Pimpinan DPRD Minta Pemprov DKI Optimalkan RDF Rorotan, jangan Bergantung ke Bantargebang

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 10 Maret 2026
Pimpinan DPRD Minta Pemprov DKI Optimalkan RDF Rorotan, jangan Bergantung ke Bantargebang

Penampakan pengelolaan sampah RDF Rorotan, Jakarta Utara. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - INSIDEN longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, harus menjadi bahan evaluasi Pemerintah DKI Jakarta. Peristiwa tersebut menyebabkan lima orang kehilangan nyawa. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah meminta Pemerintah DKI agar tidak terlalu mengandalkan TPST Bantargebang di Bekasi.

‎Menurut Ima, Pemprov DKI sudah seharusnya mengoptimalkan keberadaan tempat pengelolaan sampah di RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara (Jakut).

‎"Kita juga, kita harus, ini sebenarnya sudah harus merencanakan. Rencana sudah dari lama bahwa kita juga jangan terlalu mengandalkan Bantar Gebang gitu, bagaimana Jakarta bisa berdiri sendiri, kan sudah ada RDF," kata Ima saat di Jakarta, Senin (9/3)

‎Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, di sisi bersamaan, BP Danantara hendak membangun fasilitas waste-to-energy (WtE) atau pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di beberapa titik agar pembuangan sampah tidak melulu ke Bekasi. "Mungkin kan target empat lagi yang akan dibangun, kerja sama dengan Danantara, ini yang memang harus dikejar," ucapnya.

‎Berdasarkan data dalam catatan Ima, sampah di Jakarta saat ini didominasi berasal dari rumah tangga. "Karena bagaimanapun tadi, sampah itu 53 persennya itu dari rumah tangga," ujarnya.

Baca juga:

SIstem Open Dumping di TPST Bantargebang Bakal Dihentikan Sesuai Aturan Kementerian LH


Di saat bersamaan, lanjut dia, populasi penduduk Jakarta kian bertambah. Setelah itu, momen Lebaran pada umumnya ada pendatang dari luar daerah mencari peruntungan di Ibu Kota sehingga Pemprov DKI butuh formula jitu terkait dengan penanganan sampah perkotaan ini. ‎"Sedangkan keluarga Jakarta kan semakin tambah tahun semakin bertambah gitu, apalagi nanti orang setelah Lebaran ada yang ke Jakarta," tutur Ima.

‎Dengan demikian, Ima mengusulkan pemanfaatan RDF harus terus dioptimalisasi. Apabila masih ada kekurangan, menurut dia, harus ada evaluasi mendalam dan menyeluruh agar tata kelola di masa depan lebih baik.

‎"Itu sih yang harus dipastikan bisa dikejar dan yang RDF sudah berjalan ini harus dievaluasi ketika masih ada kekurangan-kekurangan. Jadi, ketika buat yang berikutnya, sudah lebih matang lagi," tutupnya.(Asp)



Baca juga:

Investigasi Dimulai, Longsor Bantargebang Seret Pejabat Terkait Pelanggaran UU Pengelolaan Sampah?

#RDF Plant Jakarta #Pengelolaan Sampah #TPST BantarGebang
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu mulai Agustus 2026. Warga diminta memilah sampah dari rumah.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
Indonesia
TPST Bantargebang Bakal Olah Sampah Jadi Energi, Ditargetkan Rampung 2028
TPST Bantargebang akan mengolah sampah menjadi energi. Program ini ditargetkan rampung pada 2028.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang Bakal Olah Sampah Jadi Energi, Ditargetkan Rampung 2028
Indonesia
Pramono Ingin Jakarta Jadi Contoh Penanganan Sampah Lewat PLTSa, Bangun 2 Pembangkit
Pihaknya akan menandatangani kerja sama dengan Danantara untuk pembangunan dua Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Pramono Ingin Jakarta Jadi Contoh Penanganan Sampah Lewat PLTSa, Bangun 2 Pembangkit
Indonesia
Kementerian LH Batasi Pembuangan Sampah ke Bantar Gebang Per Agustus 2026, Pemprov DKI Minta Masyarakat Mulai Pilah Sampah
Gubernur optimistis persoalan krusial mengenai sampah Jakarta ini dapat diselesaikan melalui komunikasi lintas sektoral.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Kementerian LH Batasi Pembuangan Sampah ke Bantar Gebang Per Agustus 2026, Pemprov DKI Minta Masyarakat Mulai Pilah Sampah
Indonesia
Eks Kadis LH DKI Asep Kuswanto Tersangka Longsor Bantargebang Diancam 5 Tahun Bui
Mantan Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, ditetapkan tersangka kasus longsor TPST Bantargebang. I
Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
Eks Kadis LH DKI Asep Kuswanto Tersangka Longsor Bantargebang Diancam 5 Tahun Bui
Indonesia
Imbas Longsor di Bantargebang, Pejabat DKI Dijerat Hukum Pidana oleh KLH
Sebelum terjadi longsor sampah yang menewaskan tujuh orang di TPST Bantargebang pada 8 Maret 2026, pihaknya sudah melakukan penyidikan terkait pengelolaan sampah di lokasi tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Imbas Longsor di Bantargebang, Pejabat DKI Dijerat Hukum Pidana oleh KLH
Indonesia
Eks Kepala Dinas LH DKI Ditetapkan Tersangka Longsor Gunungan Sampah di Bantargebang
Penetapan tersangka ini dilakukan atas perkembangan penyidikan yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Eks Kepala Dinas LH DKI Ditetapkan Tersangka Longsor Gunungan Sampah di Bantargebang
Indonesia
Tak Bisa Lagi Dibina, KLH Seret Eks Kepala Dinas LH DKI Asep Kuswanto ke Pidana
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto (AK) tersangka dalam kasus pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang memicu longsor beberapa waktu lalu.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Tak Bisa Lagi Dibina, KLH Seret Eks Kepala Dinas LH DKI Asep Kuswanto ke Pidana
Indonesia
Masker Saja Enggak Mempan! Bau Sampah TPS 3R Pulogebang 'Tembus' Hidung, Warga Was-Was Kena DBD Hingga Diare
Pemkot saat ini mengandalkan kolaborasi dengan Pusat Daur Ulang Plastik (PDUP) Ciracas untuk mengelola sampah anorganik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
Masker Saja Enggak Mempan! Bau Sampah TPS 3R Pulogebang 'Tembus' Hidung, Warga Was-Was Kena DBD Hingga Diare
Indonesia
Sampah Menumpuk usai Lebaran, TPS Liar di Jakarta Ditutup Permanen
Dinas Lingkungan Hidup menutup permanen TPS liar di Jakarta, setelah mengalami penumpukan sampah pasca Lebaran 2026.
Soffi Amira - Kamis, 02 April 2026
Sampah Menumpuk usai Lebaran, TPS Liar di Jakarta Ditutup Permanen
Bagikan