Pj Heru Budi bersama Menkes Luncurkan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 06 Agustus 2024
Pj Heru Budi bersama Menkes Luncurkan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dan Menkes Budi Budi Gunadi Sadikin. (foto: Pemprov DKI Jakarta).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meluncurkan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) dan meresmikan dua puskesmas baru, yaitu Puskesmas Tebet dan Pasar Minggu. Acara ini digelar di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (6/8).

Sebanyak 44 puskesmas yang tersebar di enam wilayah DKI Jakarta telah menerapkan pelayanan kesehatan primer yang terintegrasi. Diharapkan, dengan adanya ILP dan dua puskesmas baru tersebut, pelayanan kesehatan masyarakat dapat semakin terpadu dan akses layanan kesehatan kian mudah dijangkau.

"Pemprov DKI Jakarta mempersiapkan dua puskesmas, yaitu Puskesmas Tebet dan Pasar Minggu untuk diresmikan. Bersamaan juga, hari ini, kami launching Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer di wilayah DKI Jakarta," kata Heru.

Baca juga:

Banyak Pekerja di Jakarta Terkena PHK, Heru: Tidak Semua Warganya

Heru menyampaikan, ILP ini adalah upaya untuk menata dan mengoordinasikan berbagai pelayanan kesehatan primer dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan.

"Tidak hanya Puskesmas dan Puskesmas Pembantu yang berperan aktif, Posyandu juga memiliki peran penting dalam integrasi pelayanan kesehatan primer yang komprehensif dan terpadu melalui berbagai layanan preventif, kuratif, dan rehabilitatif, sesuai dengan kebutuhan kesehatan masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen penuh dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, baik untuk masyarakat Jakarta maupun daerah penyangga. Apalagi, sekitar 50 persen pasien yang berobat di RSUD DKI Jakarta merupakan warga yang berdomisili di luar DKI Jakarta.

Pj Heru mengapresiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI yang telah membangun gedung Puskesmas Tebet dan Pasar Minggu dengan konsep green building. Sehingga, Puskesmas Tebet menjadi puskesmas pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikat green building.

"Saya titip kepada Kepala Puskesmas agar terus merawat gedung ini supaya umur gedung ini bisa panjang. Tentunya, bisa menjadi konsep percontohan di puskesmas-puskesmas lain di Jakarta," urainya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menuturkan, pelayanan kesehatan primer ini merupakan salah satu pilar transformasi kesehatan yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan kesehatan berdasarkan siklus hidup yang mudah diakses dan terjangkau sampai pada tingkat masyarakat, keluarga, dan individu.

Baca juga:

Heru Budi Ungkap Indonesia Duduki Peringkat ke-3 untuk Jumlah Konsumen Rokok Terbanyak di Dunia

"Pelayanan kesehatan primer diselenggarakan secara terintegrasi di Puskesmas, jejaring dan jaringan pelayanan kesehatan primer untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di setiap fase kehidupan, serta dilakukan dengan mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif, didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi," ujar Menteri Budi.

Adapun implementasi ILP dalam pelayanan di Puskesmas dibagi menjadi sistem klaster, yaitu:
- Klaster 1: Klaster Manajemen
- Klaster 2: Klaster Kesehatan Ibu dan Anak
- Klaster 3: Klaster Usia Dewasa dan Lansia
- Klaster 4: Klaster Penanggulangan Penyakit Menular dan Lintas Klaster

"Dengan ILP ini, kami berharap dapat semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat, memberikan pelayanan siklus hidup dari bayi hingga lansia, serta pemantauan wilayah setempat," Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Asp).

#Budi Gunadi Sadikin #Heru Budi Hartono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Prabowo meminta layanan BPJS ditingkatkan, termasuk memangkas antrean dan memastikan rumah sakit tidak membedakan pasien BPJS dengan pasien umum.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Indonesia
Menkes Budi Disuruh Prabowo Maju Jadi Dirjen WHO, Mundur dari Kabinet kalau Menang
Menkes Budi Gunadi Sadikin maju sebagai kandidat Dirjen WHO atas amanah Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan siap mundur dari Kabinet jika terpilih
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Menkes Budi Disuruh Prabowo Maju Jadi Dirjen WHO, Mundur dari Kabinet kalau Menang
Indonesia
Banyak Korban Gempa NTT Terpaksa Operasi Patah Tulang di Tenda RS Lapangan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut banyak korban gempa NTT alami patah tulang.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Banyak Korban Gempa NTT Terpaksa Operasi Patah Tulang di Tenda RS Lapangan
Indonesia
Keracunan MBG di Papua & Semarang, Menkes Akui Temuan Bakteri di Menu
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkap temuan bakteri E. coli pada menu MBG di Papua dan Semarang.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Keracunan MBG di Papua & Semarang, Menkes Akui Temuan Bakteri di Menu
Indonesia
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Penyerapan anggaran Kemenkes rendah karena dipengaruhi pemblokiran anggaran senilai Rp 12,3 triliun.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Indonesia
Menkes Buka-Bukaan Penghasilan Dokter Ada yang Setara Tukang Parkir, Cuma Ratusan Ribu
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta mengejutkan soal ketimpangan penghasilan dokter di Indonesia yang bagaikan bumi dengan langit.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Menkes Buka-Bukaan Penghasilan Dokter Ada yang Setara Tukang Parkir, Cuma Ratusan Ribu
Indonesia
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap perundungan menjadi keluhan terbesar yang dialami dokter di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Indonesia
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Menkes menyebut, kebiasaan menambahkan santan berlebihan, garam, gula, hingga jeroan saat memasak faktor utama meningkatnya tekanan darah dan kadar kolesterol usai Idul Adha.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Indonesia
Imbas Kasus Kematian dr Myta, Menkes Rombak 4 Aturan Program Dokter Magang. Ini Detailnya!
Perubahan aturan program mencakup jam kerja, kesejahteraan, hak cuti, hingga evaluasi akhir periode magang dokter.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Imbas Kasus Kematian dr Myta, Menkes Rombak 4 Aturan Program Dokter Magang. Ini Detailnya!
Indonesia
Imbas Kematian dr Myta, Menkes Larang 40 Jam Kerja Dokter Magang Seminggu Dirapel 1-2 Hari
Menkes mencontohkan pengaturan ideal jam kerja dokter magang 8 jam per hari untuk 5 hari kerja, atau sekitar 7 jam untuk 6 hari.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Imbas Kematian dr Myta, Menkes Larang 40 Jam Kerja Dokter Magang Seminggu Dirapel 1-2 Hari
Bagikan