Pilwakot Solo 2020, DPP Nasdem Belum Putuskan Dukung Putra Sulung Jokowi

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 01 Desember 2019
 Pilwakot Solo 2020, DPP Nasdem Belum Putuskan Dukung Putra Sulung Jokowi

Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR, Eva Yuliana, Sabtu (30/11). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem sejauh ini belum menentukan arah dukungan kepada bakal balon siapapun di Pilwakot Solo 2020.

Meskipun demikian, Partai Nasdem mengapresiasi munculnya dua nama calon wali kota (cawali) kader DPC PDIP Solo yang saat ini sedang berebut rekomemdasi DPP PDIP Solo. Kedua nama tersebut adalah petahana wakil wali Kota Solo, Achmad Purnomo dan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga:

DPD PDIP Jateng Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah, Masyarakat Umum Boleh Daftar

"Pilkada Solo menjadi sorotan publik setelah dia (Gibran) muncul untuk maju di Pilwakot Solo. Pastinya itu menarik ditunggu banyak publik," ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR, Eva Yuliana di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (30/11).

Partai Nasdem belum dukung Gibran di Pilwalkot Solo 2020
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Eva Yuliana menyosialisasilan empat pilar kebangsaan di Desa Trangsan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (30/11). (MP/Ismail)

Anggota Komisi III DPR ini menegaskan Purnomo dan Gibran adalah kader terbaik PDIP yang saat ini sedang berebut restu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk maju di Pilwakot Solo. Keduanya punya kemampuan memimpin Kota Solo lima tahun ke depan.

"Secara pribadi saya juga dekat dengan Gibran dan Purnomo. Siapapun nanti keputusan DPP Partai Nasdem memberikan dukungan pada siapa, kita tunduk dan mematuhi aturan partai," jelas Eva Yuliana.

Eva mengatakan sebagai anggota DPR yang maju di Dapil V Jawa Tengah, memiliki basis massa banyak di Solo siap bekerja untuk memenangkan cawali yang didukung DPP Partai Naadem.

Baca Juga:

DPD PDIP Jateng Buka Peluang Gibran Daftar Pilwakot, Ketua DPC Solo Pasrah

Diketahui Partai Naadem Solo pada Pileg 2019 lalu tidak mendapatkan kursi di DPRD Solo sehingga tidak bisa mengusung cawali dan cawawali di Pilwakot Solo sendiri. Partai Nasdem hanya bisa memberikan dukungan di Pilwakot Solo di luar parlemen.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Cucu Sukarno Diusung Gerindra, Ketua DPC PDIP Solo Ancam Cabut Keanggotaan

#Partai Nasdem #Wali Kota Solo #Gibran Rakabuming #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Gerindra menegaskan pihaknya mempertanyakan mengapa perlakuan serupa tidak diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat ultah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Bagikan