Petinggi Polri Akan Sambangi KPK

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Sabtu, 21 Februari 2015
Petinggi Polri Akan Sambangi KPK

(foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Pelaksana tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (Plt KPK) Irjen Pol (Purn) Taufiequrachman Ruki menegaskan bahwa hubungan KPK dan Polri telah membaik setelah sempat memanas dalam sebulan terakhir. Hal tersebut disampaikan olehnya saat menyambangi Mabes Polri pada Jumat malam (20/2).

Purnawirawan jenderal bintang dua tersebut menambahkan, Pimpinan Kepolisian RI dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja menyambangi KPK paling lambat pada Selasa (24/2). Setidaknya ada 3 pimpinan korps bhayangkara yang akan menyambangi lembaga anti rasuah tersebut. Mereka adalah Plt Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti, Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso dan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Irjen Pol Syafrudin. (Baca: Perkuat KPK, Ruki Minta 50 Penyidik Polri)

"Selasa besok pimpinan KPK terima kunjungan dari Polri," kata Ruki di Mabes Polri pada Jumat malam (20/2).

Selain itu Ruki menambahkan, cairnya hubungan antara KPK dan Polri kembali dibuktikan dengan kesediaan Mabes Polri menugaskan 50 orang penyidik untuk bertugas di KPK. Kesiapan tersebut langsung disampaikan oleh Kabareskrim, Komjen Pol Budi Waseso. (Baca: Usai Dilantik, Plt KPK Sambangi Mabes Polri)

"Pak Kabareskrim bilang siap untuk menyediakan penyidik di KPK," kata purnawawirawann polisi jenderal bintang 2 itu menambahkan.

Sebelumnya Ruki didampingi oleh Plt Wakil Ketua KPK Indrianto Seno Aji dan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja menyambangi Mabes Polri pada Jumat malam. Mereka disambut oleh Komjen Pol Badrodin Haiti, Komjen Pol Budi Waseso dan Irjen Pol Syafrudin. Pertemuan antara kedua lembaga penegak hukum tersebut berlangsung tertutup sekitar satu jam. (bhd)

#Komjen Pol Budi Waseso #Badrodin Haiti #Taufiequrachman Ruki #Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jelang HUT ke-81 RI, Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air
Jelang HUT ke-81 RI, Presiden Prabowo meresmikan 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air yang dibangun TNI dan Polri di seluruh Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Jelang HUT ke-81 RI, Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air
Indonesia
Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air, Presiden Prabowo: Kita Perlu Investasi Besar-besaran
Proyek infrastruktur seperti ini perlu dibangun untuk memberikan manfaat bagi rakyat.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air, Presiden Prabowo: Kita Perlu Investasi Besar-besaran
Indonesia
Prabowo Ingatkan Polri: jangan cuma Hadir di Pusat Perekonomian
Secara khusus, ia menyoroti kerja kepolisian yang dilakukan hingga ke wilayah terpencil dan desa.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Prabowo Ingatkan Polri: jangan cuma Hadir di Pusat Perekonomian
Indonesia
Resmikan Jembatan dan Sumber Mata Air, Begini Pidato Presiden Puji TNI dan Polri
Kepala Negara menyebut langkah yang diambil oleh TNI dan Polri itu merupakan sebuah misi mulia dan bentuk pengabdian kepada masyarakat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Resmikan Jembatan dan Sumber Mata Air, Begini Pidato Presiden Puji TNI dan Polri
Indonesia
DPR soal TNI Ikut Jaga Kamtibmas: Sinergi Boleh, tapi jangan Ambil Wewenang Polri
Sinergi harus tetap dilaksanakan secara terukur, profesional, sesuai kewenangan dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR soal TNI Ikut Jaga Kamtibmas: Sinergi Boleh, tapi jangan Ambil Wewenang Polri
Indonesia
Dibidik KPK, Pejabat Bea Cukai Dedi Congor Sudah Tersangka di Polri Sejak 2023
Pejabat Bea Cukai Madya, Ahmad Dedi alias Dedi Congor, sudah ditetapkan tersangka gratifikasi oleh Polri sejak 2023.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Dibidik KPK, Pejabat Bea Cukai Dedi Congor Sudah Tersangka di Polri Sejak 2023
Indonesia
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Polri menegaskan sertifikat Pramuka Garuda hanya dokumen pendukung seleksi. Calon anggota tetap wajib mengikuti tes sesuai aturan rekrutmen Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Indonesia
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Polri menegaskan kepemilikan senjata api sipil di Indonesia hanya untuk profesi tertentu. Calon pemilik wajib lolos tes kesehatan, psikologi, sertifikat menembak, dan screening Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Indonesia
Pengamat Sebut Regenerasi Kapolri Keniscayaan, Keputusan Tetap Hak Prerogatif Presiden
Pergantian Kapolri merupakan bagian dari regenerasi organisasi yang wajar dan harus ditempatkan dalam koridor konstitusi, bukan didorong tekanan demonstrasi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Pengamat Sebut Regenerasi Kapolri Keniscayaan, Keputusan Tetap Hak Prerogatif Presiden
Indonesia
Tanggapi Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit: Itu Hak Prerogatif Presiden
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan isu surpres pergantian Kapolri tidak memengaruhi kinerja Polri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Tanggapi Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit: Itu Hak Prerogatif Presiden
Bagikan