PKB Dorong Pemerintah Naikkan Anggaran Pendidikan Pesantren
Ilustrasi - Santri Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. ANTARA Jatim/ istimewa
MerahPutih.com - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Jazilul Fawaid meminta pemerintah untuk menaikkan anggaran pesantren. Selama ini, kata dia, anggaran untuk pesantren masih sangat minim dibanding lembaga pendidikan lainnya.
"Anggaran sangat penting bagi pesantren. Maka, kami meminta untuk meningkatkan anggaran pesantren, sehingga pesantren bisa semakin berkembang," kata Gus Jazil, sapaan akrabnya, saat menghadiri acara International Conference on the Transformation of Pesantren (ICTP) di Hotel Sahid Jakarta, Kamis (26/6).
Gus Jazil juga menekankan pentingnya pelaksanaan UU Pesantren. Menurutnya, pemerintah harus membuat aturan turunan dari UU Pesantren. Sebab, tanpa peraturan turunan, maka UU Pesantren tidak bisa dilaksanakan.
Baca juga:
Siap Siap Nih! Pemerintah Bakal Razia Pesantren Ilegal, Eksploitatif dan Palsu
Petinggi PKB itu juga mendorong pesantren untuk membangun jejaring dengan dunia sains dan teknologi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Pesantren dituntut untuk semakin mendunia dan siap menghadapi tantangan zaman.
"Pesantren harus melakukan transformasi. Tidak hanya mengurusi agama dan umat, tapi pesantren juga harus ngurusi sains, teknologi, matematika, sehingga pesantren bisa mengikuti arus dunia global," ucapnya.
Menurutnya, apa yang dihadapi pesantren saat ini berbeda dengan apa yang dihadapi ketika pesantren awal didirikan. Saat ini pesantren harus mengikuti perkembangan, kerja sama, dan berkolaborasi dengan dunia global.
Baca juga:
Orientasi Pendidikan Pondok Pesantren Harus Digeser, Zaman Sudah Berubah!
"Pesantren harus memiliki jejaring dengan dunia sains dan teknologi, baik di dalam negeri maupun luar negeri," tandas Wakil Ketua Umum DPP PKB itu. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Gus Yusuf Tetap Mundur dari PKB Meski Dilarang Cak Imin, Mau Fokus ke Pesantren
Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Tragedi Siswa SD di NTT, Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
PKB Dukung Prabowo Gabung Board of Peace, Tegaskan Komitmen Bela Palestina
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan