dibangun PKB dan PDIP.
Sedangkan, lanjut dia, PKB baru membangun koalisi bersama Gerindra ketika menjelang Pilpres 2024. Tetapi, PKB berkomitmen menghormati kerja sama politik dengan partai besutan Prabowo Subianto.
"Sejarah bersama PDIP itu sangat lengket. Kalau dengan Gerindra, PKB baru kali ini berkoalisi. Namun, meski teman baru, PKB punya fatsun dan etika membangun kerja sama selama ini dengan siapapun," kata Jazilul. (Pon)
Baca Juga:
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
PKB Dukung Prabowo Gabung Board of Peace, Tegaskan Komitmen Bela Palestina
PKB Kenalkan Seluruh Pengurus Daerah ke Presiden Prabowo di Istana
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
DPR Desak Reformasi Pasar Saham, Free Float 15 Persen Jadi Kunci Jaga Kepercayaan Investor
PDIP Dorong Anggaran MBG Diefisiensikan untuk Dana Darurat Bencana di Daerah
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
PKB Tolak Reposisi Polri ke Kementerian: Ini Langkah Mundur Reformasi
Legislator PKB: Gaji Guru Honorer Tak Manusiawi, Negara Lakukan Pelanggaran HAM