Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai 7 September Imbas Sebaran Abu Vulkanis Anak Krakatau

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai 7 September Imbas Sebaran Abu Vulkanis Anak Krakatau

Ilustrasi (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan resmi menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi satuan pendidikan di Jakarta. Kebijakan tersebut mulai berlaku Senin, 7 September 2026.

Penerapan PJJ dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi paparan abu vulkanis akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang sebarannya mencapai Jakarta dan sejumlah wilayah di sekitarnya.

Mengutip laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kebijakan ini ditujukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan di tengah kondisi sebaran abu vulkanis.

Baca juga:

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, Ini Langkah yang Diminta Pramono kepada Warga

PJJ Berlaku untuk Berbagai Jenjang Pendidikan

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 91/SE/2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Abu Vulkanis yang diterbitkan pada 5 September 2026.

PJJ berlaku bagi berbagai jenjang satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SKB/PKBM, SLB, SD, SMP, SMA, hingga SMK. Kebijakan tersebut diterapkan baik pada satuan pendidikan negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan penerapan PJJ bukan berarti kegiatan belajar mengajar dihentikan.

Proses pendidikan tetap berjalan, tetapi untuk sementara dilaksanakan dari rumah dengan menyesuaikan kondisi yang sedang berlangsung.

Kami ingin memastikan anak-anak tetap belajar dalam suasana yang aman dan nyaman. Karena itu, untuk sementara pembelajaran dilakukan dari rumah. Orang tua tidak perlu panik, karena proses pembelajaran tetap berjalan,

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana.

Antisipasi Paparan Abu Vulkanis

Langkah tersebut diambil setelah sebaran abu vulkanis Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.

Abu hasil erupsi gunung api dapat terbawa angin dan terdiri atas partikel-partikel sangat kecil yang berpotensi terhirup serta mengganggu kesehatan.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta memilih langkah pencegahan dengan membatasi aktivitas warga sekolah di luar ruangan. PJJ menjadi salah satu cara agar kegiatan pendidikan tetap berlangsung tanpa mengabaikan faktor keselamatan.

Baca juga:

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Sekolah Diminta Dampingi Siswa

Nahdiana menegaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama dalam penerapan kebijakan tersebut.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan seluruh satuan pendidikan untuk memastikan pelaksanaan pembelajaran dari rumah dapat berjalan dengan baik.

Sekolah diharapkan tetap melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap proses belajar para siswa. Orang tua juga diimbau ikut mendampingi anak selama mengikuti kegiatan pembelajaran dari rumah.

“Kami ingin memastikan anak-anak tetap belajar dalam suasana yang aman dan nyaman,” ujar Nahdiana.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk memantau perkembangan kondisi udara serta informasi resmi mengenai sebaran abu vulkanis.

Kebijakan pembelajaran tersebut nantinya akan dievaluasi sesuai dengan perkembangan situasi.

Baca juga:

Jangan Asal Disapu! Abu Vulkanik Bisa Rusak Rumah, Ini Cara Membersihkannya

Warga Diminta Ikuti Informasi Resmi

Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Orang tua, peserta didik, dan seluruh warga sekolah juga diminta mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi pemerintah.

Penerapan PJJ menjadi bagian dari langkah antisipatif Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau. Meski kegiatan belajar sementara dipindahkan ke rumah, proses pendidikan diharapkan tetap berjalan dengan kesehatan dan keselamatan warga sekolah sebagai prioritas. (Far)

#Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) #Pemprov DKI Jakarta #Gunung Anak Krakatau #Abu Vulkanik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mulai 2027, Pencari Kerja di Jakarta Bisa Naik Transjakarta hingga MRT Gratis
Pramono Anung menyatakan transportasi umum di Jakarta, termasuk Transjakarta, MRT, LRT, dan Mikrotrans, akan gratis bagi pencari kerja mulai 1 Januari 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Mulai 2027, Pencari Kerja di Jakarta Bisa Naik Transjakarta hingga MRT Gratis
Indonesia
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta pada triwulan III 2026, naik 10,8 persen dibandingkan 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Gunung Anak Krakatau erupsi 31 kali pada 5-9 Oktober 2026, dengan 26 letusan dalam sehari. Status masih Siaga, radius 5 km wajib dihindari.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Indonesia
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Mulai 12 Oktober 2026, pembayaran MRT Jakarta terintegrasi JakLingko. Simak daftar kartu yang bisa digunakan, cara tapping, dan tarif integrasi Rp10.000.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Pemprov DKI Jakarta mempercepat proyek jalan tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung. Jalan ini ditargetkan seleai 2027.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar 2029
Skor GCG PAM Jaya kini naik menjadi 87,099 dengan prediksi sangat baik pada 2025. Target layanan air pun dikejar pada 2029.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar  2029
Bagikan