PKB Janji Bikin Romantis di Ajang Harlah Ke-26

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juli 2024
PKB Janji Bikin Romantis di Ajang Harlah Ke-26

Ketua Panitia Hari Lahir (Harlah) Ke-26 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurizal. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hari Lahir (Harlah) Ke-26 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar peringatan ari lahir di JCC, Jakarta, Selasa (23/7).

Peringatan harlah, akan diawali dengan mukernas yang salah satu agendanya membahas rancangan peraturan partai.

Ketua Pelaksana Harlah Cucun Ahmad Syamsurizal mengungkapkan, Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih Prabowo Subianto tidak dapat menghadiri acara yang diadakan partainya (23/7).

"Kami sudah komunikasi, kami sudah sampaikan dari awal, cuma kan beliau-beliau kan sudah terjadwal ya. Prabowo ke luar negeri, Jokowi agendanya sudah penuh Hari Anak Nasional," kata Cucun di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (22/7).

Baca juga:

PKB Resmi Usung Dadang Supriatna-Ali Syakieb di Pilkada Kabupaten Bandung

Ia menyebut Harlah Ke-26 PKB akan dihadiri oleh ketua umum partai politik peserta Pemilu 2024.

"Di Harlah ini kami undang semua ketua umum partai karena pasca-pileg ini kan pasti kemarin ada gesekan semua antarpartai berebut suara. Nah kami bikin romantis di ajang Harlah Ke-26 PKB dengan Maliq & D'essentials dan Happy Asmara," ujarnya.

"Kami akan mulai lagi di periode baru untuk kepengurusan-kepengurusan, fraksi-fraksi. Ini kami akan sedikit banyak ada revisi-revisi mengenai bagaimana tata kelola fraksi dari mulai DPR RI sampai DPRD tingkat kabupaten," jelasnya.

Ia menjelaskan, Harlah Ke-26 PKB akan menjadi momentum merilekskan diri sebelum menghadapi Pilkada 2024.

"Sebentar lagi kami akan menghadapi pilkada. Sebelum tarung pilkada, kami rileks sedikit. Semua kader dikumpulkan dan hiburan," katanya. (*)

#PKB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cak Imin Berikan Bantuan Uang Tunai dan Pangan ke Relawan Karhutla Kalsel
Bantuan diberikan di sela peresmian Kantor Dewan Pengurus Wilayah PKB Kalimantan Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Cak Imin Berikan Bantuan Uang Tunai dan Pangan ke Relawan Karhutla Kalsel
Indonesia
Cak Imin Perintahkan Relawan PKB Turun Beri Bantuan Tangani Karhutla
Para relawan PKB telah mendistribusikan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak karhutla, seperti masker dan perlengkapan pendukung evakuasi lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Cak Imin Perintahkan Relawan PKB Turun Beri Bantuan Tangani Karhutla
Indonesia
PKB Sebut Parliamentary Threshold 6 Persen Sudah Ideal
PT enam persen merupakan titik keseimbangan antara kebutuhan penyederhanaan sistem kepartaian di DPR dan kewajiban mempertahankan proporsionalitas representasi politik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
PKB Sebut  Parliamentary Threshold 6 Persen Sudah Ideal
Indonesia
PKB Dukung Batas Parlemen 5 Persen, Jaga Proporsionalitas Keterwakilan Politik
Di atas kertas, angka 5 persen diprediksikan akan menghasilkan tujuh sampai delapan partai politik di parlemen, tidak jauh berbeda saat penerapan PT 4 persen seperti Pemilu 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PKB Dukung Batas Parlemen 5 Persen, Jaga Proporsionalitas Keterwakilan Politik
Indonesia
PKB Sentil Menhut Raja Juli: Karhutla tak Cukup Ditangani dengan Pemadaman
PKB menyoroti Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. Ia diminta tak hanya cosplay damkar, tetapi ikut melakukan pembenahan.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
PKB Sentil Menhut Raja Juli: Karhutla tak Cukup Ditangani dengan Pemadaman
Indonesia
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja yang dinilai tepat mengisi posisi menteri, termasuk apabila terdapat jabatan yang kosong.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Indonesia
Komisi II DPR Minta Penaikan Gaji Kepala Daerah Dikaji Matang dan Berbasis Kinerja
Kebijakan tersebut harus diiringi dengan indikator kinerja yang jelas dan terukur sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Komisi II DPR Minta Penaikan Gaji Kepala Daerah Dikaji Matang dan Berbasis Kinerja
Indonesia
Kader PKB Pakai Kaus Prabowonomics, Presiden Prabowo: tidak Pantas Saudara Pakai Nama Saya
Ia merasa bahagia karena Ijtima Ulama PKB secara tegas menyatakan dukungan terhadap arah pembangunan ekonomi yang tengah dijalankan pemerintah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kader PKB Pakai Kaus Prabowonomics, Presiden Prabowo: tidak Pantas Saudara Pakai Nama Saya
Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah tidak Antikritik, tetapi bukan Fitnah
Pemerintah memahami bahwa kritik memiliki fungsi untuk mengoreksi jalannya pemerintahan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah tidak Antikritik, tetapi bukan Fitnah
Indonesia
Presiden Prabowo Terharu Ijtima Ulama PKB Dukung Arah Baru Ekonomi Indonesia
Gagasan ekonomi yang dijalankan pemerintah bukanlah pemikiran baru ataupun milik pribadi, melainkan berlandaskan amanat konstitusi Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Presiden Prabowo Terharu Ijtima Ulama PKB Dukung Arah Baru Ekonomi Indonesia
Bagikan