Pilwalkot Manado, Pasangan Nomor Urut Tiga Unggul Tipis Versi ISS

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 17 Februari 2016
Pilwalkot Manado, Pasangan Nomor Urut Tiga Unggul Tipis Versi ISS

Logo KPU (foto: KPU go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik- Pencoblosan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Manado, resmi digelar, Rabu (17/2). Dari hasil pencoblosan itu diketahui pasangan nomor urut 3, Vicky Lumentut - Mor Dominus Bastiaan menang tipis dari dua pesaingnya di Pilwalkot Manado 2016, versi hitung cepat Indo Survey & Strategy (ISS).

Berdasarkan hasil hitung cepat ISS, Pasangan Vicky Lumentut - Mor Bastiaan menang dengah selisih suara sangat katat. Pasangan nomor urut 3 ini memperoleh suara sebesar 34.88% terpaut sekira dua persen suara dari dua kandidat pesaingnya.

Berdasarkan hasil Quick Count Indo Survey & Strategy (ISS) perolehan suara tiga pasangan yang bertarung di pilwalkot Manado 2016. Pasangan nomor urut 1 Harley Mangindaan - Jemmy Asiku yang didukung Partai Hanura dan Gerindra memperoleh suara 32.45%, pasangan nomor urut 3 Vicky Lumentut - Mor Bastiaan 34.88% didukung Partai Demokrat dan PKPI dan pasangan nomor urut 4 Hanny Joost Pajow - Tony Rawung yang didukung Partai PDIP dengan jumlah suara 32.66%.

Wakil Direktur ISS, Karyono Wibowo, menerangkan perolehan suara hasil hitung cepat ini berasal dari data sampel TPS yang masuk ke data center Quick Count ISS sekira 99.43% dari total sampel 175 TPS, dengan tingkat margin error 1 %.
Namun dibalik terlaksananya Pilwalkot Manado juga dibarengi dengan rendahnya tingkat partisipasi publik terhadap pesta demokrasi rakyat itu. Dia pun sangat menyayangkan rendahnya minat partisipasi pemilih pilwalkot Manado kali ini "relatif rendah hanya sekitar 51,3%."

Menurutnya hal ini disebabkan karena adanya tarik ulur soal waktu pelaksanaan pilwalkot. "Terjadi simpang siur dan ketidakpastian informasi soal waktu pelaksanaan. Hal ini menyebabkan kejenuhan dan apatisme publik. Kurangnya sosialisasi juga menyebabkan rendahnya partisipasi pemilih," tandasnya.

BACA JUGA:

  1. PAN Dorong Pembatasan Dukungan Parpol di Pilkada Serentak
  2. JPPR: Transparansi Dana Kampanye Pilkada 2015 Masih Kurang
  3. Pasangan Sohib Menangi Pilkada Kalteng
  4. Tambah Lagi Saingan Ahok, PAN Usung Tiga Nama untuk Pilkada DKI
  5. Tantang Ahok di Pilkada DKI Jakarta, Yusril Jadi Perbincangan Netizen

 

#UU Pilkada
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan mengusulkan pilkada hanya memilih kepala daerah. Wakil kepala daerah ditunjuk oleh pemenang, bisa 2–3 orang sesuai kebutuhan daerah.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Indonesia
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
"Selama ini memang terasa ada yang kurang dalam sistem pilkada. Sudah tepat dievaluasi. Bahkan kalau dinilai tidak baik, bisa diganti kapan saja," kata Saleh
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
Indonesia
MK Putuskan Pilkada Langsung Dipilih Rakyat, PPP: Jalani Saja
Putusan MK tersebut tidak ada yang berubah dari semula bahwa pelaksanaan pilkada di Indonesia tetap dipilih oleh rakyat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
MK Putuskan Pilkada Langsung Dipilih Rakyat, PPP: Jalani Saja
Indonesia
MK Putuskan Pilkada Dipilih Rakyat, DPR Belum Akan Bahas Aturan Baru
Komisi II DPR berkomitmen agar amendemen yang dihasilkan dapat memperbaiki kualitas demokrasi ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
MK Putuskan Pilkada Dipilih Rakyat, DPR Belum Akan Bahas Aturan Baru
Indonesia
Komisi II DPR Hormati Putusan MK soal Pilkada Langsung
Perdebatan mengenai mekanisme pemilihan kepala daerah sudah semestinya diakhiri.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Komisi II DPR Hormati Putusan MK soal Pilkada Langsung
Indonesia
MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung Oleh Rakyat, Tidak Ada Tafsiran Lain
Pemohon mengungkapkan permintaan tersebut dilatarbelakangi muncul kembali wacana mengenai kemungkinan perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dari sistem pemilihan langsung oleh rakyat menjadi mekanisme pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung Oleh Rakyat, Tidak Ada Tafsiran Lain
Indonesia
Pilkada Diusulkan Sesuai Karakter Daerah, Bisa Dipilih DPRD atau Ditetapkan
Kompetisi antarkader di internal partai politik harus berjalan secara sehat dan tidak menghalalkan segala cara dan transaksional
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Pilkada Diusulkan Sesuai Karakter Daerah, Bisa Dipilih DPRD atau Ditetapkan
Indonesia
Biaya Pilkada Langsung Bikin Kantong Bolong, Pengamat Sarankan Balik ke DPRD
Dedi menekankan bahwa anggota DPRD merupakan representasi sah yang dipilih langsung oleh rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Biaya Pilkada Langsung Bikin Kantong Bolong, Pengamat Sarankan Balik ke DPRD
Indonesia
Pengamat Ungkap Kebobrokan Pilkada Langsung, Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
Ongkos yang besar sejak tahap pencalonan membuat banyak kandidat sudah mengeluarkan uang banyak, tetapi belum tentu bisa maju dalam kontestasi.
Dwi Astarini - Jumat, 13 Februari 2026
Pengamat Ungkap Kebobrokan Pilkada Langsung, Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
Indonesia
Kemiskinan Jadi Biang Kerok Politik Uang yang Hambat Demokrasi di Pilkada
Kalau kita ingin melaksanakan demokrasi ini, rakyatnya harus dicerdaskan
Dwi Astarini - Jumat, 13 Februari 2026
Kemiskinan Jadi Biang Kerok Politik Uang yang Hambat Demokrasi di Pilkada
Bagikan