Pesawat Latih TNI AU Jatuh di Yogyakarta, Ini Kronologinya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 07 Desember 2020
Pesawat Latih TNI AU Jatuh di Yogyakarta, Ini Kronologinya

Pesawat KT-1B Wong Bee yang sering dipakai dalam atraksi tim Jupiter Aerobatik. (Foto: MP/IG Jupiteraerobaticteam)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah pesawat latih TNI AU KT-1B Wong Bee nomor registrasi LL-0111 terjatuh di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Senin (07/12). Pilot dan seorang siswa penerbangan yang berada dalam pesawat selamat.

Kadispen TNI AU Kolonel (Pnb) Indan Gilang menjelaskan, peristiwa ini terjadi siang hari, sekitar pukul 12.50 WIB.

Gilang mengatakan, dua pilot TNI AU, masing-masing Mayor (Pnb) Sekti Ambarwati (instruktur) dan Letda (Adm) Krisna Nugraha (siswa penerbang) sedang melaksanakan latihan rutin menggunakan pesawat latih KT-1B Wong Bee nomor registrasi LL-0111. Namun saat mendarat, cuaca dalam kondisi gerimis dan pesawat terjatuh di ujung landasan pacu 09 Bandara Adisutjipto.

Baca Juga:

Libur Nataru, Okupansi Hotel di Yogyakarta Diprediksi Capai 90 Persen

"Pilot dan siswa berhasil keluar dari pesawat dengan selamat, dan segera dibawa ke RS TNI Hardjolukito dalam kompleks bandara," katanya melalui keterangan pers di Yogyakarta, Senin (7/12).

Tim nakes RS Hardjolukito tengah memeriksa kondisi kedua pilot. Sementara itu, pesawat mengalami total lost (rusak berat).

"Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh tim investigasi TNI AU," katanya.

  Pesawat KT-1B Wong Bee yang sering dipakai dalam atraksi tim Jupiter Aerobatik. (Foto: MP/IG Jupiteraerobaticteam)  Pesawat KT-1B Wong Bee yang sering dipakai dalam atraksi tim Jupiter Aerobatik. (Foto: MP/IG Jupiteraerobaticteam)
Pesawat KT-1B Wong Bee yang sering dipakai dalam atraksi tim Jupiter Aerobatik. (Foto: MP/IG Jupiteraerobaticteam)

Terpisah, salah seorang warga di sekitar lokasi kecelakaan Bayu menuturkan, ia tiba-tiba mendengar suara keras benda terjatuh.

"Saat kejadian cuaca gerimis. Tiba-tiba terdengar suara keras seperti seng jatuh sebanyak dua kali," kata Bayu, yang rumahnya tidak jauh dari lokasi jatuh pesawat.

Baca Juga:

Peningkatan Aktivitas Merapi Turunkan Kunjungan Wisata ke Yogyakarta

Ia kemudian keluar rumah dan mencari sumber suara. Banyak warga berteriak ada pesawat jatuh. Namun, ia tak bisa melihat puing pesawat karena lokasinya berada di dalam Lanud Adisutjipto.

"Begitu orang kampung keluar dari arah lokasi terlihat pilot dibopong. Pilotnya yang satu memakai seragam biru dan satunya oranye, yang oranye terlihat berdarah pada wajahnya," kata warga Banguntapan, Bantul tersebut.

Selanjutnya, kedua pilot tersebut dibawa di dua mobil kap terbuka ke arah selatan, yakni ke arah RS Hardjolukito. (Teresa Ika/Yogyakart)

Baca Juga:

Yogyakarta Perpanjang Status Darurat Bencana COVID-19 Sampai Akhir Tahun

#Kecelakaan Pesawat #Bandara Adisucipto #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep: 9 Korban Ditemukan, Pencarian Berlanjut
Tim SAR menemukan 9 jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Pangkep. Satu korban masih dicari.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep: 9 Korban Ditemukan, Pencarian Berlanjut
Indonesia
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Belum dapat dipastikan apakah keenam jenazah tersebut merupakan mayat utuh atau body part.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Indonesia
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Florencia Lolita ialah pramugari maskapai penerbangan Indonesian Air Transport yang ikut menjadi korban kecelakaan maut tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Indonesia
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Proses identifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung terkendala kondisi korban. DVI Polda Sulsel prioritaskan ketepatan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Indonesia
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Saat ini, tim medis tengah melakukan identifikasi awal terhadap korban tersebut
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Indonesia
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, serta potensi SAR lainnya akan menyisir area sekitar Lampeso.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Indonesia
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Hal ini, menurut Mohammad Syafii, telah disampaikan pada pihak keluarga Farhan.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Januari 2026
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Indonesia
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Untuk proses pencarian, Adik Hariadi sudah berada di Makassar, Sulawesi Selatan untuk memantau langsung perkembangan selama proses pencarian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Keluarga Copilot Muhammad Farhan Gunawan mendatangi Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Sulsel di Jalan Kumala, Makassar, Minggu (18/1).
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Bagikan