Headline

Pesawat Tempur Terbang di Atas Sekolah, Jepang Kecam Amerika Serikat

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 19 Januari 2018
Pesawat Tempur Terbang di Atas Sekolah, Jepang Kecam Amerika Serikat

Jet tempur Angkatan Udara Amerika Serikat F-16 mengambil bagian dalam latihan udara gabungan (ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Hong-Ji)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gara-gara pesawat tempur, hubungan Jepang dan Amerika Serikat agak terganggu. Otoritas Jepang mengecam Amerika terkait insiden pesawat tempur terbang di atas sekolah di Okinawa.

Berdasarkan penjanjian kedua negara, jet-jet tempur Amerika Serikat dilarang terbang rendah di atas sekolah karena bisa mengganggu proses belajar mengajar. Namun pada Jumat (19/1) perjanjian itu dilanggar kontan saja, aksi tersebut mendapat kecaman dari Jepang.

Sekolah yang berada di sebelah pangkalan Futenma di Pulau Okinawa telah menjadi titik pusat kejengkelan Jepang atas kehadiran AS di pulau tersebut, sejak sebuah jendela jatuh dari helikopter Angkatan Laut AS ke taman bermain pada bulan lalu.

Pihak Angkatan Laut menyatakan kesalahan dalam kejadian tersebut pada petugas lapangan yang gagal merapatkan jendela dengan benar dan berjanji untuk mencoba terbang keliling sekolah.

Serangkaian kejadian pesawat baru-baru ini, termasuk jendela yang jatuh dan pendaratan darurat oleh dua helikopter pada bulan ini, mendorong seruan baru di Okinawa agar Amerika dapat menutup sebagian atau seluruh pangakalan militernya.

"Ini tidak dapat diterima. Kami ingin AS mengatasi hal ini," demikian Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera sebagaimana dilansir Antara.

Kementeriannya memiliki bukti yang jelas akan adanya penerbangan yang melewati batas area pada Kamis, termasuk data radar dan video, yang diberikannya kepada Angkatan Laut AS dan dirilis ke media, menurut Onodera.

Angkatan Laut bersikeras bahwa mereka telah berhasil menghindari area sekolah tersebut.

"Pilot dari penerbangan kemarin telah menyadari lokasi sekolah dan menghindarinya, dan Stasiun Udara Korps Angkatan Laut Futenma menyatakan dengan menggunakan data pelacak radar dan wawancara pilot bahwa tidak ada pesawat Korps Angkatan Laut yang terbang di atas sekolah kemarin," demikian pihaknya dalam sebuah pernyataan.

Guru dan siswa di sekolah dasar tersebut melakukan latihan kemarin untuk evakuasi tempat bermain jika terdapat bagian pesawat yang jatuh.

Berlokasi strategis di ujung Laut Cina Timur, Okinawa menampung sekitar 30.000 personil militer yang tinggal dan bekerja di pangkalan militer yang mencakup seperlima pulau. Okinawa berada di bawah pendudukan AS sampai 1972.(*)

#Invasi Jepang #Amerika Serikat #Pesawat Tempur
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Olahraga
Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS, FIFA Buka Suara
Wasit asal Somalia, Omar Artan, dilarang masuk ke AS. Ia pun gagal memimpin pertandingan Piala Dunia 2026, meski sudah dipilih FIFA.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS, FIFA Buka Suara
Olahraga
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Timnas Iran sudah tiba di Meksiko jelang Piala Dunia 2026. Namun, mereka mengkritik FIFA atas visa yang dinilai bermasalah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Indonesia
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Iran menuntut Amerika Serikat untuk segera mencairkan sedikitnya 50 persen aset asing miliknya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Dunia
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Qeshm dan sebuah kapal tanker minyak milik mereka di Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Bagikan